JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.
Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi, H. Andri Hidayana, memimpin langsung kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Wilayah 5 yang digelar di Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di gedung aula Kantor Desa/Kecamatan Jampangtengah tersebut dihadiri pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pengurus ranting PPP dari sejumlah wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Musancab menjadi salah satu tahapan organisasi PPP untuk melakukan restrukturisasi kepengurusan di tingkat kecamatan sekaligus memperkuat konsolidasi hingga tingkat desa.
H. Andri Hidayana mengatakan, Musancab Wilayah 5 diikuti oleh perwakilan dari sekitar sembilan kecamatan dan 70 desa. Menurutnya, tingkat kehadiran pengurus dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar 80 hingga 90 persen.
“Ini merupakan tahapan agenda organisasi Partai Persatuan Pembangunan. Setelah Muscab yang dilaksanakan sekitar tiga bulan lalu, estafetnya hari ini masuk ke Musancab,” ujar Andri.
Ia menjelaskan, kegiatan Musancab tersebut merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi PPP yang dilaksanakan di enam daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Sukabumi.
Menurut Andri, konsolidasi tersebut dilakukan setelah dirinya menerima mandat sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi sekitar tiga bulan lalu.
“Ini adalah tahapan organisasi PPP masa kepemimpinan saya di DPC, tiga bulan pasca mendapatkan SK,” katanya.
Restrukturisasi Pengurus hingga Tingkat Kecamatan
Andri menegaskan, salah satu fokus utama Musancab adalah merestrukturisasi kelembagaan partai di tingkat kecamatan.
Dengan struktur organisasi yang lebih solid, PPP diharapkan mampu kembali mendekatkan diri dengan masyarakat serta memperkuat komunikasi antara pengurus di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
“Sebetulnya kaitan dengan Musancab ini adalah kita merestrukturisasi struktur kelembagaan kepengurusan di level tingkat kecamatan,” jelasnya.
Ia mengakui, PPP Kabupaten Sukabumi memiliki pekerjaan besar untuk menghadapi Pemilu 2029. Khusus di Dapil 5, PPP belum memperoleh kursi pada Pemilu sebelumnya.
Karena itu, Andri menargetkan PPP dapat kembali mendapatkan kursi di Dapil 5 pada pemilu mendatang.
“PPP di Dapil 5 ini hari ini zero kursi, belum mendapatkan kursi di pemilu kemarin. Tentu ada kekhususan, di mana PPP di pemilu yang akan datang wajib mendapatkan kursi kembali di Dapil 5 ini,” tegasnya.
Target 14 Kursi di Kabupaten Sukabumi
Tidak hanya Dapil 5, DPC PPP Kabupaten Sukabumi juga memasang target perolehan kursi secara keseluruhan.
Andri menyebut, sejak awal kepemimpinannya, PPP Kabupaten Sukabumi menargetkan mampu meraih sebanyak 14 kursi DPRD Kabupaten Sukabumi pada Pemilu 2029.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan kekuatan politik PPP di Kabupaten Sukabumi.
“Target PPP sebetulnya sudah dari awal Muscab, sudah kita targetkan di angka 14 kursi secara akumulasi di Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Andri menyadari bahwa PPP saat ini tidak memiliki keterwakilan di parlemen setelah tidak memenuhi ambang batas pada pemilu sebelumnya.
Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk melakukan pembenahan dan kembali turun ke masyarakat.
“Hari ini menjadi sebuah kewajiban kami sebagai kader partai. Pemilu yang akan datang di tahun 2029 harus lolos,” katanya.
Siapkan Kader untuk Pemilu 2029
Andri menilai target tersebut tidak akan tercapai tanpa adanya kader yang siap maju dan bekerja di tengah masyarakat.
Ia mengatakan, DPC PPP akan menyiapkan strategi serta memperkuat kaderisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Tidak mungkin hari ini bisa lolos tanpa ada kader-kader yang maju,” ujarnya.
Sebagai Ketua DPC sekaligus kader PPP, Andri menyatakan dirinya siap mengambil bagian dalam perjuangan tersebut.
“Saya secara pribadi sebagai Ketua DPC, kader partai, kita pasang badan. Apapun yang terjadi, strategi apa yang akan kita maju untuk ke DPR RI,” katanya.
Bangun Kembali Komunikasi dengan Partai Lama
Dalam kegiatan tersebut, PPP juga mengundang perwakilan dari partai politik lain, termasuk PDI Perjuangan dan Golkar.
Menurut Andri, kehadiran kedua partai tersebut memiliki alasan historis. PPP, PDI dan Golkar disebut memiliki perjalanan panjang dalam sejarah politik Indonesia.
“Kita punya historis di mana PDI, PPP dan Golkar ini partai yang bareng-bareng. Kita ingin berbagi cerita dengan PDI dan Golkar untuk merajut kembali,” jelasnya.
Ia menyebut hubungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kembali komunikasi dengan sesama partai yang memiliki sejarah panjang.
“Kita ini kawan lama, jangan saling meninggalkan,” ujarnya.
Andri menegaskan, undangan tersebut bukan berarti PPP mengabaikan partai politik lainnya. Namun, khusus dalam kegiatan tersebut, pihaknya ingin mengangkat kembali hubungan historis antara PPP, PDI dan Golkar.
Siapkan Musyawarah Kerja Cabang
Setelah seluruh rangkaian Musancab selesai, DPC PPP Kabupaten Sukabumi akan melanjutkan tahapan organisasi melalui Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Agenda tersebut akan menjadi ruang untuk merumuskan strategi dan target partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Andri mengatakan, setelah Musancab selesai, pihaknya akan mempersiapkan Muskercab. Sementara itu, agenda Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) direncanakan berlangsung sekitar Oktober.
“Pasca Musancab ini kita akan melakukan Musyawarah Kerja Cabang. Pasca Muskerwil mungkin di bulan 10 nanti kita ada pesan khusus dan strategi khusus yang akan kita ramu dan rangkum,” pungkasnya.
Melalui rangkaian konsolidasi tersebut, PPP Kabupaten Sukabumi berharap struktur organisasi semakin solid, kader semakin aktif, dan mesin partai kembali bergerak hingga tingkat akar rumput sebagai persiapan menuju Pemilu 2029.















