‎Diduga Tanpa Sosialisasi, Warga Cijambe Soroti Aktivitas Penebangan Sebelum Terjadi Gerakan Tanah

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – BPBD Kabupaten Sukabumi mendirikan enam unit tenda pengungsian bagi warga terdampak bencana gerakan tanah di Kampung Cijambe RT 005 RW 007, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

‎Peristiwa pergeseran tanah tersebut terjadi sejak Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari berturut-turut.

‎Sejumlah warga mengungkapkan, sebelum kejadian, mereka sempat melihat adanya aktivitas di area perbukitan yang kini mengalami pergerakan tanah. Aktivitas tersebut disebut-sebut berkaitan dengan rencana proyek perkebunan dan peternakan.

‎Annisa Agustina , salah seorang warga terdampak, mengaku sempat mendengar suara mesin dari arah atas bukit.

‎“Kita sebelumnya sempat dengar suara mesin. Pohon-pohon di atas itu juga sudah mulai ditebang, jadi memang kelihatan ada aktivitas. Katanya mau dibuat perkebunan buah-buahan sama proyek kandang sapi,” ujar Annisa kepada wartawan Senin(02/03/26)

‎Menurutnya, warga yang berada di sekitar lokasi tidak pernah mendapatkan sosialisasi secara langsung terkait rencana tersebut.

‎“Setahu saya, tidak ada sosialisasi ke warga. Kalau memang mau bikin PT atau proyek besar, seharusnya ada izin dan pemberitahuan ke masyarakat yang terdampak. Kami ini yang kena dampak justru tidak tahu,” tegasnya.
‎lanjutnya

Baca Juga :  ‎Kejagung Tahan Eks Mendikbudristek NAM, Terseret Kasus Korupsi Chromebook Rp1,9 Triliun‎

mengatakan sempat ada aksi protes dari warga ketika aktivitas penebangan mulai terlihat. Namun hingga kini, warga belum mendapatkan penjelasan resmi mengenai status perizinan proyek tersebut.

‎“Memang pernah ada warga yang demo. Tapi kami tidak tahu pasti bagaimana perizinannya. Mungkin saja izinnya sudah ada di tingkat tertentu, tapi masyarakat yang terdampak tidak pernah diajak musyawarah,” kata Annisa.

‎Saat ini, warga berharap adanya penghentian sementara aktivitas di area tersebut hingga kondisi benar-benar aman. Selain itu, mereka juga meminta adanya penghijauan kembali untuk mencegah dampak yang lebih luas.

Baca Juga :  ‎Desa Ceseupan Kembangkan Budidaya Lele, BUMDes Tebar 3.000 Bibit di Kampung Peundeuy‎

‎“Harapan kami, dihentikan dulu aktivitasnya. Kami ingin ada penghijauan lagi karena dampaknya bisa terus meluas. Warga yang rumahnya terdampak juga ingin tempat tinggal yang layak dan aman,” pungkas Annisa.

‎Sementara itu, BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan warga terdampak gerakan tanah.

Sumber : FB Juliansyah juli

Berita Terkait

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis
Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat
Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Diminta Gunakan Masker
‎Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Asep Japar Titip Pesan: Gelar Bukan Akhir, Saatnya Mengabdi‎
‎Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda Utama HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Pusat Bonsai Nasional‎
BUPATI HADIRI APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI, KAPOLRI AJAK RAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN
Situ Halimun Warungkiara Diproyeksikan Jadi Buper Skala Kabupaten, Tampung 10.000 Siswa
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:17 WIB

Hindari Dampak Abu Vulkanik, Relawan Kesehatan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Bagikan Masker Gratis

Senin, 7 September 2026 - 08:31 WIB

Semangat Kemerdekaan Tak Luntur, Warga RW 10 Kebon Jeruk Gelar Pesta Rakyat

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Wakasal Pimpin Groundbreaking Jembatan Leuwi Dinding, Pulihkan Akses Warga Jampangtengah

Minggu, 6 September 2026 - 09:26 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Sukabumi, Warga Diminta Gunakan Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 07:03 WIB

‎Festival Bonsai Sukabumi 2026 Masuk Agenda Utama HJKS, Alun-alun Bojonglopang Bersiap Jadi Pusat Bonsai Nasional‎

Kamis, 3 September 2026 - 13:48 WIB

BUPATI HADIRI APEL KEBANGSAAN KEMAH NASIONAL PRAMUKA PUI, KAPOLRI AJAK RAWAT PERSATUAN DAN KESATUAN

Kamis, 3 September 2026 - 10:43 WIB

Situ Halimun Warungkiara Diproyeksikan Jadi Buper Skala Kabupaten, Tampung 10.000 Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 19:04 WIB

Pengurus Kwaran Gerakan Pramuka Cikembar Masa Bakti 2026-2029 Resmi Dilantik

Berita Terbaru