Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM |Sukabumi, 11 April 2026 — Polemik proyek pembangunan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) di wilayah Sukabumi mencuat ke permukaan. Seorang kontraktor lokal mengambil langkah tegas dengan menyegel area gedung pada Sabtu (11/4), sebagai bentuk protes atas pembayaran pekerjaan yang belum diselesaikan.

Aksi penyegelan itu berdampak langsung pada aktivitas di lokasi proyek. Sejumlah kegiatan dihentikan sementara setelah kontraktor mengaku tak lagi mendapat kepastian terkait pelunasan pekerjaan paving blok yang telah rampung dikerjakan.

Baca Juga :  ‎Warga Tenjojaya Desak Penanganan Dampak Lingkungan Akibat Pembangunan Camping Ground‎

Menurut penuturannya, upaya penagihan yang dilakukan selama ini justru berujung pada kebingungan. Ia mengaku kerap diarahkan ke pihak berbeda tanpa kejelasan tanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap kali saya menagih, selalu dilempar ke pihak lain. Dari kontraktor ke MUI, lalu kembali lagi ke kontraktor. Tidak pernah ada titik terang,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya telah diselesaikan sepenuhnya. Namun, pembayaran yang diterima baru sebagian kecil. Dari total nilai pekerjaan, sekitar Rp165 juta disebut masih tertunggak.

Baca Juga :  ‎Ketua Baznas Sukabumi Hadiri Khatam Qubro KTT Cikembar, Dorong Syiar Islam dan Literasi Al-Qur’an‎

Situasi semakin membingungkan setelah ia mengetahui adanya pergantian kontraktor dalam proyek tersebut. Proyek pembangunan Gedung MUI disebut telah diambil alih dari kontraktor sebelumnya, PT Sayaka Berkah Utama, kepada pihak lain yang ditunjuk. Namun, identitas kontraktor baru itu belum diketahui secara pasti.

Di sisi lain, ia menyayangkan proyek tetap berjalan untuk pekerjaan lain seperti plafon, instalasi listrik, aluminium, hingga pengecatan, sementara kewajiban terhadap dirinya belum dipenuhi.

Baca Juga :  ‎Banjir dan Longsor Terjang Parakansalak Sukabumi, 44 Jiwa Terdampak‎

“Pekerjaan lain terus berjalan, tapi hak saya yang sudah selesai justru belum dibayarkan. Ini yang saya anggap tidak adil,” tegasnya.

Kontraktor tersebut memastikan penyegelan akan tetap diberlakukan sampai ada kejelasan dan itikad baik dari pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak MUI maupun kontraktor pelaksana terkait polemik tersebut.

Reporter:

Berita Terkait

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran
‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita
PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI
Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman
‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎
Bekali Calon Pengantin Menuju Keluarga Sakinah, 27 Pasangan Ikuti Binwin di KUA Cikembar
Bupati Sukabumi Terbitkan Surat Edaran, Perang Terhadap Narkoba Diperketat hingga Tingkat Desa
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:39 WIB

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 19:55 WIB

Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran

Kamis, 9 April 2026 - 16:53 WIB

‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita

Kamis, 9 April 2026 - 16:45 WIB

PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI

Kamis, 9 April 2026 - 16:12 WIB

‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎

Kamis, 9 April 2026 - 16:04 WIB

Bekali Calon Pengantin Menuju Keluarga Sakinah, 27 Pasangan Ikuti Binwin di KUA Cikembar

Kamis, 9 April 2026 - 13:33 WIB

Bupati Sukabumi Terbitkan Surat Edaran, Perang Terhadap Narkoba Diperketat hingga Tingkat Desa

Berita Terbaru

Jabar Update

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:37 WIB