‎Rumah Pemuda Disabilitas Ambruk, Bupati Sukabumi Gerak Cepat: Warga Gotong Royong Bangun Harapan Baru untuk Fadil‎

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Sebuah rumah milik pemuda disabilitas bernama Fadil (20), warga Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Sabtu (15/11/2025) sore. Kondisi bangunan yang telah lapuk dan tidak lagi dihuni membuat rumah tersebut akhirnya rata dengan tanah.

‎Peristiwa ini menyedot perhatian pemerintah daerah. Bupati Sukabumi Asep Japar, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sukabumi, langsung merespons cepat dengan menyalurkan bantuan untuk pembangunan kembali rumah Fadil.

‎Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, H. Unang Sudarma, mengatakan pihaknya telah mulai melakukan pembangunan darurat bersama masyarakat melalui mekanisme gotong royong.

‎ “Alhamdulillah hari ini kita bisa memulai pembangunan kembali rumah yang roboh milik Fadil. Saya ditugaskan langsung oleh Pak Bupati bersama BPBD dan Pak Camat untuk mengajak masyarakat bergotong royong,” ujarnya

‎Unang menjelaskan, bantuan pembangunan ini merupakan kolaborasi beberapa pihak seperti Baznas, BPBD, pemerintah kecamatan, serta partisipasi warga.

‎“Insya Allah dengan kebersamaan ini, rumah Fadil dapat segera terbangun dan kembali layak huni,” tambahnya.

‎Sementara itu, Camat Cikembar Asep Rusli Rusmawijaya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten sudah menyalurkan bantuan sebesar Rp15 juta melalui Baznas dan BPBD.

‎“Mulai hari ini gotong royong dilakukan. Bantuan dari Pak Bupati melalui Baznas dan BPBD sudah diberikan untuk rehabilitasi rumah sebesar 15 juta rupiah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bedah Sejarah IGRA, Kemenag Sukabumi Dorong Penguatan Mutu Lulusan RA

‎Namun tidak hanya hunian, pemerintah juga menyoroti kondisi Fadil sebagai penyandang disabilitas mental yang selama ini hidup tanpa pendamping tetap setelah sang ibu dan neneknya meninggal dunia. Saat ini Fadil tinggal berpindah-pindah antara rumah bibi dan ayahnya.

‎ “Selain rumah, kita juga harus memikirkan masa depan Fadil. Ia memiliki keterbatasan dan perlu penanganan lebih lanjut. Nanti akan ada pemeriksaan oleh Puskesmas, Dinas Sosial, hingga kemungkinan rehabilitasi melalui panti,” tegas Camat.

‎Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap warga rentan, terutama penyandang disabilitas yang tidak memiliki keluarga inti sebagai penopang hidup.

‎ “Ini bukan hanya soal bangunan rumah yang ambruk, tetapi memastikan Fadil memiliki masa depan, tempat tinggal yang layak, dan perlindungan sosial yang berkelanjutan,” tambahnya.




‎—

‎Warga Kampung Cihonje menyambut antusias gerakan ini dan mulai bersama-sama membersihkan puing-puing rumah serta menyiapkan lokasi pembangunan.

‎Fadil yang selama ini hidup dalam keterbatasan, akhirnya mendapat perhatian luas. Pemerintah berharap rumah yang akan dibangun bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam melindungi warganya terutama mereka yang paling rentan.

Baca Juga :  ‎BPP Cikembar Salurkan Bantuan Insektisida untuk 14 Kelompok Tani, Dorong Produktivitas di Musim Hujan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Kapolres Sukabumi Kunjungi Korban Kecelakaan Maut di RSUD Palabuhanratu, Beri Bantuan dan Dukungan Moril

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih
Pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Cidahu Resmi Dimulai, Wabup Sukabumi Pimpin Peletakan Batu Pertama
‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Cidahu Resmi Dimulai, Wabup Sukabumi Pimpin Peletakan Batu Pertama

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Berita Terbaru