Rumah Warga di Lengkong Sukabumi Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan satu unit rumah warga ambruk pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, kejadian tersebut terjadi di Kampung Ciseuseupan, Desa Lengkong, Kecamatan Lengkong. Rumah milik seorang warga bernama Hariyanto mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap ruang keluarga dan dapur hingga ambruk.

Baca Juga :  ‎Hujan Ekstrem Picu Kerusakan Rumah dan Longsor di Beberapa Wilayah Sukabumi‎

Peristiwa ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut, sehingga struktur bangunan tidak mampu menahan terpaan angin kencang dan derasnya hujan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun, sebanyak satu kepala keluarga yang terdiri dari lima jiwa terpaksa mengungsi untuk sementara waktu demi keselamatan.

Saat ini, kondisi terakhir di lokasi menunjukkan warga sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan yang terdampak. Sementara itu, cuaca di wilayah tersebut dilaporkan sudah berangsur cerah berawan.

Baca Juga :  ‎Pemdes Parakanlima Gelar Musrenbangdes, Fokuskan Rencana Pembangunan Tahun 2026 dan 2027‎

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Lengkong bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi. Sejumlah pihak yang turut hadir di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, TKSK, perangkat kecamatan, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Baca Juga :  Muhibah Ramadhan di Kecamatan Cidahu, Bupati Sukabumi, Momen Menebar Kebaikan

Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah.

Adapun kebutuhan mendesak bagi korban saat ini meliputi perabotan rumah tangga, material kayu, serta genteng untuk perbaikan rumah yang rusak.

BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa data yang disampaikan masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Diminta Gunakan Masker
Polres Sukabumi Gelar Apel Kesiapan Karhutla 2026, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat
Diguyur Hujan Deras, Belasan Kejadian Bencana Terjadi Serentak di Kabupaten Sukabumi
‎Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Titik di Kota Sukabumi Terdampak‎
Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal
Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi
Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen
‎Longsor Tutup Tol Parungkuda KM 72, Arus Dialihkan ke Cigombong‎
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:26 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Diminta Gunakan Masker

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Polres Sukabumi Gelar Apel Kesiapan Karhutla 2026, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, Belasan Kejadian Bencana Terjadi Serentak di Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:01 WIB

‎Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Puluhan Titik di Kota Sukabumi Terdampak‎

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:27 WIB

Pemkab Sukabumi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang, Jalur Nasional Palabuhanratu–Banten Kembali Normal

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:37 WIB

Tebing Longsor Hantam Rumah di Ciambar Sukabumi, Lima Jiwa Mengungsi

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:32 WIB

Puluhan Hektare Sawah di Sukasirna Cibadak Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:16 WIB

‎Longsor Tutup Tol Parungkuda KM 72, Arus Dialihkan ke Cigombong‎

Berita Terbaru