Menkes: Jangan Lagi Operasi Jantung ke Malaysia, Layanan Canggih Kini Hadir di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mendorong agar masyarakat Indonesia tidak harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas, khususnya untuk penyakit jantung.

Pesan tersebut disampaikan Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri peresmian layanan unggulan baru di RSUD Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/8/2026).

Kehadiran fasilitas kesehatan berteknologi tinggi di daerah dinilai penting untuk mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengurangi penumpukan pasien di rumah sakit rujukan di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu layanan yang kini diperkuat RSUD Sekarwangi adalah Catheterization Laboratory (Cathlab) yang digunakan untuk pemeriksaan dan tindakan terhadap pasien dengan gangguan jantung.

Selain Cathlab, RSUD Sekarwangi juga meresmikan CT Scan 64 Slice, Intensive Cardiovascular Care Unit (ICVCU), serta Laboratorium Mikrobiologi.

Budi Gunadi Sadikin menilai pemerataan fasilitas kesehatan harus terus dilakukan agar masyarakat di daerah tidak selalu bergantung kepada rumah sakit di kota besar.

Baca Juga :  Banjir dan Longsor Terjang Sukabumi, Jembatan Putus dan Puluhan Rumah Rusak

Menurutnya, selama ini masyarakat dari daerah, termasuk Sukabumi, masih harus menuju Jakarta ketika membutuhkan layanan tertentu yang belum tersedia di daerah.

Akibatnya, rumah sakit di Jakarta menerima pasien dari berbagai wilayah Indonesia dan membuat akses pelayanan semakin padat.

Kondisi tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian masyarakat Indonesia memilih mendapatkan pelayanan kesehatan di luar negeri, termasuk Malaysia dan Singapura.

Karena itu, pemerintah terus mendorong agar fasilitas dan tenaga kesehatan berkualitas tersedia semakin dekat dengan masyarakat.

Budi berharap kehadiran peralatan medis canggih di RSUD Sekarwangi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dalam negeri.

Masyarakat, kata dia, harus mengetahui bahwa dokter dan tenaga kesehatan Indonesia juga mampu memberikan pelayanan dengan dukungan teknologi medis yang semakin maju.

Budi juga menyinggung persoalan ketika masyarakat harus menjalani operasi atau pengobatan di luar negeri.

Selain membutuhkan biaya besar, pasien yang menjalani perawatan di luar negeri juga membuat keluarga harus melakukan perjalanan jauh untuk memberikan pendampingan.

Baca Juga :  ‎Heboh! Buaya Muncul di Sungai Cibatu, Warga RW 10 RT 03 Berhasil Menjerat

Karena itu, keberadaan layanan jantung terpadu di Sukabumi diharapkan memberikan pilihan pelayanan yang lebih dekat bagi masyarakat.

“Siapa yang senang operasi jantung ke Malaysia? Keluarganya kan tidak bisa lihat. Orang Indonesia kalau sakit, keluarganya mau menemani,” ujar Budi dalam kesempatan tersebut.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan di daerah bukan hanya soal menghadirkan alat canggih, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki akses pelayanan yang cepat dan berkualitas.

Direktur RSUD Sekarwangi, dr. Asep Suherman, M.Kes, menyampaikan empat layanan baru tersebut merupakan bagian dari upaya membangun pelayanan yang terintegrasi.

Cathlab dipersiapkan untuk mendukung pelayanan jantung, sedangkan CT Scan 64 Slice dapat membantu pemeriksaan berbagai kondisi seperti stroke dan trauma.

Sementara itu, ICVCU disiapkan untuk perawatan intensif pasien jantung setelah menjalani tindakan medis. Laboratorium Mikrobiologi juga menjadi bagian penting dalam membantu dokter menentukan terapi antibiotik secara lebih tepat.

Dengan fasilitas tersebut, RSUD Sekarwangi menargetkan terjadinya penurunan rujukan pasien keluar daerah, terutama untuk kasus jantung dan stroke.

Baca Juga :  Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan Tahun 2025 Di Ikuti 75 Peserta

Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M. mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan terhadap pengembangan layanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat tidak berhenti pada penyediaan peralatan medis, tetapi juga berlanjut pada pengembangan gedung dan peningkatan sumber daya manusia.

Menurutnya, penguatan RSUD Sekarwangi penting agar rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi tersebut mampu berkembang menjadi rumah sakit rujukan regional.

Peresmian empat layanan unggulan tersebut menjadi langkah baru bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi.

Dengan semakin lengkapnya fasilitas, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Jakarta atau bahkan ke luar negeri hanya untuk memperoleh layanan kesehatan tertentu.

Kehadiran Cathlab, CT Scan 64 Slice, ICVCU dan Laboratorium Mikrobiologi di RSUD Sekarwangi diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat dan selamat bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian
‎Monitoring BPNT, TKSK Cikembar Temukan Lansia Sakit Menahun yang Hidup Berdua dengan Suami
Di duga Delapan Bulan Insentif Belum Cair, Layanan Posyandu Mekarjaya Terancam Terganggu
‎Seorang Pengunjung Terapi Gratis di Cibadak Meninggal Dunia Sebelum Diterapi
Camat Lembursitu Resmikan Posyandu Alamada 7D Dana Hibah P2RW Kota Sukabumi
‎Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Puskesmas Cikidang Gelar Pemeriksaan Gratis untuk Warga Se-Kecamatan
DPD JWI Sukabumi Raya Soroti Dugaan Dapur Program Makanan Bergizi Langgar Standar Clear And Clean Hygienies
‎Nasihin Resmi Pimpin Puskesmas Cibadak, dr. Febby Nawawi Pindah Tugas ke Cikembar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Menkes: Jangan Lagi Operasi Jantung ke Malaysia, Layanan Canggih Kini Hadir di Sukabumi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:48 WIB

‎Monitoring BPNT, TKSK Cikembar Temukan Lansia Sakit Menahun yang Hidup Berdua dengan Suami

Senin, 26 Januari 2026 - 16:16 WIB

Di duga Delapan Bulan Insentif Belum Cair, Layanan Posyandu Mekarjaya Terancam Terganggu

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:59 WIB

‎Seorang Pengunjung Terapi Gratis di Cibadak Meninggal Dunia Sebelum Diterapi

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:20 WIB

Camat Lembursitu Resmikan Posyandu Alamada 7D Dana Hibah P2RW Kota Sukabumi

Minggu, 9 November 2025 - 10:51 WIB

‎Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Puskesmas Cikidang Gelar Pemeriksaan Gratis untuk Warga Se-Kecamatan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:02 WIB

DPD JWI Sukabumi Raya Soroti Dugaan Dapur Program Makanan Bergizi Langgar Standar Clear And Clean Hygienies

Berita Terbaru