‎Dokter di Indramayu Jadi Korban Pengeroyokan, Polisi Amankan Lima Pelaku

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Indramayu – Seorang dokter di Kabupaten Indramayu menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di depan rumahnya. Peristiwa yang terjadi pada awal pekan ini sontak menggegerkan warga sekitar dan memicu keprihatinan publik terhadap keamanan tenaga medis.

‎Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, tim kepolisian telah bergerak cepat dan berhasil mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

‎ “Kelima pelaku sudah kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Motif sementara masih kami dalami,” ujar Kapolres kepada awak media, Selasa (28/10/2025).

‎Menurut keterangan warga, insiden terjadi di depan rumah korban saat ia baru pulang dari tempat praktik. Tiba-tiba datang beberapa orang yang langsung menyerang tanpa banyak bicara. Korban mengalami luka di bagian wajah dan tangan, dan kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

‎Polisi menduga kuat pengeroyokan itu berawal dari kesalahpahaman pribadi antara korban dan salah satu pelaku. Namun, penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya motif lain di balik kejadian tersebut.

‎Peristiwa ini mendapat sorotan luas di media sosial. Banyak warganet dan kalangan tenaga medis mengutuk tindakan kekerasan itu serta meminta pihak berwenang memberikan perlindungan lebih kepada para dokter dan tenaga kesehatan, terutama yang bekerja di daerah.

‎ “Kami berharap aparat bisa menindak tegas pelaku agar ada efek jera,” ujar salah satu rekan korban yang enggan disebutkan namanya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih memeriksa para pelaku dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. Polisi juga berencana memanggil sejumlah saksi tambahan untuk memperkuat proses penyelidikan.

Baca Juga :  DPC Manggal Garuda Putih Kota Sukabumi Gelar Rapat Konsolidasi Dan Restrukturisasi kepengurusan

Berita Terkait

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias
UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat
Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta
‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas
‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Travel Terperosok ke Jurang di Simpenan
‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎
‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:49 WIB

Program BSMSS Kodim 0607 Sukabumi Bangun Jalan di Cikembar, Warga Sambut Antusias

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:46 WIB

UPZ Cikembar Capai 60 Persen Pengumpulan ZIS, Kesadaran Warga Meningkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:40 WIB

Terungkap! Tiket Pesawat Bodong Dijual di Facebook, 8 Korban Rugi Hampir Rp11 Juta

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:13 WIB

‎Pemerintah Kaji Kenaikan BBM Non-Subsidi, Subsidi Dipastikan Tetap Prioritas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:48 WIB

‎Kuliner Murah Meriah di Depan Stasiun Stasiun Cibadak, Warung Mang Kuy Jadi Favorit Warga‎

Senin, 30 Maret 2026 - 18:07 WIB

‎Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sangrawayang‎

Senin, 30 Maret 2026 - 17:50 WIB

‎Sawah Retak di Hilir, Irigasi Warungkiara Tersumbat Sampah: Petani Kertamukti Menjerit

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:09 WIB

‎Kapolres Sukabumi: 21 Ribu Kendaraan Melintas di Hari Terakhir Operasi Ketupat, Arus Balik Terkendali‎

Berita Terbaru