Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyoroti masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah, termasuk di wilayah Jawa Barat yang memiliki sejumlah daerah dengan tantangan pelayanan kesehatan yang cukup besar.

Hal itu disampaikan Budi Gunadi Sadikin saat menghadiri peresmian layanan kesehatan unggulan di RSUD Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Menkes menyampaikan keprihatinannya terhadap angka kematian ibu dan bayi yang masih terjadi setiap tahun di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup hanya dilihat dari sisi angka, tetapi juga harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi serta keluarga yang ditinggalkan.

Budi mengatakan, salah satu langkah yang perlu diperkuat adalah melihat kembali proses penanganan pasien ibu dan bayi di rumah sakit.

Pelayanan rumah sakit harus mampu memberikan penanganan sesuai standar, terutama terhadap pasien yang membutuhkan pertolongan cepat.

Baca Juga :  Kepala BGN Dicopot, Pemerintah Lakukan Pergantian Pimpinan

Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam upaya tersebut. Budi juga menyebut sejumlah daerah, termasuk Sukabumi dan Bogor, dalam konteks tantangan kesehatan ibu dan bayi.

Pelayanan Rumah Sakit Harus Diperkuat

Menkes menekankan pentingnya memperbaiki kualitas pelayanan rumah sakit sebagai bagian dari upaya menekan angka kematian ibu dan bayi.

Menurutnya, pemerintah perlu melihat bagaimana proses penanganan dilakukan, mulai dari ibu mendapatkan pelayanan kesehatan hingga proses persalinan dan penanganan bayi setelah lahir.

Selain itu, faktor lain seperti infeksi dan kebersihan rumah sakit juga perlu menjadi perhatian.

Karena itu, penguatan standar pelayanan di rumah sakit menjadi bagian penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Budi juga menekankan bahwa fasilitas kesehatan rujukan harus memiliki kemampuan memberikan penanganan secara cepat dan tepat terhadap kondisi kegawatdaruratan.

Pencegahan Dimulai dari Masa Kehamilan

Selain pelayanan rumah sakit, Menkes menegaskan bahwa upaya menekan kematian ibu dan bayi harus dimulai sejak masa kehamilan.

Baca Juga :  Di duga Delapan Bulan Insentif Belum Cair, Layanan Posyandu Mekarjaya Terancam Terganggu

Pemeriksaan kehamilan secara rutin atau antenatal care (ANC) menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi ibu dan janin sejak dini.

Pemerintah juga mendorong agar ibu hamil mendapatkan pemeriksaan yang memadai, termasuk pemeriksaan menggunakan USG sesuai kebutuhan.

Dengan pemeriksaan rutin, berbagai risiko selama kehamilan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa segera dilakukan.

Stunting Juga Harus Dicegah Sejak Ibu Hamil

Dalam kesempatan yang sama, Budi Gunadi Sadikin juga menyinggung persoalan stunting.

Menurutnya, pencegahan stunting tidak seharusnya baru dilakukan setelah bayi lahir. Intervensi justru harus diperkuat sejak masa kehamilan.

Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi ibu hamil, termasuk kecukupan gizi dan protein.

Ibu hamil dengan kondisi gizi kurang perlu mendapatkan perhatian dan dukungan makanan tambahan, terutama sumber protein hewani seperti telur, ikan dan ayam.

Pemerintah juga mendorong pemantauan kondisi ibu hamil secara berkala agar bayi tidak lahir dengan berat badan rendah.

Baca Juga :  Polsek Cibadak Monitoring dan Pendampingan Pemanenan Ketimun

Budi menilai bayi yang lahir prematur atau dengan berat badan lahir rendah memiliki risiko lebih besar mengalami persoalan pertumbuhan.

Karena itu, pemeriksaan ibu hamil secara rutin menjadi salah satu kunci pencegahan.

Sukabumi Diminta Memperkuat Pelayanan

Dengan berbagai tantangan tersebut, penguatan pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Kabupaten Sukabumi menjadi bagian penting dari peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Kehadiran layanan baru di RSUD Sekarwangi, seperti Cathlab, CT Scan 64 Slice, ICVCU dan Laboratorium Mikrobiologi, diharapkan semakin memperkuat kemampuan rumah sakit dalam menangani berbagai kondisi medis.

Namun, penguatan fasilitas juga perlu berjalan bersama dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, standar pelayanan, pemeriksaan kehamilan, serta sistem rujukan yang cepat.

Pemerintah berharap upaya tersebut dapat membantu menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukabumi dan Jawa Barat.

Berita Terkait

Menkes: Jangan Lagi Operasi Jantung ke Malaysia, Layanan Canggih Kini Hadir di Sukabumi
‎Monitoring BPNT, TKSK Cikembar Temukan Lansia Sakit Menahun yang Hidup Berdua dengan Suami
Di duga Delapan Bulan Insentif Belum Cair, Layanan Posyandu Mekarjaya Terancam Terganggu
‎Seorang Pengunjung Terapi Gratis di Cibadak Meninggal Dunia Sebelum Diterapi
Camat Lembursitu Resmikan Posyandu Alamada 7D Dana Hibah P2RW Kota Sukabumi
‎Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Puskesmas Cikidang Gelar Pemeriksaan Gratis untuk Warga Se-Kecamatan
DPD JWI Sukabumi Raya Soroti Dugaan Dapur Program Makanan Bergizi Langgar Standar Clear And Clean Hygienies
‎Nasihin Resmi Pimpin Puskesmas Cibadak, dr. Febby Nawawi Pindah Tugas ke Cikembar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Menkes: Jangan Lagi Operasi Jantung ke Malaysia, Layanan Canggih Kini Hadir di Sukabumi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:48 WIB

‎Monitoring BPNT, TKSK Cikembar Temukan Lansia Sakit Menahun yang Hidup Berdua dengan Suami

Senin, 26 Januari 2026 - 16:16 WIB

Di duga Delapan Bulan Insentif Belum Cair, Layanan Posyandu Mekarjaya Terancam Terganggu

Jumat, 26 Desember 2025 - 10:59 WIB

‎Seorang Pengunjung Terapi Gratis di Cibadak Meninggal Dunia Sebelum Diterapi

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:20 WIB

Camat Lembursitu Resmikan Posyandu Alamada 7D Dana Hibah P2RW Kota Sukabumi

Minggu, 9 November 2025 - 10:51 WIB

‎Peringati Hari Kesehatan Nasional ke-61, Puskesmas Cikidang Gelar Pemeriksaan Gratis untuk Warga Se-Kecamatan

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:02 WIB

DPD JWI Sukabumi Raya Soroti Dugaan Dapur Program Makanan Bergizi Langgar Standar Clear And Clean Hygienies

Berita Terbaru