Revitalisasi SDN Cicohag Capai Babak Baru, Sekolah Targetkan Lingkungan Belajar Lebih Aman Dan Berkualitas

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM|Sukabumi – SD Negeri Cicohag, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, tengah melaksanakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp1.400.751.607 yang bersumber dari APBN melalui Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kepala SDN Cicohag, Asep Agus Permana, mengatakan program tersebut menjadi angin segar bagi sekolah setelah bertahun-tahun menghadapi kondisi bangunan yang dinilai sudah tidak layak.

“Bagi sekolah tentunya sangat senang sekali. Nantinya murid-murid dan guru bisa lebih tenang dalam proses belajar mengajar. Untuk masyarakat juga mudah-mudahan semakin banyak yang menyekolahkan anaknya ke SDN Cicohag,” ujarnya saat diwawancarai, jum’at (1/8/26).

Menurutnya, sebelum memperoleh program revitalisasi, sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan cukup serius. Plafon beberapa ruang kelas sudah rusak, atap mengalami kebocoran, dan salah satu bangunan lama masih menggunakan konstruksi yang dinilai sudah tidak memadai.

“Bahkan pernah terjadi plafon ambruk saat malam hari ketika hujan. Untungnya tidak ada aktivitas belajar sehingga tidak menimbulkan korban,” katanya.

Program revitalisasi tersebut meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, satu ruang perpustakaan, satu ruang guru, dan satu unit toilet.

Usai pekerjaan selesai, pihak sekolah berencana mengusulkan pembangunan lanjutan berupa pagar keliling sekolah serta pemanfaatan lahan bekas rumah dinas setelah proses penghapusan aset selesai.

Baca Juga :  ‎Gebyar Muharam 1448 H Semarakkan Desa Tanjungsari, Ribuan Warga Antusias Ikuti Santunan hingga Pawai Obor

“Kami berharap nanti bisa dibangun pagar supaya lingkungan sekolah lebih aman dan steril. Selain itu, lahan bekas rumah dinas yang sedang diusulkan penghapusan asetnya bisa dimanfaatkan untuk pengembangan sekolah,” jelasnya.

Terkait pelaksanaan proyek, Asep menyebut seluruh pengadaan material mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan dilakukan melalui sistem SIPLah sesuai ketentuan.

“Belanja harus sesuai RAB dan melalui SIPLah. Untuk material seperti baja ringan juga harus memenuhi standar SNI,” katanya.

Ia menambahkan, progres pekerjaan dilaporkan secara berkala melalui konsultan pengawas dan operator kepada pihak kementerian.
Meski demikian, pelaksanaan proyek tidak lepas dari kendala. Salah satunya adalah kesulitan memperoleh pasokan air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan.

Baca Juga :  ‎Polres Sukabumi Siapkan 250 Personel untuk Amankan Kunjungan Gubernur Jawa Barat‎

“Awalnya kami mencoba bekerja sama dengan warga sekitar, tetapi pasokan air tidak mencukupi. Akhirnya kami sepakat menggunakan suplai air dari PDAM agar pekerjaan tetap berjalan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan revitalisasi, kata Asep, masyarakat sekitar juga dilibatkan sebagai tenaga kerja sesuai kebutuhan, sementara tenaga ahli disesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan.

Ia berharap revitalisasi ini mampu meningkatkan kenyamanan belajar, mendorong prestasi siswa, dan menambah kepercayaan masyarakat terhadap SDN Cicohag.

“Mudah-mudahan setelah bangunan selesai, sekolah semakin maju, siswa bertambah, prestasi meningkat, dan seluruh warga sekolah merasa lebih nyaman dalam proses belajar mengajar,” pungkasnya.

Rab

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan
Program Revitalisasi”Deni Martiana”Fasilitas Menjadi Pondasi Utama Agar Mutu Pendidikan Dapat Terjaga Dengan Baik
Tongkat Estafet Kepemimpinan Polres Sukabumi Resmi Beralih, AKBP Benny Cahyadi Siap Lanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat
Kemendagri Dorong Pemberdayaan Ormas di Sukabumi, Media Disebut Punya Peran Strategis Kawal Program Prioritas Nasional
Diduga Gizi Buruk, Balita Asal Bojongkembar Dirawat di RSUD Sekarwangi, Pemcam Buka Suara
39 Siswa SDN Bojongkoneng Diduga Alami Keracunan, Dinkes Sukabumi Lakukan Penyelidikan
‎ESDM Tutup Tiga Titik Tambang Batu Hijau Diduga Ilegal di Cikembar, Aktivitas Disebut Cemari Sungai Cibojong‎
FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bupati Sukabumi Sambut Kapolres Baru, Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kondusivitas dan Percepat Pembangunan

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:27 WIB

Revitalisasi SDN Cicohag Capai Babak Baru, Sekolah Targetkan Lingkungan Belajar Lebih Aman Dan Berkualitas

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:52 WIB

Program Revitalisasi”Deni Martiana”Fasilitas Menjadi Pondasi Utama Agar Mutu Pendidikan Dapat Terjaga Dengan Baik

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:41 WIB

Kemendagri Dorong Pemberdayaan Ormas di Sukabumi, Media Disebut Punya Peran Strategis Kawal Program Prioritas Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:10 WIB

Diduga Gizi Buruk, Balita Asal Bojongkembar Dirawat di RSUD Sekarwangi, Pemcam Buka Suara

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:29 WIB

39 Siswa SDN Bojongkoneng Diduga Alami Keracunan, Dinkes Sukabumi Lakukan Penyelidikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:35 WIB

‎ESDM Tutup Tiga Titik Tambang Batu Hijau Diduga Ilegal di Cikembar, Aktivitas Disebut Cemari Sungai Cibojong‎

Senin, 27 Juli 2026 - 16:06 WIB

FGSB Desak Percepatan Pemulangan Jenazah WNI Asal Sukabumi dari Jeddah, Temui Sekda Kota Sukabumi

Berita Terbaru