‎BPBD Kabupaten Sukabumi Dirikan 6 Tenda Pengungsian, 25 Rumah Terdampak Gerakan Tanah di Bantargadung

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – BPBD Kabupaten Sukabumi mendirikan enam unit tenda pengungsian bagi warga terdampak bencana gerakan tanah di Kampung Cijambe RT 005 RW 007, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

‎Peristiwa pergeseran tanah tersebut terjadi sejak Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari berturut-turut.

‎Petugas BPBD yang melakukan pemasangan tenda di lokasi di antaranya Beki Supriatna, Rengga Manggala, Saepuloh, dan Sihabudin selaku P2BK Bantargadung. Selain enam tenda yang telah terpasang, empat unit tenda tambahan disiagakan di Kantor Desa Bantargadung guna mengantisipasi kebutuhan darurat apabila jumlah pengungsi bertambah.

‎Berdasarkan hasil asesmen sementara, tercatat sebanyak 25 rumah terdampak dengan rincian:

‎14 rumah rusak ringan

‎6 rumah rusak sedang

‎5 rumah rusak berat


‎Kerusakan terjadi di satu RT. Untuk kategori rusak berat, sejumlah kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara. Selain itu, satu pondok pesantren dengan 20 jiwa santri turut terdampak.

‎Sebagian warga memilih mengungsi ke tenda yang telah disediakan, sementara lainnya tinggal sementara di rumah kerabat maupun mengontrak tempat tinggal demi keselamatan.

‎P2BK Bantargadung melaporkan bahwa sejak Senin hingga Jumat (27/2/2026), retakan pada dinding dan lantai rumah warga terus mengalami perluasan. Pemantauan dilakukan secara berkala dan berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi pergerakan susulan.

‎BPBD bersama perangkat desa, kecamatan, Koramil, dan Polsek telah melakukan koordinasi serta memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

‎Adapun kebutuhan mendesak saat ini adalah pengkajian kondisi tanah guna mengetahui tingkat kerawanan dan menentukan langkah penanganan lanjutan.

‎BPBD menegaskan bahwa data ini masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau segera melapor apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah baru di sekitar permukiman.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Sukabumi Hadiri Pelantikan Pengurus FKDT Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

‎Skandal Rumah Tangga Terbongkar, Suami di Sukabumi Laporkan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polisi
‎503 Atlet SD Ramaikan O2SN Warungkiara 2026, Ajang Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi
‎Truk Mogok di Jalan Perintis Kemerdekaan menyebabkan Kemacetan‎
BPBD Sukabumi Sosialisasikan Perubahan Skema Bantuan Bencana, Dari DSP ke Hibah
Diduga Terjadi Penipuan Transaksi Tanah di Sukabumi, Sertifikat Tak Kunjung Diserahkan hingga Lahan Berpindah Tangan
UPTD PU Cibadak Bersihkan Jalan Pusbangdai Cikembar, Imbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan
Hujan Deras Picu Longsor, Pondasi Rumah Warga Kadudampit Sukabumi Rusak
Rumah Warga di Lengkong Sukabumi Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WIB

‎Skandal Rumah Tangga Terbongkar, Suami di Sukabumi Laporkan Dugaan Perselingkuhan Istri ke Polisi

Rabu, 15 April 2026 - 15:36 WIB

‎503 Atlet SD Ramaikan O2SN Warungkiara 2026, Ajang Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi

Rabu, 15 April 2026 - 07:11 WIB

‎Truk Mogok di Jalan Perintis Kemerdekaan menyebabkan Kemacetan‎

Selasa, 14 April 2026 - 13:02 WIB

BPBD Sukabumi Sosialisasikan Perubahan Skema Bantuan Bencana, Dari DSP ke Hibah

Selasa, 14 April 2026 - 12:15 WIB

Diduga Terjadi Penipuan Transaksi Tanah di Sukabumi, Sertifikat Tak Kunjung Diserahkan hingga Lahan Berpindah Tangan

Selasa, 14 April 2026 - 11:23 WIB

Hujan Deras Picu Longsor, Pondasi Rumah Warga Kadudampit Sukabumi Rusak

Selasa, 14 April 2026 - 11:19 WIB

Rumah Warga di Lengkong Sukabumi Ambruk Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

Selasa, 14 April 2026 - 11:15 WIB

‎Longsor Tutupi Jalan Nyalindung–Gegerbitung, Akses Sempat Terganggu‎

Berita Terbaru