Kondisi Fasilitas Kesehatan di Garut Kembali Normal Pasca-Gempa

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin meninjau pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Kabupaten Garut.(diskominfo garut)

Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin meninjau pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Kabupaten Garut.(diskominfo garut)

JABARINSIDE.COM, Garut | Dinas Kesehatan Kabupaten Garut (Dinkes) menyampaikan bahwa fasilitas layanan kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit di wilayah tersebut kini telah kembali beroperasi normal setelah mengalami kerusakan ringan akibat gempa bumi magnitudo 6,2 yang mengguncang kawasan tersebut beberapa hari lalu.

Kepala Dinkes Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menyatakan pada Selasa bahwa seluruh layanan kesehatan di wilayah tersebut tidak terganggu dan tetap beroperasi dengan baik. “Pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan lancar tanpa ada hambatan berarti pasca-gempa,” terangnya.

Baca Juga :  ‎Bukti Gagalnya Kinerja Pemda Sukabumi, Siswi Bunuh Diri Diduga Akibat Bullying

Leli merinci bahwa gempa yang terjadi pada Sabtu, 27 April, menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan fasilitas kesehatan di beberapa kecamatan. Beberapa di antaranya adalah RSUD Pameungpeuk dan sejumlah Puskesmas di wilayah Cisandaan, Pamulihan, Cibalong, Sukanagara, dan lainnya. Meski terjadi kerusakan, terutama pada bagian atap, tidak ada laporan mengenai gangguan terhadap proses pelayanan kesehatan.

Tindakan perbaikan segera akan dilakukan dengan menggunakan anggaran Biaya Tak Terduga (BTT) dari Pemerintah Kabupaten Garut. “Kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak terus kami lakukan untuk memastikan proses pemulihan dapat berjalan cepat dan efektif,” jelas Leli.

Senada dengan itu, Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, menekankan pentingnya kerjasama lintas sektoral untuk memulihkan kondisi pasca-bencana, termasuk fasilitas kesehatan. “Kami akan memastikan bahwa tidak ada satu pun fasilitas yang terganggu fungsi pelayanannya akibat gempa ini,” tegas Barnas.

Baca Juga :  Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Kalapas Warung Kiara Resmi Bergulir

Sementara itu, BMKG telah mengonfirmasi bahwa gempa yang terjadi merupakan aktivitas tektonik yang umum terjadi di wilayah Kabupaten Garut.

Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh stakeholder terkait terus berupaya memulihkan kondisi wilayah serta fasilitas-fasilitas umum pasca-gempa, memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terutama terkait layanan kesehatan dapat terpenuhi dengan baik.(wld)

Berita Terkait

Tragedi Sawah di Jampang Kulon Berujung Jerat Hukum, Tujuh Warga Desa Cikaranggeusan Menanti Belas Kasih Keadilan
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono: 95 Ribu Buruh Siap Bergerak ke Jakarta, Pengamanan May Day Dimaksimalkan
Kemenhaj Sukabumi Matangkan Persiapan Haji 2026, Keberangkatan Dipusatkan di Gedung PLHUT
Jalan Karangtengah–Nagrak Rusak Parah Dihantam Truk Proyek Tol, Warga: “Jangan Tunggu Korban Bertambah”
Disdik Kabupaten Sukabumi Seleksi Ketat Beasiswa Tahfidz 2026, 76 Siswa SD Perebutkan 26 Kuota
‎“Tanda Tangan dari Orang yang Telah Tiada” Gegerkan Sengketa Lahan di Kota Sukabumi
‎Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Kabur, JPU Dinilai Kriminalisasi Kasus dr. Silvi Apriani‎
‎Listrik Padam di Cibadak dan Perumahan Taman Bolo, Warga Mengeluh Aktivitas Terganggu‎
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:53 WIB

Tragedi Sawah di Jampang Kulon Berujung Jerat Hukum, Tujuh Warga Desa Cikaranggeusan Menanti Belas Kasih Keadilan

Kamis, 30 April 2026 - 19:09 WIB

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol. Raydian Kokrosono: 95 Ribu Buruh Siap Bergerak ke Jakarta, Pengamanan May Day Dimaksimalkan

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB

Kemenhaj Sukabumi Matangkan Persiapan Haji 2026, Keberangkatan Dipusatkan di Gedung PLHUT

Kamis, 30 April 2026 - 12:34 WIB

Jalan Karangtengah–Nagrak Rusak Parah Dihantam Truk Proyek Tol, Warga: “Jangan Tunggu Korban Bertambah”

Kamis, 30 April 2026 - 09:49 WIB

Disdik Kabupaten Sukabumi Seleksi Ketat Beasiswa Tahfidz 2026, 76 Siswa SD Perebutkan 26 Kuota

Kamis, 30 April 2026 - 07:52 WIB

‎“Tanda Tangan dari Orang yang Telah Tiada” Gegerkan Sengketa Lahan di Kota Sukabumi

Rabu, 29 April 2026 - 19:11 WIB

‎Kuasa Hukum Sebut Dakwaan Kabur, JPU Dinilai Kriminalisasi Kasus dr. Silvi Apriani‎

Rabu, 29 April 2026 - 18:55 WIB

‎Listrik Padam di Cibadak dan Perumahan Taman Bolo, Warga Mengeluh Aktivitas Terganggu‎

Berita Terbaru