Aksi Dukungan MBG di DPRD Kota Sukabumi, Massa Soroti Manfaat dan Perlunya Evaluasi

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Ratusan hingga ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) Sukabumi Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Kamis (24/6/2026). Mereka menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

‎Dalam aksi tersebut, para peserta menyampaikan bahwa program MBG dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, mulai dari peningkatan gizi anak-anak, pemberdayaan pelaku usaha lokal, hingga terbukanya lapangan pekerjaan baru melalui operasional dapur-dapur MBG.

‎Ketua Aliansi Masyarakat Peduli MBG Sukabumi Raya, Yandra Utama Santoso, mengatakan program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

‎”Ketika dapur-dapur MBG hadir di suatu wilayah, kita melihat adanya pergerakan ekonomi. Supplier, petani, nelayan, hingga tenaga kerja lokal ikut merasakan manfaatnya. Ini yang harus dijaga dan diperbaiki bersama,” ujarnya saat menyampaikan orasi.

‎Menurut Yandra, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan program seharusnya menjadi bahan evaluasi terhadap sistem pengawasan, bukan alasan untuk menghentikan program secara keseluruhan.

‎Ia menilai jika terdapat oknum yang melakukan penyimpangan, maka yang harus ditindak adalah pelaku pelanggaran, sementara manfaat program bagi masyarakat tetap harus dipertahankan.

‎Selain meminta program MBG dilanjutkan, massa juga mendorong pemerintah memperkuat landasan hukum program tersebut agar keberlangsungannya lebih terjamin. Mereka juga meminta adanya perbaikan sistem pengawasan dan tata kelola agar pelaksanaan program berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  ‎“Tanda Tangan dari Orang yang Telah Tiada” Gegerkan Sengketa Lahan di Kota Sukabumi

‎Sementara itu, Muhammad Raffi Nasution yang memperkenalkan diri sebagai tim hukum penanggung jawab kegiatan, menyampaikan penolakan terhadap sejumlah narasi yang dianggap mendiskreditkan program MBG maupun Presiden Prabowo Subianto

‎Menurutnya, kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun ia berharap penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara yang santun dan tidak mengandung unsur penghinaan.

‎”Kami menghormati kebebasan berpendapat. Namun kami berharap kritik disampaikan secara konstruktif dan tidak menggunakan narasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan,” katanya.

Baca Juga :  Polemik Trayek 02 dan 09 di Terminal Cicurug Belum Usai, Dishub Minta Sopir Tahan Diri Sambil Tunggu Keputusan Provinsi

‎Di sisi lain, sejumlah kalangan mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil sebelumnya diketahui menyampaikan kritik terhadap program MBG. Kritik tersebut umumnya berkaitan dengan aspek pengelolaan anggaran, mekanisme pengawasan, serta dugaan penyimpangan yang sempat mencuat di beberapa daerah

‎Para pengkritik menilai pemerintah perlu memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

‎Meski demikian, massa aksi di Sukabumi menegaskan bahwa mereka tetap mendukung keberlanjutan program MBG sembari mendorong evaluasi dan perbaikan di berbagai aspek pelaksanaannya.

‎Hingga aksi berakhir, kegiatan berlangsung kondusif di bawah pengawalan aparat kepolisian dan petugas terkait. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan aspirasi mereka.


Berita Terkait

‎Trayek 02 Keberatan Penataan Operasional di Terminal Cicurug, Soroti Dampak bagi Penumpang
Polemik Trayek 02 dan 09 di Terminal Cicurug Belum Usai, Dishub Minta Sopir Tahan Diri Sambil Tunggu Keputusan Provinsi
Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Tegaskan Komitmen Transparansi, Buka Ruang Dialog dengan Mahasiswa
‎Ratusan Warga Cikadu Datangi Dinas PU, Tagih Janji Perbaikan Irigasi Citarik yang Mangkrak 17 Tahun
Tokoh Masyarakat, Guru, dan Aktivis Gelar Aksi di SPPG Giri Jaya Nagrak, Desak Evaluasi Pengelolaan MBG
Poster Nyeleneh Warnai Aksi Demonstrasi, Sindiran Warga Soal Kebijakan Mengemuka
Massa RT/RW Sukabumi Bertahan di DPRD, Desak Wali Kota Mundur
‎Ribuan RT/RW Demo di Sukabumi, Tuntut Kesejahteraan hingga Dana Abadi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:07 WIB

‎Trayek 02 Keberatan Penataan Operasional di Terminal Cicurug, Soroti Dampak bagi Penumpang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Polemik Trayek 02 dan 09 di Terminal Cicurug Belum Usai, Dishub Minta Sopir Tahan Diri Sambil Tunggu Keputusan Provinsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri Tegaskan Komitmen Transparansi, Buka Ruang Dialog dengan Mahasiswa

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:30 WIB

‎Ratusan Warga Cikadu Datangi Dinas PU, Tagih Janji Perbaikan Irigasi Citarik yang Mangkrak 17 Tahun

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:32 WIB

Aksi Dukungan MBG di DPRD Kota Sukabumi, Massa Soroti Manfaat dan Perlunya Evaluasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:07 WIB

Tokoh Masyarakat, Guru, dan Aktivis Gelar Aksi di SPPG Giri Jaya Nagrak, Desak Evaluasi Pengelolaan MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:12 WIB

Poster Nyeleneh Warnai Aksi Demonstrasi, Sindiran Warga Soal Kebijakan Mengemuka

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:34 WIB

Massa RT/RW Sukabumi Bertahan di DPRD, Desak Wali Kota Mundur

Berita Terbaru