Komisi IV DPRD Sukabumi Tindaklanjuti Aduan Insentif Guru PAUD, Dorong Digitalisasi Sistem

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menindaklanjuti surat permohonan audiensi dari LSM Gapura terkait persoalan insentif guru PAUD. Pertemuan yang digelar bersama Dinas Pendidikan, organisasi profesi, dan perwakilan teknis itu mengungkap sejumlah temuan krusial, mulai dari ketidaksesuaian data hingga indikasi human error dalam proses pencairan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menjelaskan bahwa persoalan utama terletak pada proses rekonsiliasi data yang belum sepenuhnya sinkron. Perbedaan kategori kualifikasi pendidikan guru—mulai dari lulusan S1 linier PAUD, S1 non-linier, hingga lulusan SMA—berdampak pada besaran insentif yang diterima.

Baca Juga :  ‎Pengaspalan Hotmix Jalan Tenjojaya Ditutup Sementara, Pengendara Diimbau Gunakan Jalur Alternatif‎

“Memang ada beberapa data yang belum sinkron dan saat ini sedang kami lakukan rekonsiliasi ulang. Termasuk ada 95 guru yang belum menerima insentif karena rekeningnya tidak aktif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pihak dinas mengapresiasi masukan dari LSM Gapura sebagai bahan evaluasi. Ke depan, verifikasi dan validasi data akan diperketat, sekaligus memperkuat pengawasan agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Ferry Supriyadi, menegaskan bahwa pihaknya menemukan adanya kekurangan maupun kelebihan pembayaran insentif akibat kesalahan teknis.

Baca Juga :  ‎Truk Bermuatan Keramik Gagal Menanjak di Pertigaan Cibadak, Hantam Pagar dan Depan Toko Warga‎

“Dari hasil audiensi, diakui ada human error dalam proses penginputan dan rekonsiliasi data. Ini tidak boleh terjadi lagi, apalagi jumlah guru PAUD mencapai ribuan dan selama ini masih dikelola secara manual,” tegasnya.

Menurut Ferry, Komisi IV akan mendorong penerapan sistem digital dalam pengelolaan data insentif guna meminimalisir kesalahan. Dengan jumlah lebih dari 8.000 guru PAUD dan ribuan lainnya yang harus direkonsiliasi, sistem manual dinilai sangat rentan terhadap kekeliruan.

Selain itu, DPRD juga memastikan bahwa kekurangan pembayaran insentif yang terjadi dalam periode triwulan sebelumnya—bahkan hingga tiga bulan—akan segera diselesaikan oleh Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  Tragedi di Bali: Perempuan Muda Asal Bogor Menjadi Korban Pembunuhan

“Yang kurang akan dibayarkan. Kami pastikan tidak ada guru yang dirugikan,” tambahnya.

Audiensi ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan guru PAUD yang selama ini dinilai masih belum memadai. Komisi IV berkomitmen untuk terus mengawal program insentif agar berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Dengan langkah evaluasi menyeluruh serta rencana digitalisasi sistem, diharapkan pengelolaan insentif guru PAUD di Kabupaten Sukabumi ke depan menjadi lebih akurat dan bebas dari kesalahan administratif.

Berita Terkait

‎Dapur SPPG Disuspend, Proses Hukum Dipercepat: Sengketa Lahan MBG Pamuruyan Memanas
LSM Gapura RI Desak Perbaikan Insentif Guru PAUD, Komisi IV DPRD Sukabumi Siap Turun Tangan
HKB, BUPATI” KESELAMATAN ADALAH HARGA TERTINGGI JADIKAN KESIAPSIAGAAN BUDAYA SEHARI HARI”
RSUD Sekarwangi Gaungkan Semangat Hari Bumi: Bersih Lingkungan, Perkuat Pelayanan dan Sentuhan Humanis
MGMP Matematika SMA se-Kabupaten Sukabumi Digelar di SMAN 1 Cikembar, Dorong Profesionalisme Guru
Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun
Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Dipertanyakan, Keluarga Pasien Datangi Pihak Manajemen
Tim Monev Kecamatan Cikembar Tinjau Pengelolaan BUMDes Sukamulya, Soroti Administrasi dan Inovasi Usaha
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 21:35 WIB

Komisi IV DPRD Sukabumi Tindaklanjuti Aduan Insentif Guru PAUD, Dorong Digitalisasi Sistem

Kamis, 23 April 2026 - 18:33 WIB

‎Dapur SPPG Disuspend, Proses Hukum Dipercepat: Sengketa Lahan MBG Pamuruyan Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:13 WIB

LSM Gapura RI Desak Perbaikan Insentif Guru PAUD, Komisi IV DPRD Sukabumi Siap Turun Tangan

Kamis, 23 April 2026 - 11:12 WIB

HKB, BUPATI” KESELAMATAN ADALAH HARGA TERTINGGI JADIKAN KESIAPSIAGAAN BUDAYA SEHARI HARI”

Rabu, 22 April 2026 - 14:00 WIB

RSUD Sekarwangi Gaungkan Semangat Hari Bumi: Bersih Lingkungan, Perkuat Pelayanan dan Sentuhan Humanis

Rabu, 22 April 2026 - 11:41 WIB

MGMP Matematika SMA se-Kabupaten Sukabumi Digelar di SMAN 1 Cikembar, Dorong Profesionalisme Guru

Rabu, 22 April 2026 - 10:37 WIB

Ibu Korban Tolak Uang Damai, Tarilah Desak Lanjutkan Kasus Kecelakaan yang Menewaskan Ainun

Selasa, 21 April 2026 - 20:49 WIB

Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Dipertanyakan, Keluarga Pasien Datangi Pihak Manajemen

Berita Terbaru