Ngaku Wartawan, Diduga Intimidasi Guru SD di Sukaraja, Pria A Diamankan Polisi dan Positif Amfetamin

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKARAJA, SUKABUMI – Dugaan intimidasi terhadap sejumlah guru di SDN 2 Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian publik setelah video seorang pria yang disebut-sebut mengaku sebagai wartawan beredar luas di media sosial dan sejumlah WhatsApp Group (WAG).

Dalam video yang beredar, pria berinisial A tersebut diduga terlibat keributan dengan sejumlah guru di lingkungan sekolah. Bahkan, ia disebut sempat membentak guru hingga mengambil telepon seluler milik salah seorang guru yang merekam kejadian.

Informasi tersebut kemudian mendapat perhatian aparat kepolisian. Pria A diamankan jajaran Polsek Sukaraja setelah polisi menerima laporan adanya keributan di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaini, membenarkan adanya penanganan terhadap pria yang disebut mengaku sebagai wartawan tersebut.

“Tadi terjadi dugaan oknum wartawan yang ngamuk di salah satu sekolah dasar di wilayah Sukaraja. Ketika kita menerima informasi, langsung kita amankan dan sekarang lagi dalam proses penyelidikan,” ujar Aguk, Senin (31/8/2026).

Baca Juga :  Gegara Jual Aset Desa Kades Cikujang Di Ancam Tahun Penjara

Polisi masih mendalami motif kedatangan A ke sekolah tersebut. Sejumlah saksi yang berada di lokasi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.

“Motifnya untuk sementara masih kita dalami karena kita perlu memeriksa saksi-saksi yang ada. Diduga memang seperti itu (minta uang), tapi nanti akan kita dalami,” jelasnya.

Tes Urine Positif Amfetamin

Tidak hanya mengamankan A, polisi juga melakukan pemeriksaan tes urine dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).

Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan urine A positif mengandung amfetamin.

“Tadi sudah kita lakukan tes urine dengan alat dari BNNK. Setelah dilakukan tes urine, hasilnya positif,” ungkap Aguk.

Kendati demikian, hasil tes urine tersebut menjadi bagian dari proses penanganan perkara dan tidak serta-merta membuktikan seluruh dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki polisi.

Dalam perkara tersebut, polisi menyebut A diproses atas dugaan pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan. Penyidik juga tengah mendalami penerapan pasal-pasal yang berkaitan dengan dugaan perbuatannya.

Baca Juga :  Diduga Tertekan Biaya Pernikahan, Karyawan Alfamart di Kalibunder Ditemukan Meninggal Gantung Diri

“Untuk pasal dugaan yakni Pasal 483 KUHP dan Pasal 488 KUHP juncto Pasal 126 KUHP. Dengan ancaman hukuman satu tahun penjara,” kata Aguk.

Status Sebagai Wartawan Dipertanyakan

Di tengah proses hukum tersebut, muncul pula pertanyaan mengenai status A sebagai wartawan.

Sebelumnya, dalam narasi yang beredar di media sosial, A disebut mengaku berasal dari media Indoglobe. Namun, salah seorang kru Indoglobe, Yayat, menyampaikan bahwa A disebut sudah tidak lagi melakukan aktivitas jurnalistik atau stop press di media tersebut sekitar satu tahun terakhir.

Yayat juga menyebut Indoglobe saat ini tidak lagi menerbitkan media cetak dan hanya menjalankan aktivitas sebagai media daring.

Keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan tersendiri: apakah A masih memiliki hubungan dengan media yang disebutnya saat mendatangi sekolah tersebut?

Hingga berita ini diterbitkan, A belum memberikan klarifikasi mengenai tudingan intimidasi, dugaan permintaan uang maupun statusnya sebagai wartawan.

Disdik Sukabumi Telusuri Informasi

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, membenarkan pihaknya telah mengetahui beredarnya video dan informasi mengenai dugaan insiden tersebut.

Baca Juga :  Tata Kelola Haji Berubah, IPHI Sukabumi Sosialisasikan Peran Kementerian Haji dan Umrah

“Kami sudah mengetahui perihal video tersebut, namun belum terdapat penjelasan resmi dan sedang menelusuri awal mula insiden yang terjadi,” kata Herdiawan saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, Kepala SDN 2 Sukaraja, Siti Julaeha, ketika dikonfirmasi mengenai kronologi kedatangan pria tersebut, hubungan sebelumnya dengan yang bersangkutan serta langkah pihak sekolah, belum memberikan penjelasan secara rinci.

“Waalaikum salam. Terima kasih atas perhatiannya dan sudah ditangani pihak polisi,” ujarnya singkat.

Ketua PGRI Kecamatan Sukaraja juga telah diupayakan untuk dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.

Polisi sendiri masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi untuk memastikan kronologi, motif, serta dugaan tindak pidana yang terjadi.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian bagi dunia jurnalistik agar setiap pihak yang menjalankan aktivitas mengatasnamakan wartawan tetap mematuhi kode etik dan ketentuan hukum, sehingga tindakan oknum tidak mencoreng profesi wartawan secara keseluruhan.

Berita Terkait

Diduga Dihina Lewat Facebook, DPC GRIB Jaya Sukabumi Resmi Lapor Polisi
‎276 Botol Miras Disita Satres Narkoba Polres Sukabumi dari Dua Lokasi‎
‎518 Botol Miras Disikat Polisi dalam Operasi Pekat di Sukabumi‎
Terungkap! Terduga Pelaku Pembunuhan di Sagaranten Diduga Sempat Sebarkan Video Evakuasi Korban di Media Sosial
‎Amplifier dan Galon Air Raib Digasak Maling, Pelaku Pencurian di Masjid Babussalam Kertaraharja Berhasil Ditangkap
‎Misteri Kerangka Mr X di Sagaranten Terungkap, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kurang dari Tiga Hari
Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan Petugas Perlintasan Kereta Api di Leuwigoong Garut
‎Diduga Korban TPPO, PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai Usai Kecelakaan Kerja, Keluarga Mohon Negara Hadir‎
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Dihina Lewat Facebook, DPC GRIB Jaya Sukabumi Resmi Lapor Polisi

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Ngaku Wartawan, Diduga Intimidasi Guru SD di Sukaraja, Pria A Diamankan Polisi dan Positif Amfetamin

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:25 WIB

‎276 Botol Miras Disita Satres Narkoba Polres Sukabumi dari Dua Lokasi‎

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:18 WIB

Terungkap! Terduga Pelaku Pembunuhan di Sagaranten Diduga Sempat Sebarkan Video Evakuasi Korban di Media Sosial

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:59 WIB

‎Amplifier dan Galon Air Raib Digasak Maling, Pelaku Pencurian di Masjid Babussalam Kertaraharja Berhasil Ditangkap

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:46 WIB

‎Misteri Kerangka Mr X di Sagaranten Terungkap, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Kurang dari Tiga Hari

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan Petugas Perlintasan Kereta Api di Leuwigoong Garut

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:35 WIB

‎Diduga Korban TPPO, PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai Usai Kecelakaan Kerja, Keluarga Mohon Negara Hadir‎

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Diduga Dihina Lewat Facebook, DPC GRIB Jaya Sukabumi Resmi Lapor Polisi

Selasa, 1 Sep 2026 - 10:15 WIB