Kementan Realisasikan Program Oplah dan RJIT, Irigasi Sawah Kelompok Tani di Jampangtengah Diperbaiki

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Bandung merealisasikan bantuan pembangunan melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah) Non Rawa Tahun 2026.

Bantuan tersebut berupa kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) yang diberikan kepada Kelompok Tani Medal Wargi XV, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan kondisi jaringan irigasi sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi dengan lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Kelompok Tani Medal Wargi XV, Samsudin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian, atas realisasi bantuan tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Bogor Tingkatkan Dukungan dan Kesiapsiagaan dalam Penanganan Bencana

“Kami dari Kelompok Tani Medal Wargi XV mengucapkan terima kasih atas bantuan program Oplah Optimalisasi Lahan Non Rawa, khususnya perbaikan jaringan irigasi yang telah dilakukan melalui pipanisasi,” ujar Samsudin.

Menurutnya, pembangunan jaringan irigasi tersebut menggunakan pipa HDPE N10 dengan panjang sekitar 64 meter. Pembangunan dibagi menjadi empat titik, yakni titik 1, titik 2, titik 3, dan titik 4.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan kelompok tani dan para penggarap sawah. Pekerjaan tersebut mulai dilaksanakan pada 28 Juli 2026.

Baca Juga :  ‎O2SN dan LMBOS Tingkat Kabupaten Sukabumi 2026 Resmi Digelar, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pelajar‎

Samsudin menjelaskan, sebelum adanya perbaikan jaringan irigasi, sebagian lahan pertanian di wilayah tersebut hanya dapat ditanami padi satu kali dalam setahun. Kondisi tersebut terjadi karena ketersediaan air masih menjadi kendala.

“Awalnya blok itu paling bisa tanam padi satu kali dalam satu tahun. Sekarang sudah mulai ada yang bisa dua kali, tetapi masih ada yang satu kali karena rawan saluran airnya,” jelasnya.

Ia berharap perbaikan jaringan irigasi melalui program Oplah tersebut dapat memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Desa Tanjungsari.

Baca Juga :  Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Tahun 2024

“Harapannya, hasil pangan di wilayah kami bisa meningkat pada 2027,” katanya.

Selain itu, kelompok tani juga berharap program serupa dapat kembali diberikan pada tahun-tahun berikutnya. Pasalnya, masih terdapat lahan pertanian sekitar 25 hektare yang membutuhkan dukungan jaringan irigasi agar dapat dialiri air secara normal.

“Mudah-mudahan ke depannya masih ada bantuan lagi sehingga lahan seluas 25 hektare bisa teraliri dengan normal,” pungkas Samsudin.

Program perbaikan jaringan irigasi ini diharapkan tidak hanya membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air, tetapi juga mendorong peningkatan indeks pertanaman dan produksi pangan di wilayah Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Berita Terkait

Kemarau Tekan Produksi, Harga Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Justru Naik 15 Persen
30 Hektare Sawah di Cikembar Terancam Gagal Panen, Petani Minta Irigasi Segera Diperbaiki.
Petani Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Berharap Kunjungan Kementan Berbuah Solusi Nyata
Kementan RI Pantau Budidaya Ubi Kayu Manggu MHAS di Sukabumi, Siapkan Petani Jadi Penangkar Benih Unggul
Potensi Pertanian Desa Sudajaya Girang Jadi Sorotan, Wabup Sukabumi Dorong Petani Garap Peluang Pasar Modern
BUMDes Sugih Mukti Desa Cibatu Laksanakan Panen Perdana Jagung Program Ketahanan Pangan
PU Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Pembangunan Irigasi Cibojong, Petani Sambut Baik
Kelompok Tani di Parakanlima Dapat Bantuan JIDES, Petani Harap Pasokan Air Irigasi Ditingkatkan
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Kementan Realisasikan Program Oplah dan RJIT, Irigasi Sawah Kelompok Tani di Jampangtengah Diperbaiki

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Kemarau Tekan Produksi, Harga Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Justru Naik 15 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:25 WIB

30 Hektare Sawah di Cikembar Terancam Gagal Panen, Petani Minta Irigasi Segera Diperbaiki.

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:30 WIB

Petani Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Berharap Kunjungan Kementan Berbuah Solusi Nyata

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kementan RI Pantau Budidaya Ubi Kayu Manggu MHAS di Sukabumi, Siapkan Petani Jadi Penangkar Benih Unggul

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:04 WIB

Potensi Pertanian Desa Sudajaya Girang Jadi Sorotan, Wabup Sukabumi Dorong Petani Garap Peluang Pasar Modern

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:01 WIB

BUMDes Sugih Mukti Desa Cibatu Laksanakan Panen Perdana Jagung Program Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:34 WIB

PU Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Pembangunan Irigasi Cibojong, Petani Sambut Baik

Berita Terbaru

Jabar Update

Kecelakaan Cikembar, Pengendara Motor Tewas di Depan TPA Cimenteng

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:13 WIB