Raya Meninggal Akibat Cacingan, Bupati Sukabumi Tegaskan Pemerintah Tidak Diam

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Kasus tragis meninggalnya Raya, balita berusia tiga tahun asal Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, akibat infeksi cacing kembali menelanjangi rapuhnya sistem pengawasan kesehatan masyarakat miskin.

Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan pemerintah daerah tidak berdiam diri dalam kasus ini. Menurutnya, sejak awal Raya kerap dibawa ke posyandu dan mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Namun, lemahnya pola asuh keluarga serta keterbatasan sumber daya orang tua dianggap memperburuk kondisi sang anak.

“Pemerintah hadir. Bahkan bidan desa dan kader kesehatan rutin memberikan pelayanan. Namun, pola asuh yang salah membuat anak terlantar. Ini harus diluruskan, karena pemerintah daerah tidak pernah menutup mata,” ujar Asep Japar saat ditemui usai melayat keluarga Raya, Selasa (19/8/2025).

Bupati mengaku sudah menginstruksikan seluruh perangkat daerah, mulai dari kecamatan hingga RT/RW, agar lebih serius dalam pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat miskin. “Saya tidak akan segan menindak jika ada perangkat desa atau kecamatan yang abai,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menjelaskan bahwa Raya sebenarnya telah mendapat perhatian sejak bayi. Balita ini pernah masuk kategori garis merah (gizi buruk) dan sempat ditangani dengan pemberian makanan tambahan (PMT) berupa susu dan telur, serta obat cacing.

Baca Juga :  ‎Remaja 16 Tahun Korban Bom Molotov di Cicurug Jalani Operasi, Kondisi Berangsur Membaik

“Awalnya kondisi tubuhnya kurus, lalu setelah 14 bulan sempat membaik. Namun, masalah muncul kembali karena pola pengasuhan. Ketika sakit terakhir, dokter puskesmas sudah menyarankan rujukan ke RS Sekarwangi. Sayangnya keluarga memilih membawa ke RS Bunut lewat jalur relawan, tanpa rujukan resmi,” jelas Agus.

Raya akhirnya dirawat di RS Bunut dalam kondisi kritis. Saat ditangani, dokter mendapati infeksi cacing yang sudah parah. Meski mendapat perawatan darurat, nyawa balita itu tidak tertolong.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Sukabumi. Agus mengakui ada celah dalam pengawasan kesehatan di lapangan, terutama soal kesinambungan pemberian obat cacing dan pemantauan gizi balita.

Baca Juga :  Duel Maut Warga Lansia Lawan King Kobra di Sukabumi, Keduanya Tewas

“Ini bukan semata soal medis, tapi faktor lingkungan, pengasuhan, hingga kesadaran keluarga. Ke depan, kami perkuat kader posyandu agar kasus serupa tidak terulang,” tandasnya.

Kematian Raya memantik sorotan publik. Warganet ramai mempertanyakan fungsi pemerintah dan tenaga kesehatan di tingkat desa, yang dinilai lamban mendeteksi penyakit serius pada anak miskin.

Kini bola tanggung jawab ada di tangan Pemkab Sukabumi: apakah tragedi Raya akan benar-benar menjadi pelajaran, atau sekadar menjadi kasus yang dilupakan setelah sorotan publik mereda.

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih
‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Soroti Kematian Ibu dan Bayi, Sukabumi Jadi Perhatian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Menkes: Jangan Lagi Operasi Jantung ke Malaysia, Layanan Canggih Kini Hadir di Sukabumi

Berita Terbaru