JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Ratusan pencari kerja memadati Kantor Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, menyusul beredarnya informasi terkait peluang kerja di pabrik baru PT Hungfu Leather Indonesia yang berlokasi di kawasan industri Bogorindo Cemerlang.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak proses pengumpulan berkas lamaran dibuka oleh Pemerintah Desa Cimanggu. Banyak warga berharap dapat menjadi bagian dari tenaga kerja di perusahaan yang saat ini masih dalam tahap pembangunan tersebut.
Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi, menegaskan bahwa hingga saat ini PT Hungfu Leather Indonesia belum membuka rekrutmen tenaga kerja secara resmi. Menurutnya, pembangunan pabrik baru mencapai sekitar 70 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perlu kami sampaikan bahwa perusahaan PT Hungfu sebetulnya belum menerima lowongan kerja, karena bangunannya saja baru sekitar 70 persen,” ujar Baenuri.

Ia menjelaskan, pada akhir Juli hingga Agustus 2026 perusahaan dijadwalkan mulai memasang mesin-mesin produksi. Pada tahap awal itu diperkirakan akan dibutuhkan sekitar 50 tenaga kerja borongan.
Pemerintah Desa Cimanggu, lanjut Baenuri, mengambil langkah mengumpulkan berkas lamaran lebih awal sebagai bentuk antisipasi sekaligus untuk mempermudah proses verifikasi administrasi sesuai kebutuhan perusahaan.
“Kami hanya memfasilitasi masyarakat agar segera membuat lamaran kerja sehingga bisa kami verifikasi. Nantinya proses tersebut tetap harus mengikuti ketentuan dan kriteria yang ditetapkan oleh pihak perusahaan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara perusahaan dengan pemerintah desa dilakukan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Langkah tersebut bertujuan menghindari praktik percaloan maupun penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami ingin proses rekrutmen berjalan transparan dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada warga, khususnya masyarakat Desa Cimanggu, tanpa adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi,” ujarnya.
Hingga saat ini, sedikitnya sekitar 1.500 berkas lamaran telah diterima Pemerintah Desa Cimanggu. Berkas tersebut berasal dari warga Desa Cimanggu maupun pelamar dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi.
Baenuri menegaskan seluruh proses pengumpulan berkas tidak dipungut biaya apa pun.
“Pelamar gratis tanpa dipungut biaya. Kami hanya memfasilitasi masyarakat karena banyak yang membutuhkan pekerjaan,” tegasnya.
Menurutnya, kehadiran investasi PT Hungfu Leather Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengurangi angka pengangguran di wilayah Desa Cimanggu dan sekitarnya.
“Kami berharap kehadiran perusahaan ini dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat usia produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” katanya.
Berdasarkan hasil komunikasi terbaru dengan pihak perusahaan, tenaga kerja borongan direncanakan mulai bekerja pada awal Agustus 2026. Sementara proses produksi pabrik ditargetkan mulai berjalan pada November hingga Desember 2026.















