‎K3S Cikembar Gelar Dialog Bersama Ratusan PPPK Paruh Waktu, Bahas Kejelasan Penggajian

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cikembar menggelar pertemuan dan dialog bersama ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu se-Kecamatan Cikembar.

‎Kegiatan tersebut berlangsung di SDN Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Senin (2/2/2026).

‎Dialog ini menjadi langkah responsif K3S terhadap dinamika pengangkatan tenaga honorer yang sempat menghangat di Kabupaten Sukabumi pada awal tahun 2026, khususnya terkait kejelasan regulasi dan penggajian PPPK paruh waktu.

‎Ketua K3S Kecamatan Cikembar, Maman Suparman, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama berbagai organisasi, di antaranya K3S, PGRI, dan Kwartir Ranting (Kwaran), guna memberikan pemahaman kepada para PPPK paruh waktu mengenai kondisi serta regulasi yang berlaku.

‎“Ini inisiatif organisasi, bagaimana mengkondisikan teman-teman PPPK paruh waktu yang penggajiannya belum jelas, agar mereka memahami regulasi yang ada. Kami memberikan nasihat agar mereka mengerti kondisi keuangan daerah, khususnya di Pemda Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

‎Manan menegaskan bahwa proses pengangkatan PPPK paruh waktu tentu memiliki konsekuensi dan tanggung jawab, termasuk dalam hal penyesuaian anggaran daerah. Oleh karena itu, para PPPK diharapkan bersabar sembari menunggu proses administrasi dan kebijakan pemerintah.

‎“Mereka harus paham bagaimana kondisi persediaan keuangan di daerah. Ini juga sedang diperjuangkan oleh berbagai pihak. Maka tuntutannya, harap bersabar. Insya Allah dengan kesabaran dan doa, proses ini bisa segera terselesaikan,” tambahnya.

‎Ia juga menekankan bahwa saat ini para PPPK paruh waktu telah memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP), yang berarti secara administratif mereka telah diakui oleh negara. Ke depan, pemerintah diharapkan dapat mengupayakan penyetaraan hak antara ASN, baik PNS maupun PPPK.

‎“Sekarang mereka sudah punya NIP, artinya sudah diakui negara. Ke depannya, keinginan dari pusat tidak ada lagi kelas-kelas dalam ASN, semua setara, baik PNS maupun PPPK, supaya hak-haknya sama. Ini sedang diperjuangkan oleh seluruh elemen,” jelasnya.

‎Dalam sesi dialog dan curahan hati, Maman menilai mayoritas peserta telah memahami situasi yang ada. Meski masih terlihat kekecewaan pada sebagian kecil peserta, namun secara umum suasana berjalan kondusif.

‎“Alhamdulillah, setelah diberi pemahaman, kebanyakan mereka sudah mengerti. Walaupun ada beberapa yang masih terlihat kecewa, namun secara umum sudah paham dengan kondisi yang ada,” tuturnya.

‎Di akhir kegiatan, Maman berpesan kepada seluruh PPPK paruh waktu agar tetap bersabar, menjaga kondusivitas, dan terus berdoa.

‎“Pesan saya, ini sedang berproses. Mari kita tunggu dengan sabar dan selalu berdoa kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kasus Kematian Bocah di Sukabumi, Polisi Periksa 16 Saksi

Berita Terkait

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎
Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026
‎AKBP Benny Cahyadi Resmi Pimpin Polres Sukabumi, Berbekal Rekam Jejak Kuat di Dunia Reserse‎
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:11 WIB

Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:26 WIB

Universitas Nusa Putra dan PERADI Sukabumi Gelar Pendidikan dan Pelatihan Paralegal Batch 4 Tahun 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:48 WIB

‎AKBP Benny Cahyadi Resmi Pimpin Polres Sukabumi, Berbekal Rekam Jejak Kuat di Dunia Reserse‎

Berita Terbaru