Revitalisasi SDN Lemah Duhur Caringin, Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi— Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 memberikan manfaat bagi SD Negeri Lemah Duhur,kecamatan Caringin,Kabupaten Sukabumi. Program tersebut menyasar rehabilitasi enam ruang kelas, satu ruang UKS, serta lima kamar mandi/WC.Selasa18-08- 2026

Berdasarkan papan informasi kegiatan, bantuan yang diterima sekolah tercatat sebesar Rp894.803.522 bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan pelaksanaan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) selama 120 hari kalender.

Kepala SD Negeri Lemah Duhur, Asep Saepuloh, mengatakan kondisi sejumlah bangunan sekolah sebelum mendapatkan program revitalisasi sudah memprihatinkan. Bahkan, salah satu ruang kelas mengalami kerusakan berat sehingga tidak lagi digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau sebelumnya, terutama ruang kelas tiga, kondisinya hampir roboh. Sudah lama tidak digunakan karena tidak layak. Atapnya juga sudah tidak ada,” ujar Asep.

Baca Juga :  Warga Masyarakat Kecamatan Caringin Keluhkan Kondisi Jalan KabupatenYang Berlubang

Menurutnya, kerusakan tidak hanya terjadi pada bagian atap. Sejumlah kusen bangunan juga disebut telah mengalami pelapukan. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah khawatir terhadap keselamatan siswa dan guru.

Asep menilai rehabilitasi ruang kelas menjadi bagian yang paling dirasakan manfaatnya. Meski pekerjaan masih berlangsung, perubahan kondisi bangunan dinilai mulai memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekolah.

“Sekarang lebih nyaman. Kita tidak was-was seperti sebelumnya, terutama takut bangunan roboh. Guru juga bisa lebih tenang dan fokus mengajar,” katanya.

Selain ruang kelas, perbaikan UKS dan fasilitas kamar mandi/WC juga dinilai penting. Sebelumnya, keterbatasan fasilitas sanitasi membuat siswa harus memanfaatkan fasilitas umum di lingkungan masyarakat.

Asep mengatakan perbaikan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan siswa selama berada di sekolah.

Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan memanfaatkan tempat lain setelah pihak sekolah berkoordinasi dan meminta izin kepada pihak terkait.

Baca Juga :  IDUL ADHA 1447 H: Bupati Sukabumi Tekankan Empati, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial

Dalam pelaksanaannya, P2SP melibatkan unsur komite, masyarakat dan guru. Pihak sekolah juga mengaku terus berkoordinasi dengan pengawas terkait proses pembangunan.

Namun, Asep menegaskan pekerjaan revitalisasi hingga 18 Agustus 2026 masih dalam tahap pelaksanaan, sehingga belum seluruh hasil pekerjaan dapat dinilai secara final.

“Masih berjalan, belum selesai,” ujarnya.

Meski demikian, Asep menyebut masih terdapat kebutuhan sarana pendidikan yang belum dimiliki sekolah, di antaranya ruang perpustakaan, laboratorium pembelajaran serta mebelair.

Atas bantuan tersebut, Asep menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pendidikan.

“Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan sekolah kami. Apalagi sekolah yang berada di daerah terkadang kurang mendapat perhatian. Sekarang kami mendapat perhatian melalui program ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  ‎Ketua Komisi IV DPRD Hadiri Audiensi AHN, Pemerintah Kabupaten Sukabumi Angkat 8.164 Guru Honorer Jadi PPPK Paruh Waktu‎

Ia berharap program peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dapat terus berlanjut, termasuk pemenuhan fasilitas pembelajaran agar proses pendidikan di sekolah semakin optimal.

“Program seperti ini sangat penting karena sangat menunjang proses pembelajaran dan kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan memang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman dan nyaman. Pemerintah juga menempatkan sekolah dengan kerusakan berat sebagai salah satu prioritas revitalisasi tahun 2026.

Di sisi lain, Asep mengajak masyarakat, orang tua dan seluruh warga sekolah ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Sekolah ini bukan milik kepala sekolah atau guru. Ini milik masyarakat. Jadi masyarakat diharapkan ikut menjaga dan merawatnya bersama-sama, anggap sekolah ini milik sendiri,” pungkasnya

Berita Terkait

Yovie Megananda: Narasi Sepihak Bukan Fakta Hukum, Ancaman dan Eksploitasi Anak Harus Diproses
Camat Cikembar Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Sinergi dan Ketahanan Pangan
Semarak HUT RI ke-81, RGPI Kabupaten Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Rajawali Cup 2026
Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih
‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan
Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Revitalisasi SDN Lemah Duhur Caringin, Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Yovie Megananda: Narasi Sepihak Bukan Fakta Hukum, Ancaman dan Eksploitasi Anak Harus Diproses

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Camat Cikembar Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Sinergi dan Ketahanan Pangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di RW 05 Gekbrong Meriah, Warga Kompak Kenakan Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:54 WIB

‎Paspor untuk Wisata, Kemudian Bekerja di Luar Negeri, Efektivitas Profiling Imigrasi Sukabumi Jadi Sorotan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi

Berita Terbaru