Ratusan Pencari Kerja Padati Kantor Desa Cimanggu, Kades Tegaskan Rekrutmen PT Hungfu Belum Dibuka

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Ratusan pencari kerja memadati Kantor Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menyusul beredarnya informasi terkait peluang kerja di pabrik baru PT Hungfu Leather Indonesia yang berlokasi di kawasan industri Bogorindo Cemerlang.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak proses pengumpulan berkas lamaran dibuka oleh Pemerintah Desa Cimanggu. Banyak warga berharap dapat menjadi bagian dari tenaga kerja di perusahaan yang saat ini masih dalam tahap pembangunan tersebut.

Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi, menegaskan bahwa hingga saat ini PT Hungfu Leather Indonesia belum membuka rekrutmen tenaga kerja secara resmi. Menurutnya, pembangunan pabrik baru mencapai sekitar 70 persen.

“Perlu kami sampaikan bahwa perusahaan PT Hungfu sebetulnya belum menerima lowongan kerja, karena bangunannya saja baru sekitar 70 persen,” ujar Baenuri.

Ia menjelaskan, pada akhir Juli hingga Agustus 2026 perusahaan dijadwalkan mulai memasang mesin-mesin produksi. Pada tahap awal itu diperkirakan akan dibutuhkan sekitar 50 tenaga kerja borongan.

Pemerintah Desa Cimanggu, lanjut Baenuri, mengambil langkah mengumpulkan berkas lamaran lebih awal sebagai bentuk antisipasi sekaligus untuk mempermudah proses verifikasi administrasi sesuai kebutuhan perusahaan.

“Kami hanya memfasilitasi masyarakat agar segera membuat lamaran kerja sehingga bisa kami verifikasi. Nantinya proses tersebut tetap harus mengikuti ketentuan dan kriteria yang ditetapkan oleh pihak perusahaan,” katanya.

Baca Juga :  Rp5,7 Miliar untuk Konsumsi Rapat DPRD Kabupaten Sukabumi,LSM Rakyat Indonesia Berdaya"ini Pemborosan Uang Rakyat!

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara perusahaan dengan pemerintah desa dilakukan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Langkah tersebut bertujuan menghindari praktik percaloan maupun penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami ingin proses rekrutmen berjalan transparan dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada warga, khususnya masyarakat Desa Cimanggu, tanpa adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi,” ujarnya.

Hingga saat ini, sedikitnya sekitar 1.500 berkas lamaran telah diterima Pemerintah Desa Cimanggu. Berkas tersebut berasal dari warga Desa Cimanggu maupun pelamar dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.

Baenuri menegaskan seluruh proses pengumpulan berkas tidak dipungut biaya apa pun.

Baca Juga :  Poster Nyeleneh Warnai Aksi Demonstrasi, Sindiran Warga Soal Kebijakan Mengemuka

“Pelamar gratis tanpa dipungut biaya. Kami hanya memfasilitasi masyarakat karena banyak yang membutuhkan pekerjaan,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran investasi PT Hungfu Leather Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi angka pengangguran di wilayah Desa Cimanggu dan sekitarnya.

“Kami berharap kehadiran perusahaan ini dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat usia produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.

Berdasarkan hasil komunikasi terbaru dengan pihak perusahaan, tenaga kerja borongan direncanakan mulai bekerja pada awal Agustus 2026. Sementara proses produksi pabrik ditargetkan mulai berjalan pada November hingga Desember 2026.

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Sungai Cimunjul Ciambar, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
‎Gebyar Muharam 1448 H Semarakkan Desa Tanjungsari, Ribuan Warga Antusias Ikuti Santunan hingga Pawai Obor
FKDT dan Pengawas PAKIS Kemenag Sukabumi Verifikasi 60 MDTU di Cikembar untuk Perpanjangan Izin Operasional
Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Dilalap Api, Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran, Pelayanan Pasien Tetap Normal
‎Motor Pedagang Tahu Tempe Terbakar Saat Berjualan di Ciambar, Diduga Akibat Kebocoran BBM
‎Kantor Desa Balekambang Terbakar, Diduga Akibat Pemanas Air Listrik yang Lupa Dicabut‎
Proyek Irigasi Cikahuripan Mulai Dikerjakan, Warga Girijaya Berharap Tingkatkan Pasokan Air Sawah
Jalan Purwasedar–Cibodas Mulai Diaspal, Warga Jampangkulon Sambut Gembira
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:02 WIB

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Sungai Cimunjul Ciambar, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:08 WIB

‎Gebyar Muharam 1448 H Semarakkan Desa Tanjungsari, Ribuan Warga Antusias Ikuti Santunan hingga Pawai Obor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:31 WIB

FKDT dan Pengawas PAKIS Kemenag Sukabumi Verifikasi 60 MDTU di Cikembar untuk Perpanjangan Izin Operasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:41 WIB

Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Dilalap Api, Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran, Pelayanan Pasien Tetap Normal

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:51 WIB

‎Motor Pedagang Tahu Tempe Terbakar Saat Berjualan di Ciambar, Diduga Akibat Kebocoran BBM

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:23 WIB

‎Kantor Desa Balekambang Terbakar, Diduga Akibat Pemanas Air Listrik yang Lupa Dicabut‎

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:47 WIB

Proyek Irigasi Cikahuripan Mulai Dikerjakan, Warga Girijaya Berharap Tingkatkan Pasokan Air Sawah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:39 WIB

Jalan Purwasedar–Cibodas Mulai Diaspal, Warga Jampangkulon Sambut Gembira

Berita Terbaru

Peristiwa

Terkuak Mayat Yang Mengambang di Sungai Cimunjul Ciambar

Minggu, 12 Jul 2026 - 06:52 WIB