JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Program penyediaan air minum melalui sarana Pamsimas di Kampung Gudang, RT 04/RW 06, Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian warga.
Sarana yang dibangun dengan tujuan menyediakan kebutuhan air bagi masyarakat tersebut disebut sempat dimanfaatkan, namun kini aliran air tidak lagi berjalan optimal.
Di lokasi terlihat bangunan sarana air minum bertuliskan “DAK Air Minum Tahun 2025”, berikut instalasi perpipaan dan meter air.
Persoalan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: mengapa fasilitas air minum yang sudah dibangun justru tidak mampu menyediakan air secara berkelanjutan?
Kepala Dusun (Kadus) wilayah Kampung Gudang, Ade Ryanto, membenarkan adanya keluhan masyarakat mengenai kondisi sarana Pamsimas tersebut.

Menurut Ade Ryanto, fasilitas tersebut memang pernah mengalirkan air. Namun, kondisi aliran kemudian tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Memang ada laporan dari warga terkait air yang tidak mengalir. Kondisinya seperti itu,” ujar Ade Ryanto. (Rabu 26-08-2026)
Kondisi tersebut membuat warga berharap pemerintah desa dan instansi terkait tidak hanya melihat keberadaan bangunan, tetapi juga memastikan seluruh sistemnya benar-benar berfungsi. Sarana Pamsimas tersebut sempat dimanfaatkan selama kurang lebih dua bulan.
“Kalau tidak salah cuma dua bulan. Setelah itu sudah tidak ada lagi. Kalau pun ada, pagi cuma sekali, sebentar. Paling kebagian satu ember satu rumah,” kata Ade Ryanto
Keterangan tersebut menjadi salah satu alasan warga meminta dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap sumber air dan jaringan distribusi.
Selain persoalan aliran air, warga juga mempertanyakan pengerjaan sumber air atau sumur bor.
Ade Ryanto menyampaikan bahwa dirinya memperoleh informasi dari pihak yang pernah terlibat dalam pekerjaan bahwa kedalaman pengeboran diduga disebut sekitar 30 meter.
Sementara itu, di tengah warga beredar informasi mengenai rencana kedalaman pengeboran sekitar 70 meter.
“Informasinya dari yang kerja, sekitar 30 meter,” kata Ade Ryanto.
Namun, informasi mengenai kedalaman tersebut belum dapat disimpulkan sebagai ketidaksesuaian pekerjaan. Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaan terhadap RAB, gambar teknis, kontrak atau dokumen pekerjaan serta realisasi di lapangan.
Jabarinside.com juga belum memperoleh keterangan resmi mengenai apakah angka 70 meter tersebut memang merupakan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam dokumen pekerjaan.
Besarnya nilai pembangunan membuat masyarakat berharap sarana yang telah dibangun dapat memberikan manfaat secara maksimal dan berkelanjutan.
Namun, angka tersebut juga masih perlu dikonfirmasi melalui dokumen resmi agar tidak terjadi kekeliruan mengenai nilai pekerjaan, sumber anggaran maupun komponen pembiayaannya.
Karena itu, persoalan ini bukan semata-mata soal ada atau tidaknya bangunan, melainkan sejauh mana fasilitas yang dibangun mampu memberikan manfaat sesuai tujuan program.
Warga berharap pemerintah desa bersama instansi yang berwenang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Mulai dari sumber air, kedalaman sumur bor, kapasitas pompa, jaringan perpipaan, meter air, debit air hingga sistem distribusi ke rumah-rumah warga.
Jika seluruh spesifikasi dan pekerjaan ternyata telah sesuai, masyarakat tentu membutuhkan penjelasan mengenai penyebab air tidak lagi mengalir optimal.
Sebaliknya, apabila ditemukan adanya persoalan dalam pelaksanaan, masyarakat berharap segera dilakukan perbaikan sesuai ketentuan.
Sebab, program penyediaan air minum seharusnya tidak berhenti pada berdirinya bangunan dan terpasangnya pipa. Ukuran keberhasilannya adalah ketika masyarakat benar-benar mendapatkan air dan dapat memanfaatkannya secara berkelanjutan.
Hingga berita ini diterbitkan, Jabarinside.com masih berupaya meminta konfirmasi kepada pemerintah desa, pihak pelaksana pekerjaan/subkontraktor serta instansi terkait mengenai nilai anggaran, RAB, kedalaman sumur bor, spesifikasi pekerjaan, sumber air dan penyebab aliran air tidak lagi optimal.
Berita ini merupakan bagian dari upaya meminta penjelasan atas keluhan masyarakat. Jabarinside.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT















