Prabowo Bentuk Lingkar Penasihat Baru, 26 Tokoh Masuk Wantimpres: Dari Pratikno hingga Rocky Gerung

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali membentuk konfigurasi baru di lingkungan pemerintahan dengan mengangkat 26 tokoh sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026), berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.

Komposisi Wantimpres kali ini menarik perhatian karena diisi tokoh dari beragam latar belakang, mulai dari mantan pejabat negara, politisi, tokoh agama, pengusaha, akademisi, hingga pengamat politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pratikno dipercaya menjadi Ketua Wantimpres, sementara Hatta Rajasa menjabat Wakil Ketua. Adapun Muhammad Qodari ditunjuk sebagai Sekretaris merangkap anggota.

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah pengamat politik Rocky Gerung. Ia kini resmi berada di dalam struktur Wantimpres setelah dilantik bersama 25 tokoh lainnya.

Selain Rocky Gerung, terdapat sejumlah nama yang sudah dikenal luas di tingkat nasional, antara lain Sinta Nuriyah Wahid, M. Quraish Shihab, Agum Gumelar, Chairul Tanjung, Said Aqil Siradj, Yahya Cholil Staquf, Budi Gunawan, Bambang Soesatyo, Dato’ Sri Tahir, Jusuf Hamka dan Ignasius Jonan.

Baca Juga :  Setahun Memimpin Negeri, Presiden Prabowo Tegaskan Percepatan Realisasi Proyek Infrastruktur Giant Sea Wall

Bukan Sekadar Susunan Nama

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa Wantimpres tidak hanya diisi oleh satu latar belakang atau satu bidang keahlian.

Ketua Wantimpres Pratikno mengatakan keberagaman pengalaman para anggota menjadi modal untuk memberikan saran, masukan dan pertimbangan kepada Presiden.

Menurut Pratikno, para anggota Wantimpres berasal dari berbagai bidang, agama dan profesi serta memiliki pengalaman dalam pengabdian kepada negara.

Dengan demikian, keberadaan Wantimpres memiliki posisi tersendiri dalam pemerintahan. Para anggota tidak menjalankan fungsi sebagai menteri atau pelaksana teknis kebijakan, melainkan memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Rocky Gerung: Wantimpres Harus Kritis terhadap Kebijakan

Menariknya, Rocky Gerung memberikan penekanan tersendiri mengenai fungsi Wantimpres setelah dirinya dilantik.

Rocky mengatakan Wantimpres harus memiliki sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Menurut dia, kritis bukan berarti sekadar melakukan kritik, melainkan melihat dan mengkaji kebijakan secara mendalam.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan posisi Wantimpres sebagai lembaga yang memiliki kedudukan etis, bukan teknis.

Baca Juga :  Bupati Sukabumi Instruksikan Penanganan Khusus Pasien dengan Riwayat Pengobatan di RS Hasan Sadikin

Rocky menggambarkan fungsi tersebut seperti oversight committee, yakni memberikan pandangan terhadap kebijakan dan melihat dampaknya secara lebih luas.

Pernyataan tersebut membuat keberadaan Rocky di dalam Wantimpres menjadi salah satu bagian yang paling diperhatikan dari pelantikan tersebut.

Pasalnya, sebelum masuk ke dalam Wantimpres, Rocky dikenal publik melalui berbagai pandangan dan kritiknya terhadap persoalan politik serta kebijakan pemerintah.

Kini, perspektif tersebut berada dalam ruang kelembagaan yang secara khusus bertugas memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Dari Kabinet ke Lingkar Penasihat

Selain masuknya tokoh-tokoh dengan latar belakang yang beragam, terdapat pula sejumlah nama yang sebelumnya memiliki pengalaman dalam pemerintahan.

Hal ini membuat konfigurasi Wantimpres menjadi bagian menarik dari penataan pemerintahan Prabowo.

Pratikno sendiri sebelumnya merupakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Hatta Rajasa juga merupakan mantan menteri di pemerintahan sebelumnya.

Dengan pengalaman tersebut, Wantimpres kini memiliki kombinasi antara pengalaman birokrasi, politik, ekonomi, agama, hukum, keamanan, akademik hingga perspektif masyarakat sipil.

Baca Juga :  ‎KONI Kabupaten Sukabumi Dukung Penuh Corp Putri Assalam Berlaga di Piala Raja Hamengku Buwono X‎

Apa yang Akan Dihasilkan?

Pertanyaan berikutnya adalah sejauh mana keberadaan 26 tokoh tersebut akan memberikan pengaruh terhadap arah kebijakan pemerintahan.

Hatta Rajasa menegaskan bahwa Wantimpres akan memberikan masukan berkualitas dari berbagai perspektif. Namun, ia juga menyampaikan bahwa substansi nasihat kepada Presiden bersifat rahasia sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Artinya, publik kemungkinan tidak akan mengetahui secara langsung setiap pertimbangan yang diberikan Wantimpres kepada Presiden.

Yang akan terlihat justru dampaknya melalui kebijakan dan keputusan pemerintah ke depan.

Dengan komposisi yang cukup beragam, Wantimpres era Prabowo kini memiliki pekerjaan penting: memberikan perspektif, masukan dan pertimbangan kepada Presiden di tengah kompleksitas persoalan nasional.

Pelantikan 26 anggota Wantimpres ini pun bukan hanya tentang pergantian atau penambahan jabatan, tetapi menjadi bagian dari bagaimana Presiden Prabowo menyusun mekanisme pertimbangan di sekitar kepemimpinannya.

Kini publik tinggal menunggu bagaimana para tokoh tersebut menjalankan perannya dan sejauh mana keberagaman pandangan di dalam Wantimpres akan tercermin dalam kebijakan pemerintahan ke depan.

Berita Terkait

‎Menteri Imipas RI Tinjau Program Bedah Rumah di Warungkiara, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
‎Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Masyarakat Bersiap Hadapi Efek Domino Kenaikan Harga
‎Bupati Sukabumi Dapat Apresiasi, Bantu Pulangkan 8 Warga Korban Tiket Bodong‎
Ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia Soroti Keracunan Massal Akibat Tahu Berjamur Dari Hidangan Menu MBG
Ketua Lembaga Aliansi Indonesia”Ruswandi Soroti Maraknya Pengiriman PMI Ilegal Ke Timur Tengah
Nenek Penolak Tambang Ilegal Dianiaya Brutal dan Dibuang, Dikira Tewas
Pemerintah Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 2.600 Hunian Tetap Pascabencana di Sumatera
Haru TNI Awak Heli Pengantar Logistik saat Diberi Sepikul Durian dari Warga Terisolasi Gayo Lues
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Prabowo Bentuk Lingkar Penasihat Baru, 26 Tokoh Masuk Wantimpres: Dari Pratikno hingga Rocky Gerung

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:24 WIB

‎Menteri Imipas RI Tinjau Program Bedah Rumah di Warungkiara, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

‎Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Masyarakat Bersiap Hadapi Efek Domino Kenaikan Harga

Rabu, 1 April 2026 - 10:39 WIB

‎Bupati Sukabumi Dapat Apresiasi, Bantu Pulangkan 8 Warga Korban Tiket Bodong‎

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:19 WIB

Ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia Soroti Keracunan Massal Akibat Tahu Berjamur Dari Hidangan Menu MBG

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:49 WIB

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia”Ruswandi Soroti Maraknya Pengiriman PMI Ilegal Ke Timur Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:00 WIB

Nenek Penolak Tambang Ilegal Dianiaya Brutal dan Dibuang, Dikira Tewas

Sabtu, 27 Desember 2025 - 07:16 WIB

Pemerintah Kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 2.600 Hunian Tetap Pascabencana di Sumatera

Berita Terbaru