JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Tim peneliti dari TNI Angkatan Darat bersama Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melakukan pengumpulan data untuk menganalisis dampak sosial pembangunan Jembatan Garuda Suci di Kampung Sukasari, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.11 WIB tersebut merupakan bagian dari penelitian terhadap program unggulan TNI AD di bidang teritorial, khususnya pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danramil 0708/Cikembar Kapten Inf Yuliadi dan dihadiri sekitar 30 orang, termasuk Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., serta Letkol Inf Muhiyat Muhamad Sudaya dari Dislitbang TNI AD.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir perwakilan Dewan Ekonomi Nasional, Hafis Arlyanto dan Ridho Saputra, Pasiter Kodim 0607/Kota Sukabumi Kapten Cba Ahmad Saepudin, Kapolsek Cikembar Iptu Yadi Suryadi, S.H., M.Si., jajaran Kecamatan Cikembar, pemerintah Desa Cikembar, tenaga pendidik, tokoh masyarakat, kepala kedusunan, serta para ketua RT dan RW.

Dalam kegiatan tersebut, Letkol Inf Muhiyat Muhamad Sudaya menjelaskan bahwa tim mendapat tugas untuk mengumpulkan data terkait dampak pembangunan sejumlah program unggulan TNI AD.
Menurutnya, pembangunan jembatan dan sarana pendukung lainnya tidak hanya dilihat dari sisi fisik, tetapi juga perlu diketahui manfaatnya setelah digunakan oleh masyarakat.
“Lokasi ini setelah pembangunan, apa saja manfaat yang dirasakan masyarakat dari pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kedusunan,” ujar Muhiyat dalam penyampaian kegiatan.
Sementara itu, Ridho Saputra dari Dewan Ekonomi Nasional mengatakan, pengumpulan data dilakukan untuk mengetahui dampak pembangunan jembatan terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Aspek yang menjadi perhatian antara lain roda perekonomian, kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas pelaku UMKM.
Jembatan tersebut dinilai memiliki peran penting karena menghubungkan dua wilayah, yakni Kampung Sukasari dan Kampung Cikate. Keberadaannya diharapkan dapat mempersingkat waktu tempuh masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja maupun menjalankan kegiatan ekonomi.
“Dampak setelah pembangunan, bagaimana terhadap roda ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Termasuk bagi pelaku UMKM, apakah akses menuju tempat kerja atau lokasi usaha menjadi lebih mudah,” jelasnya.
Dalam penelitian tersebut, tim juga melakukan pengumpulan data melalui pengisian kuesioner dan wawancara dengan sejumlah unsur masyarakat yang menggunakan jembatan.
Pengumpulan informasi dilakukan untuk mengetahui dampak positif maupun negatif pembangunan jembatan, khususnya pada sektor kesehatan, sosial ekonomi, pendidikan dan UMKM.
Selain wawancara, tim peneliti juga meninjau langsung kondisi Jembatan Garuda Suci yang memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar 3 meter.
Jembatan tersebut menjadi penghubung antara Kampung Sukasari dan Kampung Cikate, Desa Cikembar, sehingga masyarakat dari kedua wilayah dapat memiliki akses yang lebih mudah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hasil pengumpulan data tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi terhadap manfaat program unggulan TNI AD di bidang teritorial sekaligus sebagai masukan untuk peningkatan pelaksanaan program di masa mendatang.
Kegiatan penelitian dan peninjauan lokasi selesai sekitar pukul 11.25 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan tertib.















