JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Yayasan Hasim Syarif resmi meluncurkan dapur perdana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manhik Cibatu yang berlokasi di Desa Cibatu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/10/2025).
Acara launching dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikembar, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta Kepala Dapur SPPG Manhik Cibatu, Hj. Ayu Gandasari.
Dalam sambutannya, Hj. Ayu menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan perdana tersebut. Ia menjelaskan bahwa dapur SPPG Manhik Cibatu melayani sekitar 3.200 penerima manfaat dari berbagai jenjang pendidikan dan kategori penerima program.
“Alhamdulillah, launching hari ini berjalan lancar. Kami melayani sekitar 3.200 penerima manfaat, terdiri dari 2.100 porsi besar untuk siswa, dan sisanya porsi kecil. Ada beberapa sekolah yang belum terdistribusi karena kendala akses jalan,” ujar Ayu.

Ia menambahkan, dapur SPPG Manhik Cibatu melayani sekitar 48 lembaga pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga MTs, serta penerima kategori B3 (Balita, Bumil, dan Busui) dengan jumlah sekitar 1.200 hingga 1.400 orang.
“Untuk penerima kategori B3 jumlahnya sekitar 1.200-an. Sementara siswa yang menerima makanan siap saji hampir 2.000 orang,” jelasnya.
Program SPPG merupakan bagian dari inisiatif nasional pemenuhan gizi anak sekolah dan ibu hamil yang dijalankan oleh pemerintah, melalui dukungan dari BGN dan berbagai mitra lokal. Hj. Ayu menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada BGN dan seluruh sekolah yang menjadi mitra. Program ini adalah amanah dari pemerintah, termasuk program unggulan Presiden Prabowo untuk memperkuat gizi anak bangsa,” ucapnya.
Selain memastikan standar fasilitas dapur sesuai ketentuan, pihak SPPG Manhik Cibatu juga berencana meningkatkan kesejahteraan para pekerja, termasuk memberikan jaminan BPJS Kesehatan pada tahap berikutnya.
> “Insya Allah, di bulan kedua atau ketiga kami akan mulai daftarkan pekerja ke BPJS. Kami juga menggandeng UMKM sekitar Cibatu dan Cikembar agar program ini membawa manfaat ekonomi lokal,” tambahnya.
Menurut laporan tim distribusi, peluncuran perdana dapur SPPG disambut antusias para siswa di sekolah.
“Anak-anak sangat senang, mereka menyambut dengan gembira saat makanan tiba. Ini menjadi momen membahagiakan bagi kita semua,” kata Ayu terharu.
Dengan diluncurkannya dapur SPPG Manhik Cibatu, diharapkan program pemenuhan gizi ini dapat berjalan berkelanjutan, meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak, dan memperkuat kolaborasi antar lembaga di wilayah Kecamatan Cikembar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT














