Bupati Sukabumi Sampaikan Duka untuk Keluarga Balita Raya

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Suasana haru menyelimuti pertemuan Bupati Sukabumi, Asep Japar, dengan keluarga kecil almarhumah Raya, balita tiga tahun asal Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, yang meninggal dunia akibat cacingan pada Juli 2025 lalu.

Dalam perjalanan pulang dari Bandung menuju Sukabumi, Senin (18/8) malam, Bupati menyempatkan diri bertemu keluarga Raya di kawasan Cianjur. Pertemuan singkat yang berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB itu juga dihadiri Pemerintah Desa Cianaga serta jajaran Kecamatan Kabandungan yang sedang mendampingi keluarga menuju Bandung untuk bertemu Gubernur Jawa Barat.

“Ini bukan hanya duka keluarga, tapi duka kita semua. Semoga keluarga diberikan kekuatan menghadapi cobaan ini,” ujar Bupati penuh empati.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Asep Japar juga menegaskan pentingnya peran pemerintah desa dalam memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan warga. Menurutnya, desa adalah garda terdepan yang harus tanggap bila ada masalah kesehatan warganya.

“Pemdes harus lebih responsif. Jangan sampai kasus serupa terulang. Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kasus meninggalnya Raya sempat ramai diperbincangkan publik setelah video kondisi tubuh mungilnya yang dipenuhi cacing gelang tersebar luas di media sosial. Rumah Teduh, lembaga sosial yang mendampingi Raya, menyebutkan bocah tersebut sempat dirawat di rumah sakit tanpa jaminan kesehatan karena terkendala dokumen kependudukan. Sayangnya, nyawa Raya tidak tertolong.

Baca Juga :  ‎Serikat Buruh Sukabumi Nilai Proses Penetapan Upah 2026 Terlalu Singkat‎

Raya lahir dari keluarga dengan keterbatasan. Kedua orang tuanya yang mengalami gangguan mental membuat pengasuhan sehari-hari jauh dari layak. Hidup di rumah panggung sederhana dengan lingkungan tak bersih, Raya tumbuh dalam situasi penuh risiko kesehatan.

Menanggapi hal itu, Plt Camat Kabandungan, Budi Andriana, menyebut pemerintah sebenarnya sudah hadir melalui berbagai program, mulai dari pemberian makanan tambahan di posyandu hingga renovasi rumah bersama warga. Namun, keterbatasan kondisi keluarga membuat pengasuhan Raya tidak maksimal.

Baca Juga :  Pelajar SMK Doa Bangsa Sempat Diduga Keracunan MBG, Dinkes Sukabumi Pastikan Kondisi Sudah Pulih

“Intinya pemerintah sudah berupaya, hanya saja kondisi keluarga yang serba terbatas membuat situasi tidak mudah,” jelas Budi.

Bupati Asep Japar memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menekankan, mulai dari perangkat desa hingga layanan kesehatan, harus bekerja lebih serius agar kejadian tragis seperti yang dialami Raya tidak terulang lagi.

Berita Terkait

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Grand Opening Mini Cafe EDAFresh, BUMDes Barokah Sukamaju Diharapkan Jadi Penguat Ekonomi Desa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Berita Terbaru