JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang pada Rabu siang (4/3/2026) menyebabkan pohon tumbang di ruas jalan nasional, tepatnya di Kampung Cikembang, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dari arah Cibadak menuju Palabuhanratu maupun sebaliknya. Badan jalan tertutup sebagian sehingga kendaraan harus melintas secara bergantian dengan sistem buka tutup.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu pengendara sepeda motor sempat tertimpa pohon di Kampung Cikembang RT 05 RW 03, Desa Sukamulya. Pengendara dilaporkan selamat, meski sepeda motornya mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar, Sudarmat, menjelaskan bahwa hujan sebenarnya sudah turun sejak subuh dengan intensitas ringan.
“Dari pagi sampai menjelang siang hujan masih normal. Tapi sekitar pukul 12.00 WIB lebih, hujan semakin deras dan disertai angin kencang. Akibatnya ada beberapa kejadian pohon tumbang di wilayah Cikembar,” ujarnya.
Ia menambahkan, laporan kejadian diterima dari pihak PLN karena lokasi pohon tumbang berada tepat di depan kantor PLN setempat. Mendapat informasi tersebut, Sudarmat bersama Satgas BPBD Kabupaten Sukabumi dan unsur terkait langsung bergerak ke lokasi.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan gergaji mesin untuk memotong batang pohon yang melintang di jalan. Dalam waktu kurang dari satu jam, material pohon berhasil disingkirkan dan arus lalu lintas kembali normal.
“Waktu evakuasi lalu lintas sempat tersendat karena kami terapkan sistem buka tutup satu arah. Kalau tidak begitu, kemacetan bisa lebih parah. Alhamdulillah sekarang sudah lancar kembali,” jelasnya.
Sudarmat juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara roda dua maupun roda empat, agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras disertai angin kencang.
“Kami mengingatkan warga, terutama di wilayah Cikembar hingga Cibadak yang banyak ditumbuhi pohon mahoni di pinggir jalan, jika hujan dan angin kencang sebaiknya menepi dan berhenti dulu demi keselamatan,” pungkasnya.















