JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Ribuan masyarakat memeriahkan jalan santai dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tingkat Kecamatan Warungkiara di Lapangan Sepak Bola Ubrug, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut dilepas langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Tidak sekadar menjadi ajang olahraga bersama, jalan santai ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menggali potensi ekonomi masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Asep Japar mengajak masyarakat mensyukuri nikmat kesehatan dan menjadikan kegiatan HJKS sebagai momentum memperkuat kebersamaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita masih diberikan nikmat sehat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga pada pagi hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam acara jalan santai dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi yang ke-156 tahun 2026,” ujar Asep.
Ia juga mengapresiasi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, panitia serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
Menurut Asep, jalan santai memiliki makna lebih dari sekadar olahraga. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Sukabumi.

“Jalan santai ini bukan hanya menjadi sarana untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap Kabupaten Sukabumi,” katanya.
Dorong Potensi Wisata Warungkiara
Di hadapan masyarakat Warungkiara, Asep Japar menegaskan bahwa HJKS ke-156 harus menjadi momentum untuk terus mengembangkan potensi daerah.
Ia menyebut Warungkiara memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, terutama sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.
Potensi wisata tersebut, kata Asep, perlu dikemas secara lebih menarik dan terpadu sehingga mampu mendatangkan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Berbagai potensi wisata yang ada di Warungkiara dapat terus dikembangkan dan dikemas menjadi paket-paket wisata yang menarik, terpadu dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, potensi alam, UMKM serta aktivitas masyarakat dapat menjadi bagian dari paket wisata. Dengan konsep tersebut, wisatawan tidak hanya datang menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat memperoleh pengalaman sekaligus ikut menggerakkan ekonomi lokal.
BUMDes Diminta Jadi Motor Ekonomi Desa
Selain sektor pariwisata, Bupati juga mendorong penguatan sektor pangan melalui BUMDes.
Asep mengapresiasi program ketahanan pangan yang telah berjalan melalui BUMDes di 12 desa se-Kecamatan Warungkiara.
Ia berharap BUMDes mampu berkembang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan pertanian, peternakan, perikanan, pengolahan hasil pangan hingga pemasaran produk unggulan desa.
“BUMDes harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian, peternakan dan perikanan, pengolahan hasil pangan hingga pemasaran produk unggulan desa,” tuturnya.
Asep juga mendorong 12 BUMDes di Warungkiara untuk saling berkolaborasi. Menurutnya, kerja sama antardesa dapat memperkuat jaringan usaha dan menciptakan nilai tambah dari potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.
“Semangat inilah yang ingin kita bangun, yaitu menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah. Pariwisata kita kembangkan, BUMDes kita kuatkan, budaya kita lestarikan, dan masyarakat kita sejahterakan,” tegasnya.
Kenang Dukungan Warga Warungkiara
Dalam kesempatan tersebut, Asep Japar juga mengenang kedekatannya dengan masyarakat Warungkiara.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan warga yang telah diberikan sejak perjalanan politiknya hingga dipercaya memimpin Kabupaten Sukabumi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat Warungkiara atas dukungannya,” ungkap Asep.
Ia berharap kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat terus terjaga demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang semakin maju.
Usai memberikan sambutan, Asep Japar secara resmi melepas peserta jalan santai. Ribuan warga kemudian mengikuti rute yang telah disiapkan panitia dengan penuh antusias.
Kemeriahan jalan santai tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HJKS ke-156 sekaligus memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Kecamatan Warungkiara.















