‎Reses DPRD Kabupaten Sukabumi Digelar di YPI Nurul Huda Kebon Jeruk, Warga Sampaikan Aspirasi Pendidikan Keagamaan, MDTA, dan Infrastruktur

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan (Dapil) III, Saepul Rahman, S.Sy., M.H., melaksanakan kegiatan Reses Kesatu Tahun Sidang 2026 yang dipusatkan di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Huda Kebon Jeruk (Yaspinda), Kamis (5/2/2026).

‎Kegiatan reses berlangsung di Kampung Kebon Jeruk RT 02/03, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat, pengurus yayasan, pendidik, pengelola MDTA, serta warga sekitar yang antusias menyampaikan aspirasi.

‎Dalam keterangannya, Saepul Rahman menjelaskan bahwa pelaksanaan reses DPRD Kabupaten Sukabumi tahun ini berlangsung selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat, di beberapa titik wilayah dapilnya.

‎“Alhamdulillah, hari ini kami di DPRD Kabupaten Sukabumi sedang melaksanakan reses sejak Rabu, Kamis, hingga Jumat. Tahun ini masa reses hanya tiga hari, dan kami manfaatkan sebaik mungkin untuk menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎Desa Sukamulya Mantapkan Inovasi, Target Juara Anugerah Gapura Sri Baduga 2025


‎‎Ia menyebutkan, PKB memiliki konsentrasi kuat terhadap isu-isu keagamaan, pendidikan keagamaan, serta kebutuhan dasar masyarakat.

‎“Beberapa aspirasi utama yang kami terima di antaranya terkait sarana pendidikan keagamaan, madrasah, MDTA, perbaikan jalan lingkungan, serta pengelolaan sampah,” ungkapnya.

‎Saepul menuturkan, lokasi reses dilakukan di tiga desa, yakni Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak, Desa Sukamaju, serta Desa Bojong Pembang.

‎Ia menyoroti masih banyaknya madrasah dan MDTA yang kondisi bangunannya belum layak, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

‎“Kami menemukan di beberapa wilayah, kondisi madrasah dan MDTA memang belum layak. Masyarakat berharap pemerintah hadir melalui bantuan stimulan atau program pembangunan sarana pendidikan keagamaan,” jelasnya.

‎Menurutnya, pendidikan keagamaan seperti MDTA dan madrasah diniyah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, sehingga harus mendapat perhatian yang setara dengan pendidikan formal.

‎“MDTA ini pondasi pembentukan akhlak anak-anak. Maka sarana dan prasarana pendidikannya harus kita perjuangkan,” tegasnya.

‎Selain pendidikan, warga juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan lingkungan serta penanganan pengelolaan sampah, yang saat ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

‎Seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut, lanjut Saepul, akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan program serta penganggaran di DPRD Kabupaten Sukabumi.

‎“Insya Allah, semua aspirasi ini akan kami kawal dan perjuangkan agar bisa direalisasikan,” pungkasnya.

‎Kegiatan reses berlangsung dengan tertib, penuh keakraban, serta diakhiri dengan dialog interaktif bersama warga.

Baca Juga :  Gugatan ‘Ajaib’ Lawan Kapolda Maluku: Pembeli Emas Ditangkap, Kuasa Hukum Sodorkan 36 Bukti dan Sebut Penyidik Gagal Paham UU Minerba

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Asep Japar dan Andreas Gelar Halal Bihalal Dengan Relawan 02

Berita Terkait

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka
‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka
Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli
‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎
‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎
Pemdes Cimanggu dan BUMDes Berdikari Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Sakit di Kampung Cisonggom
‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter
DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:43 WIB

Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:17 WIB

‎Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Cipamuruyan, Dua Orang Jadi Tersangka

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:08 WIB

Tiga Calon Kepala Desa PAW Cibolang Ikuti Pembekalan Jelang Pemungutan Suara 4 Juli

Senin, 29 Juni 2026 - 22:39 WIB

‎Terduga Pelaku Pencabulan Terhadap Anak Kandung Diamankan Polsek Parungkuda, Kasus Dilimpahkan ke Polres Bogor‎

Senin, 29 Juni 2026 - 19:37 WIB

‎Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sekitar Sumber Air Pasir Hantap, Dimakamkan di Lokasi karena Medan Ekstrem‎

Senin, 29 Juni 2026 - 15:46 WIB

‎‎Tertimpa Ember Saat Perdalam Sumur, Warga Cibadak Berhasil Dievakuasi dari Kedalaman 10 Meter

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

DPC PERADI Sukabumi Gelar Try Out PKPA Bersama STH Pasundan, Persiapkan Peserta Hadapi Ujian Nasional Advokat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:33 WIB

‎Warga Kecamatan Ciambar Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Unggahan Akun Media Sosial “Arka Sembunyi”‎

Berita Terbaru