Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Aktivitas lalu lintas di Jalan Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terganggu akibat material tanah yang tercecer di badan jalan. Kondisi tersebut tepatnya terjadi di pertigaan Alternatif arah Nagrak, jalur dari Sukabumi menuju Cibadak.

Material tanah yang berserakan di sepanjang ruas jalan itu membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Pasalnya, dalam kondisi kering, debu dari tanah tersebut beterbangan hingga mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Dan sebaliknya saat hujan turun, permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga :  ‎Tom Lembong Divonis 4,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Impor Gula

Sejumlah pengendara mengaku khawatir jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan. Selain membahayakan keselamatan, material yang tercecer juga memperlambat arus kendaraan di jalur yang terbilang cukup padat tersebut.

“Kondisinya cukup mengganggu, apalagi kalau Kalau kering, debunya tebal sekali sampai menutupi jalan,” ujar salah satu pengguna jalan andi  Minggu (12-04-2026)

Masyarakat pun berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan serta mengambil langkah pencegahan agar material tidak kembali tercecer di badan jalan.

Baca Juga :  Polsek Cibadak Gelar Giat tertib Ramadhan 1446 H dan Harkamtibmas Kelurahan Cibadak

Penanganan cepat dinilai penting guna menghindari potensi kecelakaan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Pengendara diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi kecepatan saat melintas di lokasi, terutama pada saat cuaca tidak bersahabat.

Berita Terkait

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak
Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras
Camat Cikembar Apresiasi Mini Cafe EDAfresh, Dorong Jadi Barometer BUMDes Inovatif di Sukabumi
Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan
Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga
Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan
KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81
Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Bupati Asep Japar Ungkap Tiga Jembatan Presisi Dibangun Bersamaan di Sukabumi, Salah Satunya di Cibadak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41.479 Butir Obat Berbahaya dan 3.641 Botol Miras

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Warga RW 05 Desa Gekbrong Matangkan Persiapan HUT RI ke-81, Sejumlah Kegiatan Meriah Disiapkan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Relawan Sekber TPPO RI Bantu Pulangkan PMI Asal Sukabumi dari UEA, Empat Patmawati Disambut Isak Tangis Keluarga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Kontrakan di Cimahi Sukabumi Diduga Jadi Gudang Miras, 4.000 Botol Lebih Diamankan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:41 WIB

KUA Cikembar Gelar GEBER MAS, Gerakan Bersih-Bersih Masjid Sambut HUT RI ke-81

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:13 WIB

Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Tiang Listrik Miring di Jalan Perintis Kemerdekaan Cibadak Mengkhawatirkan, Warga Minta Segera Diperbaiki

Berita Terbaru