JABARINSIDE.COM | Bogor — Informasi mengenai musibah kecelakaan di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Laporan awal menyebutkan munculnya asap tebal di wilayah tambang Blok Cepu yang diduga menyebabkan sejumlah pekerja terjebak.
Camat Nanggung, Ae Saepuloh, S.E., M.A., dalam laporan resmi kepada Bupati Bogor melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, menyampaikan bahwa informasi awal diperoleh dari media sosial, warga masyarakat, serta hasil pengecekan hingga ke depan gerbang PT Antam.
Hingga laporan tersebut disusun, kondisi dan jumlah pekerja yang terdampak belum dapat dipastikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak Kecamatan Nanggung juga telah melakukan koordinasi dengan PT Antam. Perusahaan menyatakan akan melakukan identifikasi internal karena lokasi kejadian berada di dalam wilayah IUP PT Antam. Sebagai tambahan informasi, lokasi tambang Blok Cepu diketahui berjarak sekitar ±15 kilometer dari Kantor Administrasi PT Antam.
Namun demikian, PT Aneka Tambang Tbk memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar. Perusahaan menegaskan bahwa informasi mengenai adanya ledakan di area tambang serta klaim ratusan pekerja terjebak di dalam tambang adalah tidak benar atau hoaks.
“Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan,” ujar Corporate Secretary ANTAM, Andi Wisnu Danandhi, dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan bahwa penanganan tersebut mencakup pengaturan ventilasi serta pengamanan area kerja. Kondisi tersebut dipastikan tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam keadaan aman dan terkendali.
ANTAM juga memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan ANTAM yang terjebak di dalam area tambang.
Lebih lanjut, perusahaan menegaskan komitmennya dalam menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan good mining practice, serta terus berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
ANTAM mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang.















