Tim Peneliti TNI AD Kaji Dampak Sosial Jembatan Garuda Suci di Cikembar

Senin, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Tim peneliti dari TNI Angkatan Darat bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melakukan pengumpulan data untuk menganalisis dampak sosial pembangunan Jembatan Garuda Suci di Kampung Sukasari, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.11 WIB tersebut merupakan bagian dari penelitian terhadap program unggulan TNI AD di bidang teritorial, khususnya pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danramil 0708/Cikembar Kapten Inf Yuliadi dan dihadiri sekitar 30 orang, termasuk Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., serta Letkol Inf Muhiyat Muhamad Sudaya dari Dislitbang TNI AD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir perwakilan Dewan Ekonomi Nasional, Hafis Arlyanto dan Ridho Saputra, Pasiter Kodim 0607/Kota Sukabumi Kapten Cba Ahmad Saepudin, Kapolsek Cikembar Iptu Yadi Suryadi, S.H., M.Si., jajaran Kecamatan Cikembar, pemerintah Desa Cikembar, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, kepala kedusunan, serta para ketua RT dan RW.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78, Polres Sukabumi Kota Gelar Kejuaraan MMA Amatir Kapolres Cup 2024

Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Muhiyat Muhamad Sudaya menjelaskan bahwa tim mendapat tugas untuk mengumpulkan data terkait dampak pembangunan sejumlah program unggulan TNI AD.

Menurutnya, pembangunan jembatan dan sarana pendukung lainnya tidak hanya dilihat dari sisi fisik, tetapi juga perlu diketahui manfaatnya setelah digunakan oleh masyarakat.

“Lokasi ini setelah pembangunan, apa saja manfaat yang dirasakan masyarakat dari pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kedusunan,” ujar Muhiyat dalam penyampaian kegiatan.

Sementara itu, Ridho Saputra dari Dewan Ekonomi Nasional mengatakan, pengumpulan data dilakukan untuk mengetahui dampak pembangunan jembatan terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  39 Siswa SDN Bojongkoneng Diduga Alami Keracunan, Dinkes Sukabumi Lakukan Penyelidikan

Aspek yang menjadi perhatian antara lain roda perekonomian, kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas pelaku UMKM.

Jembatan tersebut dinilai memiliki peran penting karena menghubungkan dua wilayah, yakni Kampung Sukasari dan Kampung Cikate. Keberadaannya diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja maupun menjalankan kegiatan ekonomi.

“Dampak setelah pembangunan, bagaimana terhadap roda ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Termasuk bagi pelaku UMKM, apakah akses menuju tempat kerja atau lokasi usaha menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Dalam penelitian tersebut, tim juga melakukan pengumpulan data melalui pengisian kuesioner dan wawancara dengan sejumlah unsur masyarakat yang menggunakan jembatan.

Baca Juga :  Rumah Ludes Terbakar, Jahid Warga Cikembar Berharap Segera Punya Tempat Tinggal Kembali

Pengumpulan informasi dilakukan untuk mengetahui dampak positif maupun negatif pembangunan jembatan, khususnya pada sektor kesehatan, sosial ekonomi, pendidikan dan UMKM.

Selain wawancara, tim peneliti juga meninjau langsung kondisi Jembatan Garuda Suci yang memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 3 meter.

Jembatan tersebut menjadi penghubung antara Kampung Sukasari dan Kampung Cikate, Desa Cikembar, sehingga masyarakat dari kedua wilayah dapat memiliki akses yang lebih mudah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Hasil pengumpulan data tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi terhadap manfaat program unggulan TNI AD di bidang teritorial sekaligus sebagai masukan untuk peningkatan pelaksanaan program di masa mendatang.

Kegiatan penelitian dan peninjauan lokasi selesai sekitar pukul 11.25 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan tertib.

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan
IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran
‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎
Disdik Sukabumi Tegaskan Komitmen Benahi Tata Kelola Pendidikan dan Perlindungan Anak
Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Tugu Selamat Datang Warungkiara Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon dan Gerbang Wisata
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
Sekar Budaya HJKS ke-156, Bupati Ajak Semua Bersinergi dan Gotong Royong Bangun Sukabumi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:40 WIB

Tim Peneliti TNI AD Kaji Dampak Sosial Jembatan Garuda Suci di Cikembar

Minggu, 27 September 2026 - 15:20 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai dan Senam Sehat HJKS ke-156 di Jampangtengah, Doorprize Kambing Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 06:54 WIB

IJTI Award 2026, Pemkab Sukabumi Raih Apresiasi, Wabup Andreas Dorong Pers Tetap Kawal Kebenaran

Kamis, 24 September 2026 - 17:45 WIB

‎Kades Sukamulya Buka Suara soal Polemik Tanah Desa: “Kalau Tanah Desa, Harus Ada Suratnya”‎

Selasa, 22 September 2026 - 15:25 WIB

Disdik Sukabumi Tegaskan Komitmen Benahi Tata Kelola Pendidikan dan Perlindungan Anak

Sabtu, 19 September 2026 - 16:13 WIB

Festival Bonsai Jampangtengah Dibuka, Bupati Sukabumi Dorong Bonsai Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 12 September 2026 - 11:39 WIB

Tugu Selamat Datang Warungkiara Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon dan Gerbang Wisata

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Berita Terbaru