JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Arus lalu lintas di wilayah Cibadak hingga Parungkuda mengalami kemacetan parah pada Sabtu malam (4/4/2026). Kepadatan kendaraan terjadi seiring diberlakukannya sistem one way lokal sepenggal oleh Satlantas Polres Sukabumi.

Kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut diterapkan mulai pukul 18.15 WIB, dengan jalur satu arah dari Simpang Ratu Cibadak menuju Exit Gate Tol Parungkuda. Pemberlakuan ini bersifat situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan guna mengurai lonjakan kendaraan yang didominasi plat luar daerah.
Namun, berdasarkan pantauan di lapangan dan laporan warga, arus kendaraan justru tersendat panjang. Antrean kendaraan terlihat mengular, terutama di jalur utama Cibadak hingga kawasan sekitar Parungkuda. Bahkan, kemacetan juga berdampak pada jalur sebaliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga Cibadak, Dedi Supriadi, mengaku kemacetan kali ini lebih parah dari biasanya.
“Biasanya juga ramai, tapi malam ini benar-benar macet total. Kendaraan hampir tidak bergerak, apalagi di sekitar pasar dan simpang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan seorang sopir angkutan, Rudi Hartono, yang terjebak antrean kendaraan sejak sore.
“Saya sudah hampir satu jam lebih di jalan, tapi belum sampai juga ke Parungkuda. Penumpang juga banyak yang mengeluh karena lama di perjalanan,” katanya.

Kepadatan lalu lintas dipicu tingginya volume kendaraan yang menuju arah Pelabuhan Ratu, terutama pada momen akhir pekan. Selain itu, penyempitan jalan dan aktivitas masyarakat di sepanjang jalur turut memperparah kondisi.
Petugas kepolisian tampak berjaga dan melakukan pengaturan di sejumlah titik untuk mengurai kemacetan. Pengendara diimbau tetap bersabar, mematuhi arahan petugas, serta mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan.
Hingga malam hari, arus lalu lintas dilaporkan masih padat merayap dan belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali normal.















