‎Buruh Penyadap Karet di Cikembar Sukabumi Dilaporkan Hilang, Keluarga dan Warga Lakukan Pencarian

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM |SUKABUMI – Seorang warga Kampung Mandaeling, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan hilang setelah berpamitan untuk bekerja. Korban diketahui bernama Udin (56), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh penyadap karet di Perkebunan Nusantara 8.

‎Berdasarkan keterangan keluarga, Udin berangkat dari rumah pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB dengan tujuan tempat kerjanya seperti biasa. Namun hingga Senin (9/3/2026), yang bersangkutan belum kembali ke rumah dan tidak dapat dihubungi.

‎Istri korban, Mimin, mengungkapkan bahwa suaminya pamit bekerja seperti rutinitas harian, namun hingga saat ini belum pulang.

‎“Suami saya berpamitan kerja kemarin hari Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Sampai sekarang belum pulang, padahal keluarga dan warga sudah berusaha mencari,” ujar Mimin, Senin (9/3/2026).

‎Kekhawatiran keluarga muncul karena Udin tidak kunjung pulang hingga malam hari. Pihak keluarga telah mencoba mencari ke lokasi kerja dan menanyakan kepada rekan-rekan korban, namun belum membuahkan hasil.

‎Sementara itu, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cikembar, Lenni Nurliah, mengatakan pihak pemerintah kecamatan terus berkoordinasi dengan keluarga dan warga untuk membantu proses pencarian.

‎Menurut Lenni, warga sempat melakukan pencarian hingga dini hari, namun belum menemukan petunjuk keberadaan korban.

Baca Juga :  Warga Masyarakat Dusun Empat Bergotong Royong Perbaiki Infratuktur Jakan Milik Pemkab Sukabumi

‎ “Semalaman masyarakat sudah melakukan pencarian, tetapi belum ada petunjuk. Terakhir ada warga yang melihat beliau, namun hanya dari belakang dan tidak sempat berkomunikasi,” jelas Lenni.

‎Dari hasil komunikasi dengan keluarga, lanjut Lenni, tidak ditemukan adanya persoalan besar dalam keluarga. Namun diduga korban tengah menghadapi tekanan pikiran terkait kondisi ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

‎Ia menjelaskan, korban sempat mengeluhkan penghasilan yang berkurang akibat seringnya hujan sehingga aktivitas kerja sebagai penyadap karet tidak maksimal.

‎Selain itu, korban juga memiliki harapan untuk segera menerima dana SHT (Santunan Hari Tua) dari perusahaan perkebunan tempatnya bekerja setelah pensiun sekitar satu tahun lalu.

‎“Kemungkinan beliau banyak pikiran, terutama soal kebutuhan menjelang Lebaran seperti zakat fitrah, baju Lebaran, dan kebutuhan lainnya. Harapannya juga ingin segera menerima dana SHT untuk membangun rumah,” tambahnya.

‎Lenni juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung. Karena kondisi kesehatannya tersebut, Udin biasanya hanya bekerja hingga sekitar pukul 11.00 atau 12.00 siang sebelum beristirahat.

‎“Belakangan beliau sering mengeluhkan sakit di bagian dada. Mungkin juga ada rasa kesal karena penyakitnya tidak kunjung sembuh,” ujarnya.

‎Pencarian terhadap korban hingga kini masih terus dilakukan oleh keluarga, warga, serta aparat setempat dengan menyisir sejumlah lokasi, termasuk area kebun, jalan-jalan sekitar, hingga tempat-tempat kosong di wilayah tersebut.

‎“Kami berharap Pak Udin bisa segera ditemukan dalam keadaan sehat. Mudah-mudahan ada kabar baik dan beliau bisa kembali berkumpul dengan keluarga,” pungkas Lenni.

‎Saat ini, masyarakat setempat masih terus berupaya melakukan pencarian dan berharap keberadaan korban segera diketahui.

Baca Juga :  GERCEP PENANGANAN PERGERAKAN TANAH DI BANTARGADUNG, PEMKAB SUKABUMI LAKUKAN SEJUMLAH TINDAKAN

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Tiang Listrik Miring di Jalan Perintis Kemerdekaan Cibadak Mengkhawatirkan, Warga Minta Segera Diperbaiki

Berita Terbaru