Viral! Pengaspalan Jalan Tanjungsari-Bojongtipar Sukabumi Dipertanyakan Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM| SUKABUMI – Pengaspalan jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Tanjungsari dan Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan warga.

Sorotan itu muncul setelah sebuah video kondisi jalan tersebut viral di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @nazwacalista1kuswara. Dalam video, seorang pria memperlihatkan permukaan jalan yang disebut baru selesai dilakukan pengaspalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria tersebut mempertanyakan kualitas hasil pekerjaan. Ia menilai kondisi permukaan aspal terlihat kurang baik.

Bahkan, dalam video tersebut ia mengibaratkan permukaan aspal seperti “gulali”.

“Pengaspalan ruas jalan kabupaten, penghubung Desa Tanjungsari dengan Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi,” ujar pria tersebut dalam video.

Baca Juga :  ‎Rapat Paripurna DPRD Sukabumi Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Tiga Raperda Inisiatif‎

Ia kemudian menunjukkan beberapa bagian permukaan jalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian.

“Jalan kabupaten, penghubung Desa Tanjungsari dengan Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Hancur,” katanya dalam video.

Dalam rekaman tersebut, pria itu juga mempertanyakan kualitas material dan proses pengaspalan jalan.

Ia berharap kondisi jalan tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah dan pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

Video itu kemudian mendapat perhatian warganet. Sebagian masyarakat ikut menyoroti kualitas pembangunan jalan yang menjadi akses penghubung antarwilayah tersebut.

Baca Juga :  Pesta Gay Berkedok Family Gathering di Puncak Bogor, 75 Orang Diamankan

Jalan Tanjungsari-Bojongtipar menjadi salah satu akses yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari. Ruas jalan tersebut juga mendukung mobilitas warga dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Meski video tersebut viral, kondisi yang ditampilkan masih merupakan penilaian dari pembuat video.

Belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah kondisi permukaan jalan tersebut disebabkan oleh masalah kualitas pekerjaan atau karena proses pengaspalan masih berlangsung.

Pemeriksaan langsung di lapangan diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Pihak terkait juga perlu memberikan penjelasan mengenai pekerjaan tersebut, termasuk jenis pekerjaan, panjang jalan yang diperbaiki, spesifikasi teknis, sumber anggaran, serta progres pengerjaannya.

Jika pekerjaan sudah selesai dan ditemukan bagian yang tidak sesuai ketentuan, masyarakat tentu berharap dilakukan perbaikan.

Baca Juga :  Warga Harapkan Perbaikan Jalan Rusak Tenjojaya Bantarmuncang Karena Menggangu Aktivitas Warga

Namun, jika pengaspalan masih dalam tahap pengerjaan, penjelasan dari pelaksana dan instansi terkait penting agar masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap.

Hingga berita ini diterbitkan, Jabarinside.com belum memperoleh keterangan resmi dari instansi terkait maupun pihak pelaksana pekerjaan jalan tersebut.

Jabarinside.com membuka ruang hak jawab dan konfirmasi bagi pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai pengaspalan Jalan Tanjungsari-Bojongtipar.

Viralnya video tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama agar pembangunan jalan di Kabupaten Sukabumi dapat dikerjakan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Terkait

Tugu Selamat Datang Warungkiara Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon dan Gerbang Wisata
Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa
‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎
Sekar Budaya HJKS ke-156, Bupati Ajak Semua Bersinergi dan Gotong Royong Bangun Sukabumi
OMI 2026 KKM Jampangkulon Resmi Dibuka, Kemenag Dorong Siswa Madrasah Berprestasi
‎BPD Sebut Aset Desa, Kades Minta Bukti: Status Lahan di Sukamulya Masih Diperdebatkan
Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung
Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:39 WIB

Tugu Selamat Datang Warungkiara Mulai Dibangun, Bakal Jadi Ikon dan Gerbang Wisata

Sabtu, 12 September 2026 - 11:08 WIB

Bupati Asep Japar Lepas Jalan Santai HJKS ke-156 di Warungkiara, Dorong Wisata dan Ekonomi Desa

Jumat, 11 September 2026 - 09:33 WIB

‎HJKS ke-156, Kadis PU Sukabumi Ajak Semua Elemen Perkuat Kolaborasi Pembangunan‎

Kamis, 10 September 2026 - 12:40 WIB

Sekar Budaya HJKS ke-156, Bupati Ajak Semua Bersinergi dan Gotong Royong Bangun Sukabumi

Rabu, 9 September 2026 - 20:07 WIB

‎BPD Sebut Aset Desa, Kades Minta Bukti: Status Lahan di Sukamulya Masih Diperdebatkan

Rabu, 9 September 2026 - 09:15 WIB

Harga Beras di Sukabumi Terus Merangkak Naik, Tembus Rp380 Ribu per Karung

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Berita Terbaru