Asap Tebal di Area Tambang PT Antam Nanggung, Perusahaan Tegaskan Isu Ledakan dan Pekerja Terjebak Hoaks

Kamis, 15 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Bogor — Informasi mengenai musibah kecelakaan di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Laporan awal menyebutkan munculnya asap tebal di wilayah tambang Blok Cepu yang diduga menyebabkan sejumlah pekerja terjebak.


Camat Nanggung, Ae Saepuloh, S.E., M.A., dalam laporan resmi kepada Bupati Bogor melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, menyampaikan bahwa informasi awal diperoleh dari media sosial, warga masyarakat, serta hasil pengecekan hingga ke depan gerbang PT Antam.

Hingga laporan tersebut disusun, kondisi dan jumlah pekerja yang terdampak belum dapat dipastikan.


Pihak Kecamatan Nanggung juga telah melakukan koordinasi dengan PT Antam. Perusahaan menyatakan akan melakukan identifikasi internal karena lokasi kejadian berada di dalam wilayah IUP PT Antam. Sebagai tambahan informasi, lokasi tambang Blok Cepu diketahui berjarak sekitar ±15 kilometer dari Kantor Administrasi PT Antam.


Namun demikian, PT Aneka Tambang Tbk memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar. Perusahaan menegaskan bahwa informasi mengenai adanya ledakan di area tambang serta klaim ratusan pekerja terjebak di dalam tambang adalah tidak benar atau hoaks.

Baca Juga :  ‎Kadis DLH Sukabumi Dorong Investor Penuhi Izin Lingkungan Sebelum Beroperasi‎


“Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan,” ujar Corporate Secretary ANTAM, Andi Wisnu Danandhi, dalam keterangan resminya.


Ia menjelaskan bahwa penanganan tersebut mencakup pengaturan ventilasi serta pengamanan area kerja. Kondisi tersebut dipastikan tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam keadaan aman dan terkendali.

Baca Juga :  Duka Mendalam, Pemkab Sukabumi Kawal Pemulangan Jenazah Pekerja Migran di Korea Selatan


ANTAM juga memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan ANTAM yang terjebak di dalam area tambang.


Lebih lanjut, perusahaan menegaskan komitmennya dalam menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan good mining practice, serta terus berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.


ANTAM mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang.

Berita Terkait

‎TMMD ke-127 Resmi Dibuka, TNI dan Pemkab Sukabumi Satukan Langkah Bangun Desa‎
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, BARAK Gelar Aksi di Kejari Sukabumi, Kejaksaan Berikan Respons
‎Eks Karyawan Aqua Demo Tuntut Pembayaran Penjaminan Kredit 80 Persen yang Tak Kunjung Cair‎
‎Kelompok Tani di Cikembar Terima Bantuan Benih Jagung dari Kementan, Polsek Bantu Pemasaran ke Bulog‎
‎Musyawarah Panas di Desa Tenjo Jaya: Warga dan Petani Desak PT Bogorindo Hentikan Aktivitas Sebelum Kantongi Legalitas
‎KTP WNA Israel Beralamat di Cianjur Dipastikan Palsu, Kemendagri dan Pemda Tegaskan Tak Terdaftar di Sistem Resmi
‎Kadis DLH Sukabumi Dorong Investor Penuhi Izin Lingkungan Sebelum Beroperasi‎
‎Bupati Sukabumi Lantik Pengurus FKUB Periode 2025–2030, Dorong Sinergi dan Kerukunan Antarumat‎
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:24 WIB

‎TMMD ke-127 Resmi Dibuka, TNI dan Pemkab Sukabumi Satukan Langkah Bangun Desa‎

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:08 WIB

Asap Tebal di Area Tambang PT Antam Nanggung, Perusahaan Tegaskan Isu Ledakan dan Pekerja Terjebak Hoaks

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:15 WIB

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, BARAK Gelar Aksi di Kejari Sukabumi, Kejaksaan Berikan Respons

Senin, 24 November 2025 - 14:05 WIB

‎Eks Karyawan Aqua Demo Tuntut Pembayaran Penjaminan Kredit 80 Persen yang Tak Kunjung Cair‎

Sabtu, 1 November 2025 - 18:36 WIB

‎Kelompok Tani di Cikembar Terima Bantuan Benih Jagung dari Kementan, Polsek Bantu Pemasaran ke Bulog‎

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:36 WIB

‎Musyawarah Panas di Desa Tenjo Jaya: Warga dan Petani Desak PT Bogorindo Hentikan Aktivitas Sebelum Kantongi Legalitas

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:35 WIB

‎KTP WNA Israel Beralamat di Cianjur Dipastikan Palsu, Kemendagri dan Pemda Tegaskan Tak Terdaftar di Sistem Resmi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:45 WIB

‎Kadis DLH Sukabumi Dorong Investor Penuhi Izin Lingkungan Sebelum Beroperasi‎

Berita Terbaru