JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Seorang tukang servis pompa air, Arom (70), meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam kurang lebih 20 meter saat memperbaiki mesin pompa air di Kampung Cilangla RT 06 RW 04, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026).
Berdasarkan laporan dari Tagana Kecamatan Cireunghas, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban tengah memperbaiki mesin pompa air (Sanyo) yang berada di bibir sumur. Untuk menjangkau mesin, korban berdiri di atas papan yang dipasang melintang di dalam sumur.
Diduga saat melakukan perbaikan, korban kehilangan keseimbangan hingga terpeleset dan jatuh ke dasar sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Tagana Kecamatan Cireunghas mengatakan, proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena posisi sumur berada di dalam kamar mandi sehingga akses menuju lokasi sangat terbatas.
“Kendala utama dalam proses evakuasi adalah lokasi sumur yang berada di dalam kamar mandi sehingga akses menuju korban cukup sulit. Berkat kerja sama seluruh unsur, korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.00 WIB dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi,” ujarnya.
Proses evakuasi melibatkan unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pos Damkar Unit Sukaraja, P2BK Cireunghas dan Sukalarang, Tagana Cireunghas dan Sukalarang, Satpol PP Kecamatan Cireunghas, Relawan Ghostbuster, serta warga sekitar yang bergotong royong membantu proses evakuasi.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 20.30 WIB untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat melakukan perbaikan peralatan di lokasi yang memiliki risiko tinggi seperti sumur dengan kedalaman puluhan meter.
Redaksi
Sumber: Tagana Kecamatan Cireunghas.















