JABARINSIDE.COM | SUKABUMI — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, menggelar turnamen sepak bola Kades Cup.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, mempererat kebersamaan, sekaligus menggali potensi generasi muda Desa Tanjungsari di bidang sepak bola.
Kepala Desa Tanjungsari, Dillah Hablillah, mengatakan turnamen Kades Cup digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi sekali karena kegiatan ini memang diinginkan oleh warga masyarakat itu sendiri. Tadinya tidak akan diadakan, hiburan saja malamnya. Tapi anak-anak ingin ada hiburan sepak bola,” ujar Dillah.
Menurutnya, turnamen tersebut diikuti sekitar 16 tim yang berasal dari berbagai wilayah kedusunan di Desa Tanjungsari.
“Untuk peserta ada sekitar 16 tim. Semuanya berasal dari wilayah kedusunan,” katanya.

Dillah menambahkan, kegiatan olahraga tersebut juga menjadi kesempatan untuk melihat dan mengembangkan potensi anak-anak muda di Desa Tanjungsari. Terlebih, di desa tersebut telah dibentuk SSB Andestan (Anak Desa Tanjungsari) sebagai wadah pembinaan sepak bola usia muda.
Dalam pelaksanaannya, Pemdes Tanjungsari melibatkan berbagai unsur untuk memastikan turnamen berjalan dengan tertib dan aman. Kepanitiaan melibatkan lembaga desa, unsur kepemudaan, serta jajaran keamanan seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
“Kita melibatkan kepanitiaan, lembaga desa, dan keamanan ada Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepemudaan dan unsur lainnya,” jelasnya.
Dillah berharap turnamen Kades Cup dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Saya harap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan silaturahmi antarwarga desa, membangun kebersamaan, kekompakan, serta yang paling penting melihat potensi para pemuda di bidang olahraga, khususnya sepak bola,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan pertandingan sebagai ajang sportivitas dan kebersamaan. Menurutnya, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tujuan dalam sebuah kompetisi.
“Tidak mungkin semua jadi juara. Yang jadi juara jangan tepuk dada, yang kalah harus berlapang dada. Tidak mungkin semua jadi juara. Pasti juaranya cuma juara 1, 2, dan 3,” pungkasnya.
Turnamen Kades Cup diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda dari Desa Tanjungsari yang mampu berkembang dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.















