‎Disdik Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dugaan Kekerasan Seksual di SD Warungkiara, Pendampingan Korban Diperkuat‎

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABARINSIDE.COM | CIKEMBAR, sukabumiinside.com – Dugaan kasus kekerasan seksual yang mencuat di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendapat perhatian serius dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi. Selain dilakukan pendalaman internal, kasus tersebut kini juga tengah ditangani aparat penegak hukum.

‎Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menurunkan tim untuk melakukan klarifikasi dan pendalaman informasi di lapangan.

‎“Kemarin kami sudah menugaskan Kasi Kesiswaan untuk melakukan proses pendalaman bersama orang tua, Ketua PGRI, dan pengawas di wilayah tersebut. Hari ini juga kami sudah berkoordinasi dengan TP3A untuk proses pendampingan,” ujar Deden, Kamis (25/6/2026).

‎Menurutnya, penanganan kasus ini dilakukan secara terpadu karena saat ini proses hukum juga sedang berjalan di Polres Sukabumi.

‎“Saat ini masih dalam proses penanganan Polres Sukabumi. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

‎Deden mengakui, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman kekerasan terhadap anak dapat terjadi di berbagai lingkungan, termasuk yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Karena itu, pengawasan dan upaya pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh.

‎Sebagai langkah preventif, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Sekolah Aman dan Nyaman yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda).

‎“Kami sudah membentuk Pokja Aman dan Nyaman di Sekolah. Prinsipnya, perlindungan anak tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, karena kejadian juga bisa terjadi di luar jam belajar,” jelasnya.

‎Ia menegaskan, menciptakan lingkungan yang aman bagi anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pemerintah daerah. Peran orang tua, lingkungan sekitar, pemerintah desa, hingga kecamatan dinilai sangat penting dalam membangun sistem perlindungan yang efektif.

‎“Harus ada sinergi antara pemerintah daerah dan orang tua agar sekolah benar-benar menjadi wilayah yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita,” katanya.

‎Selain itu, Pokja tersebut akan diperkuat melalui kegiatan sosialisasi serta kolaborasi dengan Dewan Pendidikan untuk memperluas pengawasan dan edukasi terkait pencegahan kekerasan terhadap anak.

‎“Ini harus sinergis. Bukan hanya stakeholder pendidikan, tetapi juga peran orang tua, lingkungan, desa, dan kecamatan harus bersama-sama melakukan pengawasan,” tambahnya.

‎Kasus ini menjadi perhatian publik sekaligus peringatan bagi seluruh pihak tentang pentingnya perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Ruang kelas yang seharusnya menjadi tempat aman untuk belajar dan tumbuh kembang anak harus dijaga melalui pengawasan yang ketat, keterlibatan masyarakat, serta respons cepat ketika muncul indikasi pelanggaran terhadap hak-hak anak.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-80 RI di Lapas Warungkiara, 1.059 Warga Binaan Terima Remisi Dasawarsa, 19 Langsung Bebas

Berita Terkait

Sambut 10 Muharram, Kemenhaj Kabupaten Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Gelar Syukuran Sukses Haji 2026
‎Bupati Sukabumi Lepas Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 13/Nanggala Kostrad, Tegaskan Jaga Kehormatan Bangsa di Perbatasan
Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka
‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait
Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Warga Cijulang Gelar Aksi Protes, Tuntut Pengembang Perumahan Penuhi Janji dan Perbaiki Fasilitas Umum
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 di Ujunggenteng
‎Rapat Paripurna DPRD Sukabumi Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Tiga Raperda Inisiatif‎
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:39 WIB

‎Disdik Sukabumi Bergerak Cepat Tangani Dugaan Kekerasan Seksual di SD Warungkiara, Pendampingan Korban Diperkuat‎

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:50 WIB

Sambut 10 Muharram, Kemenhaj Kabupaten Sukabumi Santuni 100 Anak Yatim dan Gelar Syukuran Sukses Haji 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:57 WIB

‎Bupati Sukabumi Lepas Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 13/Nanggala Kostrad, Tegaskan Jaga Kehormatan Bangsa di Perbatasan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12 WIB

Pelarian DpO Taufik Hidayat Kandas di Majalengka

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:15 WIB

‎Dugaan Penelantaran IBU Dan ANAK Berujung Kematian Bayi, Publik Sorot Penanganan Kasus Dan Respons instansi Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27 WIB

Wisatawan Asal Cikidang Diduga Tenggelam di Curug Tilu Kabandungan, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Warga Cijulang Gelar Aksi Protes, Tuntut Pengembang Perumahan Penuhi Janji dan Perbaiki Fasilitas Umum

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Hadiri Puncak Syukuran Nelayan ke-60 di Ujunggenteng

Berita Terbaru