‎Janji Tinggal Janji: 5 Bulan Pascabanjir Cisolok, Korban Masih Bertahan di Tenda

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Waktu terus berjalan, namun nasib korban banjir bandang di Kecamatan Cisolok seolah terhenti di titik yang sama. Lima bulan sejak bencana menerjang Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, harapan akan kehidupan yang kembali normal belum juga menjadi kenyataan.

‎Di tengah janji-janji yang dulu sempat disampaikan, puluhan warga kini masih bertahan dalam kondisi serba terbatas. Tenda darurat yang semestinya hanya menjadi tempat singgah sementara, justru berubah menjadi hunian berkepanjangan.

‎Bagi sebagian warga, ini bukan lagi sekadar soal bantuan yang terlambat. Ini tentang ketidakpastian yang terus menggantung, tanpa kejelasan kapan mereka bisa bangkit.

‎ER (43), warga Kampung Citugu RT 01 RW 01, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya saat ditemui, Senin (6/4/2026). Ia mengaku lelah menunggu realisasi bantuan yang tak kunjung datang.

‎“Sudah lima bulan kami menunggu. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Sebagian dari kami masih tinggal di tenda. Dulu katanya rumah akan diperbaiki, tapi nyatanya belum ada,” ujarnya lirih.

Baca Juga :  Pabrik Kapur di Cibatu, Cikembar Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta



‎Janji perbaikan rumah yang sempat memberi harapan, kini perlahan memudar. Yang tersisa hanyalah rasa kecewa dan pertanyaan yang terus berulang: kapan bantuan itu benar-benar hadir?

‎Di sisi lain, persoalan baru muncul dari pendataan bantuan. Warga menyoroti adanya ketidaksesuaian antara data dan realisasi di lapangan, khususnya terkait bantuan dari Baznas Kabupaten Sukabumi.

‎“Memang ada rumah yang didata dan diberi tanda, tapi kami tidak tahu siapa yang benar-benar menerima bantuan. Ini jadi tanda tanya besar,” tambah ER.

‎Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran adanya ketidaktepatan sasaran hingga kurangnya transparansi dalam penyaluran bantuan. Warga berharap ada kejelasan, bukan sekadar pendataan tanpa tindak lanjut.

Baca Juga :  ‎PARIPURNA DPRD, AGENDA PENYAMPAIAN PANDANGAN UMUM FRAKSI TERHADAP NOTA PENGANTAR BUPATI



‎Kini, di tengah keterbatasan yang semakin menghimpit, warga hanya bisa menggantungkan harapan pada perhatian pemerintah. Mereka tidak meminta lebih—hanya keadilan dan kepastian atas hak mereka sebagai korban bencana.

‎“Kami ini orang kecil. Kami hanya ingin kejelasan. Sudah lima bulan… mana janji itu?” ucapnya.

‎Peristiwa ini menjadi cerminan bahwa penanganan pascabencana belum sepenuhnya tuntas. Lambannya realisasi bantuan dan minimnya kepastian justru menambah beban bagi korban yang seharusnya segera dipulihkan.

‎Di saat warga berjuang untuk bertahan hidup, janji yang tak kunjung ditepati justru menjadi luka baru yang sulit disembuhkan.

Berita Terkait

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan
Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya
‎Warga Sebut Api Cepat Membesar, Kebakaran Lahan di Ciambar Nyaris Dekati Permukiman
‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎
‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari
Karang Taruna Desa Cikembar Gelar Turnamen Bola Voli Kades Cup 2026, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Muda
‎Usai Didemo Warga, Perbaikan Jalan Ubrug–Kertamukti dan Bojong kerta Akhirnya Dijadwalkan
Kecamatan Cikembar Gelar Rekonsiliasi Keuangan dan Aset Semester I 2026
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:14 WIB

‎Kepala Dinas Perkim Sukabumi: Masih Ada 23 Jembatan Rusak Parah, Leuwidingding Jadi Prioritas Penanganan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:05 WIB

Ketua P2SP Beberkan Progres Awal Revitalisasi SDN 1 Cibunar dan Sistem Pengawasannya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:41 WIB

‎Viral Dugaan Pencemaran Sungai di Bojong, Kecamatan Cikembar Bakal Evaluasi Seluruh Usaha Pemotongan Batu Hijau‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:43 WIB

‎Viral Air Sungai Berubah Hijau, DLH Jabar Turun ke Cikembar: Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

Karang Taruna Desa Cikembar Gelar Turnamen Bola Voli Kades Cup 2026, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Muda

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:31 WIB

‎Usai Didemo Warga, Perbaikan Jalan Ubrug–Kertamukti dan Bojong kerta Akhirnya Dijadwalkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:47 WIB

Kecamatan Cikembar Gelar Rekonsiliasi Keuangan dan Aset Semester I 2026

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

‎Ratusan Buruh PUK SP TSK SPSI PT GSI 1 Gelar Aksi di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Soroti Pelayanan Klaim‎

Berita Terbaru