Penemuan Mayat Memicu Kepanikan di Perumahan Saribumi Indah

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan mayat.(ist)

Lokasi penemuan mayat.(ist)

JABARINSIDE.COM, Tangerang | Warga Perumahan Saribumi Indah, RT 005/002 Kampung Binong, digemparkan oleh penemuan mayat seorang pria pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa korban tidak terlihat selama sekitar empat hari terakhir. “Biasanya ada tetangga yang memberi makan, tapi makanan tersebut tidak diambil-ambil,” ujarnya.

Tetangga mengatakan bahwa korban dikenal sebagai pribadi tertutup dan jarang bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Mayoritas warga hanya mengetahui bahwa pria tersebut tinggal sendirian di rumah itu. Identitas lengkap korban belum diketahui hingga sekarang.

Baca Juga :  ‎Gema Sholawat dan Santunan Anak Yatim Meriahkan Tahun Baru Islam di Sukamulya‎

Ketua RT 05/002, Oge, menerima laporan dari warga sekitar perbatasan RT 009/017 yang memperhatikan ketidakmunculan korban beberapa hari terakhir. “Ada warga yang memberikan informasi, dan saya pun melaporkan ke Ketua RW 002 dan 017 untuk izin masuk ke rumah guna memastikan keadaan korban,” ujar Oge.

Oge, bersama warga, Binamas Binong, dan Babinsa Binong, masuk ke rumah korban. “Kami langsung mencium bau menyengat dan menemukan seorang laki-laki telentang di tempat tidur tanpa busana, sudah tak bernyawa,” jelasnya.

Oge memperkirakan usia korban sekitar 60 tahun dan menduga korban telah meninggal beberapa hari sebelumnya. “Saya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Curug, saat ini penyelidikan sedang dilakukan oleh pihak Polsek Curug,” tambah Oge.

Baca Juga :  Tragedi di Bali: Perempuan Muda Asal Bogor Menjadi Korban Pembunuhan

Polsek Curug kini menyelidiki penemuan tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban masih dalam proses verifikasi. Perkembangan lebih lanjut akan diberikan setelah penyelidikan mendalam dari pihak kepolisian.(wld)

Berita Terkait

Kejari Sukabumi Tahan Kades Neglasari Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Terlalu Cepat
Kasus Kematian Anak (Ns) Bergulir ke Senayan, Kapolres Sukabumi Tegaskan Penyidikan Ilmiah di Hadapan Komisi III DPR RI
‎Bayi Laki-laki Ditemukan Tergeletak di Kebun Bambu, Kondisi Masih Hidup
Komisi III DPR RI Minta Pelaku Penganiayaan Nizam Dijerat UU Perlindungan Anak
TRAGEDI MENINGGALNYA NS, BUPATI SUKABUMI ” KEADILAN HARUS DITEGAKKAN “
‎14 Calon Jemaah Umrah Terlantar, Dugaan Travel Bermasalah Dilaporkan ke Polisi‎
Cekcok di Lapo Tuak Berujung Maut, Seorang Pria di Kolang Tewas Dianiaya Temannya
Kasus Kematian Bocah di Sukabumi, Polisi Periksa 16 Saksi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:07 WIB

Kejari Sukabumi Tahan Kades Neglasari Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Terlalu Cepat

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:30 WIB

Kasus Kematian Anak (Ns) Bergulir ke Senayan, Kapolres Sukabumi Tegaskan Penyidikan Ilmiah di Hadapan Komisi III DPR RI

Senin, 2 Maret 2026 - 15:46 WIB

‎Bayi Laki-laki Ditemukan Tergeletak di Kebun Bambu, Kondisi Masih Hidup

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:39 WIB

Komisi III DPR RI Minta Pelaku Penganiayaan Nizam Dijerat UU Perlindungan Anak

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:11 WIB

TRAGEDI MENINGGALNYA NS, BUPATI SUKABUMI ” KEADILAN HARUS DITEGAKKAN “

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:35 WIB

‎14 Calon Jemaah Umrah Terlantar, Dugaan Travel Bermasalah Dilaporkan ke Polisi‎

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:06 WIB

Cekcok di Lapo Tuak Berujung Maut, Seorang Pria di Kolang Tewas Dianiaya Temannya

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:18 WIB

Kasus Kematian Bocah di Sukabumi, Polisi Periksa 16 Saksi

Berita Terbaru