Pengadilan Beri Vonis Ringan, Keluarga Korban Pembunuhan Pelajar SMP di Cicurug Kecewa Segera Ajukan Banding.

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Keluarga korban pembunuhan seorang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cicurug kecewa atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Sukabumi dan berencana akan melakukan pengajuan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat.

Menurut Anne Saputri perwakilan dari keluarga korban mengatakan jika dirinya menduga ada kejanggalan dalam putusan yang disahkan oleh PN Sukabumi.

“Kenapa dalam petikan putusan vonis untuk pelaku pihak PN tidak mencantumkan Pasal 80 Ayat 2, hanya ayat 1 dan 3 saja yang di cantumkan, padahal sudah jelas itu insiden penghilangan nyawa manusia, bukan hanya kekerasan fisik saja,” Jelasnya, Rabu (23/10/2024).

Dirinya juga mengaku kecewa atas kinerja Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang menangani kasus kematian keluarganya karena ia menilai LBH tersebut kurang aktif memberikan informasi hingga dirinya dan keluarga korban berulangkali melewatkan sidang yang di gelar PN.

“Saya juga merasa kecewa sama LBH Official Nobile, mereka kurang aktif dalam memberikan informasi hingga saya dan keluarga berulang kali melewatkan sidang, sidang tuntutan dan vonis kami lewatkan karena tidak ada informasi,” Benernya.

Baca Juga :  ‎Identitas Korban Kecelakaan Maut di Cibadak Terungkap, Sutakin Warga Cicurug Meninggal di Lokasi

Selain itu kekecewaan pihak keluarga korban kian berlanjut lantaran hingga saat ini pihak keluarga masih belum bisa melihat apa isi salinan putusan pengadilan tersebut padahal dalam Pasal 52A ayat (2) UU No. 49 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum (“UU 49/2009”), yang menyatakan:

Pengadilan wajib menyampaikan salinan putusan kepada para pihak dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja sejak putusan diucapkan.

“Sampai saat ini kami belum mendapatkan salinan putusan pengadilan, saya sudah minta ke pihak LBH tapi hanya diberikan petikan putusan saja,” Ujarnya.

Baca Juga :  Pelarangan Peliputan Wartawan Di Hotel Agusta Ini? Klarifikasi Pihak Manajemen

Anne berharap melalui langkah pengajuan banding nanti pengadilan tinggi jawa barat bisa lebih adil dalam memberikan putusan.

“Saya hanya ingin putusan seadil-adilnya jangan mempermainkan hukum, keluarga saya meninggal dan pelaku tidak di hukum dengan adil,” Tandasnya.

Berdasarkan informasi, Dalam sidang tertutup, karena melibatkan anak berhadapan dengan hukum, hakim menjatuhkan vonis hukuman kurang dari 2 tahun penjara untuk SM (16 tahun) dan BM (14 tahun), pelaku penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas.

Berita Terkait

‎Korban Ungkap Detik-detik Pembacokan: Pelaku Tiba-tiba Menyerang Saat Sedang Main HP
‎Nongkrong di Toko Ban Berujung Pembacokan, Dua Pemuda di Cibadak Jadi Korban
GPAB Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Baja Ringan SMPN 3 Pabuaran ke Kejagung
‎Bupati Sukabumi Temui Guru SDN Sukaraja 2, Ungkap Dugaan Intimidasi Berulang Oknum Wartawan
‎Bupati Sukabumi Sesalkan Dugaan Intimidasi Oknum Mengatasnamakan Wartawan: “Harusnya Bicara Baik-baik”‎
Diduga Dihina Lewat Facebook, DPC GRIB Jaya Sukabumi Resmi Lapor Polisi
Ngaku Wartawan, Diduga Intimidasi Guru SD di Sukaraja, Pria A Diamankan Polisi dan Positif Amfetamin
‎276 Botol Miras Disita Satres Narkoba Polres Sukabumi dari Dua Lokasi‎
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:03 WIB

‎Korban Ungkap Detik-detik Pembacokan: Pelaku Tiba-tiba Menyerang Saat Sedang Main HP

Rabu, 9 September 2026 - 09:39 WIB

‎Nongkrong di Toko Ban Berujung Pembacokan, Dua Pemuda di Cibadak Jadi Korban

Jumat, 4 September 2026 - 14:21 WIB

GPAB Laporkan Dugaan Penyimpangan Pengadaan Baja Ringan SMPN 3 Pabuaran ke Kejagung

Rabu, 2 September 2026 - 07:44 WIB

‎Bupati Sukabumi Temui Guru SDN Sukaraja 2, Ungkap Dugaan Intimidasi Berulang Oknum Wartawan

Selasa, 1 September 2026 - 14:37 WIB

‎Bupati Sukabumi Sesalkan Dugaan Intimidasi Oknum Mengatasnamakan Wartawan: “Harusnya Bicara Baik-baik”‎

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Dihina Lewat Facebook, DPC GRIB Jaya Sukabumi Resmi Lapor Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Ngaku Wartawan, Diduga Intimidasi Guru SD di Sukaraja, Pria A Diamankan Polisi dan Positif Amfetamin

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:25 WIB

‎276 Botol Miras Disita Satres Narkoba Polres Sukabumi dari Dua Lokasi‎

Berita Terbaru