JABARINSIDE.COM | WARUNGKIARA – Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, bakal memiliki ikon baru. Pembangunan Tugu Selamat Datang Kecamatan Warungkiara resmi dimulai melalui peletakan batu pertama di kawasan perbatasan Jembatan Cikoneng, Desa Ubrug, dengan Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Sabtu (12/9/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan Bupati Sukabumi Asep Japar di sela-sela kegiatan pelepasan jalan santai HJKS ke-156 yang dipusatkan di Lapang Ubrug.
Camat Warungkiara Toni Sugiarto mengatakan, pembangunan tugu tersebut bukan sekadar penanda wilayah, tetapi diproyeksikan menjadi ikon yang merepresentasikan identitas Kecamatan Warungkiara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pembangunan Tugu Selamat Datang Warungkiara ini menjadi ikon Kecamatan Warungkiara yang nantinya menggambarkan identitas dan nama Warungkiara,” kata Toni.
Pada bagian utama tugu nantinya akan tercantum tulisan “Selamat Datang Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi”.
Tidak hanya itu, kawasan tugu juga dirancang untuk memuat informasi mengenai berbagai potensi serta paket wisata yang akan dikembangkan di Kecamatan Warungkiara.
Jadi Gerbang Masuk Warungkiara
Menurut Toni, lokasi pembangunan tugu memiliki posisi strategis karena berada di kawasan perbatasan dan jalur perlintasan menuju Palabuhanratu.
Keberadaan tugu diharapkan dapat menjadi penanda sekaligus gerbang bagi masyarakat maupun wisatawan yang memasuki wilayah Kecamatan Warungkiara.
“Ini merupakan pintu gerbang wilayah. Karena itu, keberadaan tugu ini diharapkan dapat menjadi penanda bagi masyarakat yang melintas maupun warga yang ingin berkunjung ke Kecamatan Warungkiara,” ujarnya.
Toni menilai pembangunan tugu juga memiliki keterkaitan dengan rencana pengembangan sektor pariwisata dan edukasi di Warungkiara.
Salah satu potensi yang dinilai dapat dikembangkan adalah kawasan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), yang ke depan berpeluang dikemas sebagai bagian dari wisata edukasi.
Dengan adanya ikon baru tersebut, pemerintah kecamatan berharap masyarakat maupun pengunjung semakin mengenal berbagai potensi yang dimiliki Warungkiara.
Toni berharap pembangunan Tugu Selamat Datang dapat berjalan lancar hingga selesai dan menjadi kebanggaan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat ikut menjaga dan merawat tugu setelah pembangunan rampung.
“Pesan saya kepada masyarakat, mari kita jaga dan rawat tugu ini dengan baik. Ini menjadi ikon dan ciri khas kita, khususnya masyarakat Kecamatan Warungkiara,” pungkasnya.















