Mediasi Dugaan Investasi Bermasalah di Cibadak Belum Temui Titik Terang, Korban Kecewa Tak Ada Kepastian Pengembalian Dana

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Harapan puluhan warga untuk mendapatkan kembali uang yang mereka tanam dalam dugaan investasi bermasalah kembali pupus. Mediasi yang difasilitasi di Kantor Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/7/2026) malam, belum menghasilkan kesepakatan maupun kepastian mengenai pengembalian dana para korban.

Sebelum mediasi berlangsung, para korban sempat mendatangi rumah terduga pengelola investasi untuk meminta penjelasan. Demi menjaga situasi tetap kondusif, aparat kemudian memfasilitasi pertemuan di Kantor Kelurahan Cibadak.

Baca Juga :  BUKA BERSAMA PENYINTAS BENCANA, BUPATI PASTIKAN PEMERINTAH HADIR BERSAMA MASYARAKAT

Salah seorang korban, Fatma Nurliyah (27), mengungkapkan bahwa upaya penyelesaian secara kekeluargaan sebenarnya telah dilakukan beberapa kali. Namun, seluruh pertemuan sebelumnya belum membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah beberapa kali mencoba mediasi di rumah, tapi responsnya tidak bagus. Setelah sekitar dua bulan, belasan hingga puluhan orang kembali datang meminta kejelasan. Akhirnya kami dibawa aparat ke Kelurahan Cibadak untuk mencari jalan tengah,” ujarnya.

Baca Juga :  Polda Gorontalo Tegaskan Status Hukum Marten Basaur, Bukan DPO Melainkan DPS

Fatma menegaskan, para korban datang bukan untuk membuat keributan, melainkan hanya ingin memperoleh kepastian mengenai mekanisme dan jadwal pengembalian dana yang telah mereka setorkan.

“Yang kami inginkan hanya kejelasan. Tadi masih belum puas karena belum ada kepastian. Harapan kami tentu uang bisa kembali,” katanya.

Para korban memperkirakan total kerugian dalam kasus tersebut telah melampaui Rp1 miliar. Hingga kini, belum ada kesepakatan terkait skema penyelesaian maupun jadwal pengembalian dana.

Baca Juga :  ‎RAKER FKDT CIKEMBAR: KEPALA MADRASAH DORONG PENGUATAN KURIKULUM, CAMAT BERIKAN APRESIASI UNTUK MD BERPRESTASI

Kasus ini menambah daftar dugaan investasi bermasalah yang mencuat di Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya, ratusan warga di Kecamatan Pabuaran juga mengaku menjadi korban dugaan investasi serupa dengan estimasi kerugian lebih dari Rp1 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kepastian mengenai penyelesaian perkara tersebut. Para korban berharap persoalan ini segera menemukan titik terang, baik melalui mediasi lanjutan maupun melalui proses hukum apabila tidak tercapai kesepakatan.

Berita Terkait

FMS Siapkan Aksi di Kejaksaan Negeri Sukabumi, Soroti Dugaan Kriminalisasi dr Silvi Apriani
Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026
Ayah Kandung Korban Penelantaran Anak hingga Meninggal Resmi Diserahkan ke Kejaksaan, Segera Disidangkan
‎Tewas Bersimbah Darah di Jalan, Korban Ternyata Seharian Tukang Ojek‎
‎SK Pemberhentian Terbit, Polemik Desa Babakanjaya Belum Berakhir: Dugaan Pelanggaran Hukum Diminta Tetap Diusut
SDN 1 Tegal Panjang Cikembar Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Capai Lebih dari Rp30 Juta
‎Diduga Hendak Curi Motor, Seorang Pemuda Diamankan Warga di Kampung Cibodas‎
‎Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis di BGN‎
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:45 WIB

Mediasi Dugaan Investasi Bermasalah di Cibadak Belum Temui Titik Terang, Korban Kecewa Tak Ada Kepastian Pengembalian Dana

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:23 WIB

FMS Siapkan Aksi di Kejaksaan Negeri Sukabumi, Soroti Dugaan Kriminalisasi dr Silvi Apriani

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:44 WIB

Ayah Kandung Korban Penelantaran Anak hingga Meninggal Resmi Diserahkan ke Kejaksaan, Segera Disidangkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:14 WIB

‎Tewas Bersimbah Darah di Jalan, Korban Ternyata Seharian Tukang Ojek‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:54 WIB

‎SK Pemberhentian Terbit, Polemik Desa Babakanjaya Belum Berakhir: Dugaan Pelanggaran Hukum Diminta Tetap Diusut

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

SDN 1 Tegal Panjang Cikembar Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Capai Lebih dari Rp30 Juta

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:40 WIB

‎Diduga Hendak Curi Motor, Seorang Pemuda Diamankan Warga di Kampung Cibodas‎

Berita Terbaru