Anggaran Terbatas, Penanganan Jalan Rusak di Sukabumi Dilakukan Bertahap

Kamis, 20 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Persoalan jalan rusak masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Luasnya wilayah dan panjang jaringan jalan yang harus ditangani membuat perbaikan infrastruktur tidak bisa dilakukan sekaligus.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menyebut keterbatasan kemampuan anggaran menjadi salah satu faktor yang membuat penanganan jalan harus dilakukan berdasarkan skala prioritas.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, sebelumnya mengungkapkan bahwa kemampuan anggaran yang tersedia saat ini diperkirakan baru mampu menangani sekitar 10 persen dari keseluruhan kebutuhan penanganan jalan rusak.

Kondisi tersebut membuat Dinas PU harus memilah ruas jalan yang dinilai paling mendesak untuk mendapatkan penanganan. Prioritas diberikan terhadap jalan yang memiliki fungsi penting bagi mobilitas masyarakat serta menunjang aktivitas ekonomi antarkawasan.

Selain keterbatasan anggaran, pelaksanaan pekerjaan infrastruktur juga sempat menghadapi tekanan akibat kenaikan harga sejumlah material konstruksi, terutama aspal. Kondisi tersebut turut memengaruhi biaya pekerjaan di lapangan.

Meski demikian, sejumlah pekerjaan perbaikan jalan tetap berjalan. Dinas PU menargetkan pekerjaan reguler yang telah masuk dalam program tahun anggaran 2026 dapat diselesaikan, khususnya pada ruas yang masuk kategori prioritas.

Baca Juga :  Camat Jampangtengah Monitoring Pembangunan Gerai KDMP, Target Rampung Sebelum Triwulan III 2026

Untuk memperluas penanganan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga berupaya mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. Koordinasi telah dilakukan dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Komisi V DPR RI guna menyampaikan kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sukabumi.

Upaya tambahan juga diarahkan melalui Perubahan APBD 2026. Dengan tambahan kemampuan pembiayaan tersebut, diharapkan jumlah ruas jalan yang dapat ditangani bisa lebih banyak.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan turut menjaga ruas jalan yang telah diperbaiki. Pengawasan terhadap kendaraan dengan muatan berlebih serta pemeliharaan drainase menjadi bagian penting agar usia layanan jalan dapat lebih panjang.

Baca Juga :  ‎Puluhan Warga Geruduk Rumah Terduga Pengelola Arisan dan Investasi Bermasalah di Cibadak, Kerugian Diduga Capai Rp1 Miliar‎

Perbaikan Bertahap

Penanganan jalan rusak di Kabupaten Sukabumi pada akhirnya membutuhkan proses bertahap. Dengan kondisi geografis wilayah yang luas, kebutuhan infrastruktur yang besar dan kemampuan keuangan daerah yang terbatas, pemerintah harus menentukan prioritas agar anggaran yang tersedia memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Dinas PU memastikan penanganan infrastruktur akan terus dilanjutkan sesuai kemampuan anggaran dan tingkat urgensi masing-masing ruas jalan.

Berita Terkait

Dinas PU Sukabumi Lakukan Pemeliharaan Berkala Jalan Karang Tengah–Sinagar Nagrak
‎Kebakaran Lahan di Gunungguruh, 2 Hektare Alang-Alang dan Bambu Terbakar‎
‎Narapidana Lapas Warungkiara Diduga Tinggalkan Tempat Asimilasi, Petugas Lakukan Pencarian‎
Syahriahan di Sukamulya Jadi Sarana Pererat Silaturahmi Ulama, Umara dan Masyarakat
Ferry Supriyadi Soroti Warga Cikembar Sulit Dapat Kerja di Tengah Kawasan Industri
Revitalisasi SDN Lemah Duhur Caringin, Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa
Yovie Megananda: Narasi Sepihak Bukan Fakta Hukum, Ancaman dan Eksploitasi Anak Harus Diproses
Camat Cikembar Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Sinergi dan Ketahanan Pangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Anggaran Terbatas, Penanganan Jalan Rusak di Sukabumi Dilakukan Bertahap

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Dinas PU Sukabumi Lakukan Pemeliharaan Berkala Jalan Karang Tengah–Sinagar Nagrak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:21 WIB

‎Kebakaran Lahan di Gunungguruh, 2 Hektare Alang-Alang dan Bambu Terbakar‎

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:58 WIB

‎Narapidana Lapas Warungkiara Diduga Tinggalkan Tempat Asimilasi, Petugas Lakukan Pencarian‎

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Ferry Supriyadi Soroti Warga Cikembar Sulit Dapat Kerja di Tengah Kawasan Industri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Revitalisasi SDN Lemah Duhur Caringin, Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:09 WIB

Yovie Megananda: Narasi Sepihak Bukan Fakta Hukum, Ancaman dan Eksploitasi Anak Harus Diproses

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Camat Cikembar Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Sinergi dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru