Disangka Meninggal di Sungai, Perempuan Muda di Kalapanunggal Ternyata Masih Bernapas, Polisi Temukan Luka di Tangan

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM || Warga Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi sempat dihebohkan dengan penemuan seorang perempuan muda di aliran sungai kecil pada Minggu (18/5/2026). Perempuan tersebut awalnya diduga telah meninggal dunia, namun setelah aparat kepolisian bersama tenaga medis tiba di lokasi, diketahui korban masih hidup meski dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kapolsek Kalapanunggal, Iptu Aah, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan, petugas segera melakukan evakuasi untuk memberikan penanganan medis kepada korban.

Baca Juga :  ‎Camat Cikembar Hadiri Launching Perdana Program Makan Bergizi Gratis di MTSN 3 Cikembar‎

“Awalnya dikira sudah meninggal, tapi saat kami bersama tim medis datang ke lokasi, korban ternyata masih hidup,” ujar Iptu Aah melalui pesan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan berusia antara 23 hingga 25 tahun. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadar dan terdapat luka di bagian pergelangan tangan kiri.

Baca Juga :  Diduga Gudang Solar Ilegal Dijadikan Overtab Tidak Tersentuh Aparat Penegak Hukum di Pasar Kemang-Bogor

“Korban kami temukan di aliran sungai kecil dalam keadaan tidak sadar, serta ada luka di pergelangan tangan sebelah kiri,” jelasnya.

Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga :  ‎Hera Iskandar Serap Aspirasi Warga Sawah Garung di Masa Reses Ketiga 2025‎

“Saat ini korban sudah berada di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut. Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah insiden tersebut berkaitan dengan tindak kriminal atau faktor lainnya.

“Motifnya masih kami dalami,” pungkas Iptu Aah.

Reporter: Idam

Berita Terkait

BUPATI HADIRI APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI, KAPOLRI AJAK RAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN
Situ Halimun Warungkiara Diproyeksikan Jadi Buper Skala Kabupaten, Tampung 10.000 Siswa
Pengurus Kwaran Gerakan Pramuka Cikembar Masa Bakti 2026-2029 Resmi Dilantik
Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, PWI Kabupaten Sukabumi Ajak Korps Adhyaksa Terus Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik
Kejari Kabupaten Sukabumi Dorong Rumah Literasi Jadi Ruang Edukasi Hukum dan Kepastian Investasi
Deden Sumpena: Pramuka Jadi Bagian Penting dalam Pembentukan Karakter Siswa
Kemenhaj Sukabumi Apresiasi Pengukuhan Pengurus MUI 2026–2031, Siap Perkuat Sinergi Pembinaan Umat
Warga Cijengkol Caringin Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Alami Tekanan Psikologis Usai Kehilangan Ayah
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:48 WIB

BUPATI HADIRI APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI, KAPOLRI AJAK RAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN

Kamis, 3 September 2026 - 10:43 WIB

Situ Halimun Warungkiara Diproyeksikan Jadi Buper Skala Kabupaten, Tampung 10.000 Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 19:04 WIB

Pengurus Kwaran Gerakan Pramuka Cikembar Masa Bakti 2026-2029 Resmi Dilantik

Rabu, 2 September 2026 - 15:04 WIB

Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, PWI Kabupaten Sukabumi Ajak Korps Adhyaksa Terus Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 13:04 WIB

Kejari Kabupaten Sukabumi Dorong Rumah Literasi Jadi Ruang Edukasi Hukum dan Kepastian Investasi

Rabu, 2 September 2026 - 12:24 WIB

Deden Sumpena: Pramuka Jadi Bagian Penting dalam Pembentukan Karakter Siswa

Selasa, 1 September 2026 - 20:06 WIB

Kemenhaj Sukabumi Apresiasi Pengukuhan Pengurus MUI 2026–2031, Siap Perkuat Sinergi Pembinaan Umat

Selasa, 1 September 2026 - 19:52 WIB

Warga Cijengkol Caringin Ditemukan Bersimbah Darah, Diduga Alami Tekanan Psikologis Usai Kehilangan Ayah

Berita Terbaru