Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | Sukabumi – Aktivitas lalu lintas di Jalan Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terganggu akibat material tanah yang tercecer di badan jalan. Kondisi tersebut tepatnya terjadi di pertigaan Alternatif arah Nagrak, jalur dari Sukabumi menuju Cibadak.

Material tanah yang berserakan di sepanjang ruas jalan itu membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Pasalnya, dalam kondisi kering, debu dari tanah tersebut beterbangan hingga mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Dan sebaliknya saat hujan turun, permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga :  Realisasikan Dana Desa Tahap 1 Tahun 2025 Pemdes Caringin Kulon Bangun TPT Dan Pengaspalan Jalan Gang Berdayakan Warga Masyarakat

Sejumlah pengendara mengaku khawatir jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan. Selain membahayakan keselamatan, material yang tercecer juga memperlambat arus kendaraan di jalur yang terbilang cukup padat tersebut.

“Kondisinya cukup mengganggu, apalagi kalau Kalau kering, debunya tebal sekali sampai menutupi jalan,” ujar salah satu pengguna jalan andi  Minggu (12-04-2026)

Masyarakat pun berharap pihak terkait segera melakukan pembersihan serta mengambil langkah pencegahan agar material tidak kembali tercecer di badan jalan.

Baca Juga :  Peningkatan Signifikan Lalu Lintas di Jabotabek dan Jawa Barat Menjelang Libur Panjang

Penanganan cepat dinilai penting guna menghindari potensi kecelakaan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Pengendara diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi kecepatan saat melintas di lokasi, terutama pada saat cuaca tidak bersahabat.

Berita Terkait

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka
Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi
Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan
Sekelompok Pelajar Diduga Lakukan Pengeroyokan di Pamuruyan, Warga Lakukan Pengejaran
‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita
PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI
Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman
‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:14 WIB

Material Tanah Merah Tercecer di Jalan Karangtengah, Ganggu Pengendara dan Picu Kekhawatiran Kecelakaan

Minggu, 12 April 2026 - 07:33 WIB

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Sabtu, 11 April 2026 - 17:37 WIB

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 April 2026 - 13:39 WIB

Truk Sampah Diduga Tak Layak Operasi Melintas di Cikembar, Warga Khawatir Picu Kecelakaan

Kamis, 9 April 2026 - 16:53 WIB

‎Satreskrim Polres Sukabumi Bongkar Praktik Penyalahgunaan Pertalite, Ratusan Liter BBM Disita

Kamis, 9 April 2026 - 16:45 WIB

PUNCAK PERINGATAN HPN, WABUP MINTA PERS TERUS MENGAWAL PROSES PEMBANGUNAN DI SUKABUMI

Kamis, 9 April 2026 - 16:41 WIB

Santri Belasan Tahun Meninggal di Asrama Ponpes Sukabumi, Polisi Lakukan Pendalaman

Kamis, 9 April 2026 - 16:12 WIB

‎Disoroti Tajam! Proyek Lapang Sekarwangi Rp5,9 Miliar Dipertanyakan, Aktivis Kaitkan dengan Kebijakan Moratorium Jabar‎

Berita Terbaru

Bencana Alam.

Longsor Terjang Sukalarang, Satu Rumah Rusak Berat dan Warga Luka

Minggu, 12 Apr 2026 - 07:33 WIB

Jabar Update

Disengketakan Pembayaran, Kontraktor Segel Gedung MUI di Sukabumi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:37 WIB