JABARINSIDE.COM | Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Master Indonesia mendapat kunjungan tim verifikasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Selasa (3/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka verifikasi administrasi serta pengecekan sarana dan prasarana sesuai regulasi Kementerian Ketenagakerjaan RI tentang pendirian dan operasional LPK.
Tim Disnaker Kota Depok yang hadir di antaranya Yani selaku Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Mega, Diba, dan Dicky sebagai staf. Rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama LPK Master, Darwis, Pembina Yayasan Bina Insani Mandiri (YABIM) Nurohim, Direktur Tuyono, serta staf Sunardi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Ketenagakerjaan Disnaker Kota Depok, Yani, menyampaikan bahwa dari hasil pengecekan lapangan terdapat tiga hal yang wajib dipenuhi LPK Master, yakni ketersediaan alat pemadam kebakaran, kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta petunjuk arah dan titik kumpul evakuasi bencana.
“Ketiga hal ini wajib dipenuhi sebagai standar keselamatan dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan lembaga pelatihan,” ujar Yani.
Sementara itu, Direktur Utama LPK Master, Darwis, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini telah melaksanakan pelatihan keterampilan bahasa Jepang kepada 60 siswa SMA Master Indonesia.
Program tersebut merupakan tahap awal sebelum pemberangkatan tenaga kerja ke Jepang melalui kerja sama dengan PT Janzai Solusi.
“Target kami di tahun 2026 dapat memberangkatkan sekitar 300 peserta ke Jepang melalui mitra kerja yang telah kami jalin,” ungkap Darwis.
Ia menambahkan, Sekolah Master Indonesia merupakan sekolah gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak marginal, seperti pengamen, pengemis, pedagang asongan, dan kelompok rentan lainnya.
Program pemberangkatan ke luar negeri tersebut diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Depok.
“Ini bagian dari komitmen kami untuk mengentas tuntas kemiskinan masyarakat marginal melalui pendidikan dan pelatihan keterampilan,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Wakil Sekretaris Yayasan Bina Insani Mandiri (YABIM) sekaligus Pelaksana Tugas Penyelenggara Pendidikan Tinggi Master Indonesia, Julianta Sembiring, S.H., menyampaikan bahwa setelah adanya perubahan anggaran dasar yayasan, pengembangan Sekolah Master di Kota Depok akan terus diperluas.
Menurutnya, inisiasi yang dilakukan Ketua Pembina, Nur Rokhim, S.Pd., merupakan langkah mulia dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat marginal. Direncanakan pada April 2026 akan dibuka program pendidikan berbasis hukum, sains dan teknologi, serta bidang lain yang berstandar mendekati internasional.
“Pendaftaran telah dibuka sejak 2025. Kami berharap program ini mampu memperkuat pengembangan sumber daya manusia di berbagai bidang strategis,” pungkasnya. (Red)















