JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Semangat para penghafal Al-Qur’an muda terasa kental dalam proses seleksi dan evaluasi Program Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an Bupati Sukabumi jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026. Kegiatan ini dipusatkan di SDN Kebonwaru, Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, pada Kamis (30/04/2026).
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, yang menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah dalam membentuk generasi unggul berbasis nilai keagamaan.
“Program ini bagian dari visi besar membentuk Generasi Mandiri, Cerdas, dan Gemilang. Salah satu wujud nyatanya adalah Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total 90 pendaftar, sebanyak 76 siswa dinyatakan lolos administrasi dan mengikuti seleksi. Mereka akan bersaing memperebutkan 26 kuota beasiswa yang disediakan untuk tingkat SD tahun ini.
Herdiawan menjelaskan, hasil seleksi akan diumumkan dalam waktu dekat dan secara simbolis akan diserahkan oleh Bupati Sukabumi pada peringatan Hari Pendidikan Nasional. Masing-masing jenjang, yakni SD dan SMP, akan diwakili tiga siswa yang lolos seleksi dalam seremoni tersebut.

Program yang telah berjalan selama lima tahun ini terus didorong agar berkembang, termasuk kemungkinan penambahan kuota di masa mendatang. “Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak anak-anak yang mendapatkan manfaat,” tambahnya.
Sementara itu, panitia pelaksana, Asep Cakra Pangestu, menjelaskan bahwa seleksi dibagi dalam dua kategori, yakni evaluasi bagi penerima beasiswa tahun sebelumnya dan seleksi bagi peserta baru.
“Penilaian dilakukan dalam satu hari dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, pengawas PAI, KKG PAI, hingga LPTQ sebagai Juri. Ini bentuk kolaborasi untuk menghasilkan seleksi yang objektif dan berkualitas,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, perwakilan peserta nantinya akan dilibatkan dalam upacara Hari Pendidikan Nasional sebagai bentuk apresiasi.
Di akhir kegiatan, panitia dan Disdik memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta. Bagi yang berhasil lolos, diharapkan dapat terus meningkatkan hafalan dan akhlak. Sementara bagi yang belum berhasil, diminta tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman ini sebagai pemicu untuk belajar lebih giat.
Program ini tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang berakhlakul karimah serta menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kabupaten Sukabumi.















