JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Bupati Sukabumi, Asep Japar, secara resmi melepas keberangkatan personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Malaysia dari Yon Armed 13/Nanggala Kostrad yang akan menjalankan tugas negara menjaga wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat patriotisme dengan dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga para prajurit.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang tinggi kepada seluruh personel yang mendapat amanah untuk menjaga kedaulatan negara di garis terdepan perbatasan.
”Tugas yang saudara emban merupakan kehormatan sekaligus amanah besar dari negara. Jalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi,” ujar Asep Japar.
Menurutnya, keberadaan prajurit di wilayah perbatasan tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan negara, tetapi juga menjadi pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat.

Karena itu, ia berpesan agar seluruh personel Satgas mampu membangun komunikasi yang baik dengan warga setempat serta menjadi bagian dari solusi dalam berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
”Kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menjadi teladan di wilayah penugasan,” katanya.
Asep Japar juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik satuan, institusi TNI, dan Kabupaten Sukabumi selama menjalankan tugas. Ia menegaskan agar seluruh personel mematuhi hukum dan aturan yang berlaku serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng kehormatan institusi.
”Utamakan faktor keamanan dan keselamatan, baik personel maupun material. Disiplin adalah kunci keberhasilan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.
Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, dan solidaritas antar prajurit. Menurutnya, kebersamaan dan semangat saling mendukung menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan selama bertugas di daerah perbatasan.
”Kekompakan adalah kekuatan. Jaga solidaritas, saling membantu, dan saling menguatkan agar seluruh tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh keberhasilan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Asep Japar juga menyampaikan pesan khusus kepada keluarga para prajurit yang ditinggalkan. Ia meminta keluarga untuk terus memberikan doa, dukungan, dan semangat sebagai sumber kekuatan bagi anggota keluarga yang sedang mengemban tugas negara.
”Dukungan keluarga merupakan energi yang sangat penting bagi prajurit dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa keberhasilan Satgas Pamtas tidak hanya diukur dari aspek keamanan semata, tetapi juga dari kemampuan menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah penugasan.
Ia berharap seluruh personel dapat menjadi duta bangsa yang mampu menjaga keharmonisan serta membangun hubungan baik dengan masyarakat di wilayah perbatasan.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama seluruh masyarakat, lanjutnya, senantiasa mendoakan agar seluruh personel Satgas Pamtas RI–Malaysia Yon Armed 13/Nanggala Kostrad diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas negara.
”Kami yakin saudara-saudara akan kembali ke Kabupaten Sukabumi dengan membawa prestasi, kehormatan, dan kebanggaan bagi bangsa, negara, serta daerah yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Asep Japar kembali memberikan motivasi kepada seluruh personel agar terus menjaga semangat pengabdian dan patriotisme dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan.
”Terus kibarkan semangat pengabdian di tapal batas negeri. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kemudahan, dan keselamatan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.
Redaksi | Jabarinside.com















