‎Anak dari Keluarga Kurang Mampu Tak Diterima di SMP Negeri 1 Cisolok, Keluarga Pertanyakan Proses Penerimaan

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kekecewaan dirasakan oleh salah satu keluarga kurang mampu di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, setelah anak mereka tidak diterima di SMP Negeri 1 Cisolok. Padahal, dari enam orang yang mendaftar bersamaan, hanya anak mereka yang tidak lolos seleksi.


Keluarga tersebut mempertanyakan alasan di balik ketidakterimaan itu. Pihak sekolah menjelaskan bahwa jumlah siswa yang diterima dibatasi sesuai dengan kesepakatan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, yakni maksimal 34 siswa per rombongan belajar (rombel) di tiap kelas.

Baca Juga :  ‎Pemkab Sukabumi Gelar Sosialisasi Perda 64 Tahun 2020 di Cikembar: Bahas Pencegahan Narkoba dan Bantuan Hukum

‎“Kami tidak bisa membantu lebih jauh karena proses penerimaan dilakukan secara online melalui sistem SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru),” ujar salah satu staf sekolah.

‎Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat, terutama karena calon siswa tersebut berasal dari keluarga tidak mampu yang sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah negeri.

‎Pihak keluarga berharap adanya kebijakan dan perhatian dari pihak terkait. “Tulung Pak KDM, tulung Pak Bupati Sukabumi. Kami mohon ada solusi untuk anak kami yang ingin sekolah,” ucap perwakilan keluarga dengan penuh harap.

Baca Juga :  BHABINKAMBTIBMAS DI KECAMATAN GEGERBITUNG SISIHKAN GAJI BANGUN MUSOLLAH.

‎Mereka meminta agar pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, dapat memberikan kebijakan tambahan atau kuota khusus untuk warga tidak mampu, agar tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan.

‎Sumber : Facebook Asraf Husaeni
‎https://www.facebook.com/100058712996590/posts/1146620640638358/?mibextid=rS40aB7S9Ucbxw6v



Berita Terkait

Truk Proyek Tol Bocimi Masih Melintas Siang Hari, Warga Pabuaran Pertanyakan Efektivitas Jam Operasional
DPD JWI Sukabumi Raya Menduga Adanya Kejanggalan Di Proyek Ruas Jalan Baros–Sagaranten Rp36,1 Miliar
Piala Dunia 2026 Resmi Dimulai Malam Ini, Demam Sepak Bola Dunia Kembali Mengguncang
Peningkatan Jaringan Irigasi Cikolawing II Mulai Dikerjakan, Dukung Produktivitas Pertanian Warga Cibadak
Silaturahmi & Doa Bersama: Sinergi Mitra, Yayasan, dan Pemangku Wilayah Perkuat Kebersamaan Cibubur
‎Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Masyarakat Bersiap Hadapi Efek Domino Kenaikan Harga
Mahasiswi Asal Sukabumi Lolos Program ICSM Batch 6, Siap Bawa Nama Daerah ke Tiga Negara
‎Investor MBG Menanti Kepastian, Dapur Sudah Dibangun Namun Belum Beroperasi‎
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:18 WIB

Truk Proyek Tol Bocimi Masih Melintas Siang Hari, Warga Pabuaran Pertanyakan Efektivitas Jam Operasional

Senin, 15 Juni 2026 - 12:21 WIB

DPD JWI Sukabumi Raya Menduga Adanya Kejanggalan Di Proyek Ruas Jalan Baros–Sagaranten Rp36,1 Miliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28 WIB

Peningkatan Jaringan Irigasi Cikolawing II Mulai Dikerjakan, Dukung Produktivitas Pertanian Warga Cibadak

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:04 WIB

Silaturahmi & Doa Bersama: Sinergi Mitra, Yayasan, dan Pemangku Wilayah Perkuat Kebersamaan Cibubur

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:28 WIB

‎Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Masyarakat Bersiap Hadapi Efek Domino Kenaikan Harga

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:48 WIB

Mahasiswi Asal Sukabumi Lolos Program ICSM Batch 6, Siap Bawa Nama Daerah ke Tiga Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:14 WIB

‎Investor MBG Menanti Kepastian, Dapur Sudah Dibangun Namun Belum Beroperasi‎

Senin, 8 Juni 2026 - 19:34 WIB

Kasubag TU Kemenag Kabupaten Sukabumi H. Agus Santosa Resmi Purnatugas Setelah Mengabdi 39 Tahun

Berita Terbaru