Akhirnya Dioperasikan, Jembatan Cipamuruyan Cibadak Resmi Dibuka, Warga: Bisa Kurangi Kemacetan

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Setelah sempat lama dinanti dan disebut mangkrak dalam proses pengerjaannya, Jembatan Cipamuruyan yang berada di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi akhirnya resmi dioperasikan pada Kamis (4/6/2026) sore.

Jembatan tersebut mulai difungsikan sekitar pukul 16.40 WIB sebagai akses baru untuk membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur nasional Sukabumi–Bogor.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi Kabupaten, Ipda Yoga, mengatakan bahwa pemberlakuan arus kendaraan di lokasi jembatan dilakukan dengan sistem pembagian jalur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk kendaraan dari arah Bogor menuju Kota Sukabumi silakan menggunakan akses jembatan yang baru. Sementara kendaraan dari arah Kota Sukabumi menuju Bogor tetap menggunakan jembatan lama,” ujar Ipda Yoga.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak melakukan pelanggaran maupun mendahului kendaraan di area jembatan.

Baca Juga :  Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026

“Kami dari Satuan Lalu Lintas akan terus melakukan upaya terbaik untuk mengurai kemacetan. Rambu-rambu sudah disiapkan, apabila masih ada kekurangan akan terus dievaluasi dan dilengkapi,” tambahnya.

Sementara itu, pengawas lapangan dari PUPR, Fauzi, menyebut kehadiran jembatan baru ini diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.

“Mudah-mudahan bermanfaat buat masyarakat. Secara teknis bisa dilihat sendiri, jembatan ini merupakan duplikasi untuk sedikit mengurai kemacetan. Kita berdoa ke depannya lebih baik lagi,” ungkap Fauzi.

Terkait kelayakan penggunaan jembatan, Fauzi memastikan bahwa konstruksi jembatan sudah memenuhi standar yang berlaku dan layak digunakan masyarakat.

Baca Juga :  ‎Mobil Box Bermuatan Es Krim Terbalik di Tenjojaya Cibadak, Diduga Lepas Kendali

“Insya Allah layak dipergunakan. Untuk pembebanan semuanya sudah ada standarisasi dan pengujiannya dilakukan secara independen, sehingga tidak bisa kami ungkapkan secara detail,” jelasnya.

Berdasarkan papan informasi dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga, Jembatan Cipamuruyan memiliki panjang 61,20 meter dengan tipe konstruksi gelagar boks baja, terdiri dari satu bentang, serta dibangun pada periode 2025–2026.

Meski sudah mulai beroperasi, masih terdapat beberapa hal yang akan menjadi bahan evaluasi ke depan, termasuk penambahan rambu lalu lintas hingga penerangan jalan.

“Mungkin nanti dinas terkait harus bersinergi, mulai dari Satlantas, Dishub, hingga dinas lainnya. Kalau ada kekurangan seperti rambu atau penerangan, tentu kita terima masukan dari masyarakat agar bisa dimaksimalkan,” tambah Fauzi.

Baca Juga :  Bripka Luthfi Herdiansyah Kembali Bangun Fasilitas Umum di Kampung Ciwangun dengan Dana Pribadi

Pembukaan jembatan baru ini disambut positif oleh masyarakat. Salah seorang sopir angkot, Asep, mengaku bersyukur karena kehadiran jembatan tersebut dinilai dapat mengurangi kemacetan yang selama ini sering terjadi.

“Alhamdulillah sekarang sudah dibuka. Mudah-mudahan macet bisa berkurang dan perjalanan lebih cepat,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan Mirna, warga sekitar, yang menilai jembatan baru ini lebih fungsional karena memberikan akses yang lebih nyaman dibanding jalur sebelumnya.

“Dulu jalannya sempit, sekarang lebih enak dilalui. Sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Dengan mulai beroperasinya Jembatan Cipamuruyan, masyarakat berharap akses transportasi di kawasan Cibadak semakin lancar dan mampu menjadi solusi terhadap kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di jalur utama Sukabumi–Bogor.

Berita Terkait

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern
KBIHU Diminta Transparan Soal Biaya, Calon Jemaah Haji Sukabumi Harus Paham Hak dan Kewajiban
Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Institusi Pemerintahan Di Lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Tercoreng Ulah Oknum Pejabat Yang Diduga Melakun Pelecehan
Demi Keselamatan Siswa”SDN 3 Selajambe Jalani Program Revitalisasi
Kemenag Sukabumi Perkuat Disiplin dan Komitmen ASN Lewat Pembinaan Pegawai
Kebakaran Limbah Kayu di Tenjojaya Cibadak, Api Sempat Merembet ke Alang-alang
Muslihin Ditunjuk Jadi PGS Ketua PC APRI Kabupaten Sukabumi, Muscablub Segera Disiapkan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Senin, 21 September 2026 - 14:55 WIB

KBIHU Diminta Transparan Soal Biaya, Calon Jemaah Haji Sukabumi Harus Paham Hak dan Kewajiban

Sabtu, 19 September 2026 - 16:13 WIB

Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Jumat, 18 September 2026 - 05:54 WIB

Institusi Pemerintahan Di Lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Tercoreng Ulah Oknum Pejabat Yang Diduga Melakun Pelecehan

Kamis, 17 September 2026 - 15:04 WIB

Demi Keselamatan Siswa”SDN 3 Selajambe Jalani Program Revitalisasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Kemenag Sukabumi Perkuat Disiplin dan Komitmen ASN Lewat Pembinaan Pegawai

Rabu, 16 September 2026 - 21:56 WIB

Kebakaran Limbah Kayu di Tenjojaya Cibadak, Api Sempat Merembet ke Alang-alang

Rabu, 16 September 2026 - 14:33 WIB

Muslihin Ditunjuk Jadi PGS Ketua PC APRI Kabupaten Sukabumi, Muscablub Segera Disiapkan

Berita Terbaru