‎Ratusan Warga Palabuhanratu Geruduk Bandung, Desak SPBU Bagbagan Citarik Diaktifkan Lagi

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | BANDUNG – Gelombang protes dari pesisir selatan Sukabumi merangsek ke ibu kota Jawa Barat. Ratusan warga Palabuhanratu yang terdiri dari nelayan, petani, dan masyarakat umum mendatangi rumah mewah milik mantan Ketua DPRD Jabar, Irfan Suryanagara, di Jalan Setra Duta, Kota Bandung, Rabu (1/10/2025).

‎Tuntutan mereka hanya satu: SPBU Bagbagan-Citarik di Palabuhanratu harus kembali beroperasi.

‎SPBU yang berada di jalur utama Jalan Raya Palabuhanratu KM 55, Desa Jayanti, telah lama ditutup, membuat masyarakat kesulitan mendapatkan bahan bakar. Situasi ini dinilai memukul keras perekonomian, khususnya sektor nelayan dan pertanian.

Baca Juga :  ‎Pemdes Cimanggu Tetapkan APBDes Perubahan 2026, Anggaran Turun Drastis dari Transfer APBN


‎“Kami sangat dirugikan dengan penutupan SPBU ini. Roda ekonomi Palabuhanratu tersendat. Kami menuntut pengaktifan kembali tanpa ditunda,” tegas Kang Opay, koordinator aksi.

‎Bulderi, tokoh masyarakat yang memimpin aksi, mengungkapkan penutupan SPBU ini terkait kasus hukum yang menjerat Irfan dan istrinya, Endang Kusmawaty. Menurutnya, salah satu aset yang diputuskan sebagai obyek pidana adalah SPBU Bagbagan-Citarik.

‎“Kami memegang salinan Putusan Mahkamah Agung Nomor 113 PK/Pid/2025. Putusan itu jelas. Endang divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar. Maka aset SPBU harus segera dikembalikan untuk kepentingan publik,” tegas Bulderi.

Baca Juga :  ‎Ketua PGRI Kabupaten Sukabumi Hadiri Peringatan HGN dan HUT ke-80 PGRI di Cikembar‎

Massa menegaskan bahwa aksi mereka tidak berhenti di Bandung. Jika pemerintah dan aparat hukum tak segera mengeksekusi putusan, warga mengancam akan mengerahkan massa lebih besar.

‎“Kalau tidak segera dikembalikan, kami siap turun lagi dengan jumlah lebih banyak. Ini bukan soal kepentingan pribadi, tapi kepentingan rakyat kecil,” ujar Bulderi lantang.

‎Selain menyoroti SPBU Bagbagan, warga juga menargetkan aset lain yang diduga terlibat kasus, termasuk SPBU Cikidang, Sukabumi.

‎Bulderi menegaskan, perjuangan warga Palabuhanratu murni karena penderitaan masyarakat.
‎“Kami tidak peduli siapa pemiliknya, siapa lawannya. Yang jelas, rakyat menderita karena SPBU ditutup. Itu saja yang kami tuntut,” katanya.

‎Aksi di Bandung pun dipastikan bukan yang terakhir. Warga berjanji terus bergerak hingga fasilitas publik vital seperti SPBU kembali dinikmati masyarakat.

Berita Terkait

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern
KBIHU Diminta Transparan Soal Biaya, Calon Jemaah Haji Sukabumi Harus Paham Hak dan Kewajiban
Pelajar SMA Kalapanunggal Dilaporkan Hilang Sejak 4 September, Polisi Telusuri Jejak Terakhir
Pria Asal Bandung Ditemukan Meninggal di Pabuaran Sukabumi, Sempat Curhat Masalah Rumah Tangga
Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Institusi Pemerintahan Di Lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Tercoreng Ulah Oknum Pejabat Yang Diduga Melakun Pelecehan
Kemenag Sukabumi Perkuat Disiplin dan Komitmen ASN Lewat Pembinaan Pegawai
Kebakaran Limbah Kayu di Tenjojaya Cibadak, Api Sempat Merembet ke Alang-alang
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:27 WIB

BPP Cikembar Perbarui Data RDKK, Dorong Petani Adopsi Pertanian Modern

Senin, 21 September 2026 - 14:55 WIB

KBIHU Diminta Transparan Soal Biaya, Calon Jemaah Haji Sukabumi Harus Paham Hak dan Kewajiban

Senin, 21 September 2026 - 14:23 WIB

Pelajar SMA Kalapanunggal Dilaporkan Hilang Sejak 4 September, Polisi Telusuri Jejak Terakhir

Minggu, 20 September 2026 - 16:07 WIB

Pria Asal Bandung Ditemukan Meninggal di Pabuaran Sukabumi, Sempat Curhat Masalah Rumah Tangga

Sabtu, 19 September 2026 - 16:13 WIB

Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Jumat, 18 September 2026 - 05:54 WIB

Institusi Pemerintahan Di Lingkungan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi Tercoreng Ulah Oknum Pejabat Yang Diduga Melakun Pelecehan

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Kemenag Sukabumi Perkuat Disiplin dan Komitmen ASN Lewat Pembinaan Pegawai

Rabu, 16 September 2026 - 21:56 WIB

Kebakaran Limbah Kayu di Tenjojaya Cibadak, Api Sempat Merembet ke Alang-alang

Berita Terbaru