Harga Manggis Naik Dua Kali Lipat di Cikembar, Petani Masih Berharap Tembus Rp10 Ribu per Kilogram

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABARINSIDE.COM | SUKABUMI – Musim panen manggis tahun ini membawa angin segar bagi petani di Kampung Batununggul, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Kualitas buah dinilai lebih baik dibandingkan musim sebelumnya, sementara harga di tingkat petani ikut mengalami kenaikan signifikan.

Salah seorang petani sekaligus pelaku usaha manggis, Mulyadi (45), mengatakan saat ini harga manggis di tingkat petani berada di kisaran Rp7.000 hingga Rp8.000 per kilogram, tergantung kualitas buah.

Angka tersebut meningkat cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berkisar Rp3.000 hingga Rp3.500 per kilogram.

“Kalau tahun sekarang kualitas manggis bagus. Hasilnya juga lumayan,” ujar Mulyadi.

Mulyadi sendiri mengelola lahan manggis sekitar 4 hektare. Selain mengandalkan hasil kebun yang dikelolanya, ia juga membeli hasil panen dari sejumlah petani di sekitar wilayah Batununggul untuk kemudian dipasarkan ke sejumlah pasar.

Menurutnya, kualitas menjadi salah satu faktor utama yang menentukan harga. Manggis dengan kualitas super dapat dihargai lebih tinggi ketika permintaan pasar meningkat.

“Sekarang sekitar Rp7.000 sampai Rp8.000 per kilogram. Kalau kualitas super, harganya bisa lebih tinggi lagi,” katanya.

Saat memasuki masa panen raya, produktivitas kebun yang dikelolanya dapat mencapai sekitar 20 ton per hektare dalam satu musim. Dengan luas lahan sekitar 4 hektare, potensi produksi yang dihasilkan pun cukup besar.

Baca Juga :  Audiensi dan Sosialisasi Serikat Buruh Bersama Polda Gorontalo Perkuat Sinergi Penanganan Masalah Ketenagakerjaan

Namun di tengah membaiknya harga dan kualitas buah, Mulyadi masih berharap ada dukungan pemerintah untuk menjaga kestabilan harga manggis di tingkat petani.

Ia berharap harga dapat bertahan setidaknya di angka Rp10.000 per kilogram agar keuntungan yang diterima petani semakin baik.

“Harapannya dari pemerintah bisa mendukung harga pasar manggis. Kalau saya, inginnya Rp10.000 per kilogram, kalau bisa lebih,” ungkapnya.

Mulyadi menilai kepastian harga menjadi hal penting bagi keberlangsungan budidaya manggis. Sebab, selain biaya perawatan, petani juga harus menghadapi risiko produksi dan perubahan kondisi pasar setiap musim panen.

Baca Juga :  ‎Kepala Desa Cianaga Dipanggil KDM Terkait Kasus Warga Meninggal dengan Infeksi Cacing‎

Hasil panen manggis dari Batununggul selanjutnya dipasarkan melalui jalur perdagangan menuju sejumlah pasar yang menjadi tujuan distribusi.

Dengan meningkatnya harga sekaligus membaiknya kualitas buah tahun ini, para petani berharap musim panen manggis tidak hanya menghasilkan produksi melimpah, tetapi juga memberikan keuntungan yang lebih layak bagi mereka.

Bagi petani, kenaikan harga memang menjadi kabar baik. Namun harapan mereka sederhana: harga manggis jangan hanya naik saat pasar membutuhkan, tetapi juga mampu memberikan kepastian dan keuntungan yang membuat petani tetap bertahan mengembangkan kebunnya.

Berita Terkait

Kementan Realisasikan Program Oplah dan RJIT, Irigasi Sawah Kelompok Tani di Jampangtengah Diperbaiki
Kemarau Tekan Produksi, Harga Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Justru Naik 15 Persen
30 Hektare Sawah di Cikembar Terancam Gagal Panen, Petani Minta Irigasi Segera Diperbaiki.
Petani Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Berharap Kunjungan Kementan Berbuah Solusi Nyata
Kementan RI Pantau Budidaya Ubi Kayu Manggu MHAS di Sukabumi, Siapkan Petani Jadi Penangkar Benih Unggul
Potensi Pertanian Desa Sudajaya Girang Jadi Sorotan, Wabup Sukabumi Dorong Petani Garap Peluang Pasar Modern
BUMDes Sugih Mukti Desa Cibatu Laksanakan Panen Perdana Jagung Program Ketahanan Pangan
PU Kabupaten Sukabumi Sosialisasikan Pembangunan Irigasi Cibojong, Petani Sambut Baik
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Harga Manggis Naik Dua Kali Lipat di Cikembar, Petani Masih Berharap Tembus Rp10 Ribu per Kilogram

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Kementan Realisasikan Program Oplah dan RJIT, Irigasi Sawah Kelompok Tani di Jampangtengah Diperbaiki

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Kemarau Tekan Produksi, Harga Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Justru Naik 15 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:25 WIB

30 Hektare Sawah di Cikembar Terancam Gagal Panen, Petani Minta Irigasi Segera Diperbaiki.

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:30 WIB

Petani Ubi Kayu Manggu MHAS di Cikembar Berharap Kunjungan Kementan Berbuah Solusi Nyata

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kementan RI Pantau Budidaya Ubi Kayu Manggu MHAS di Sukabumi, Siapkan Petani Jadi Penangkar Benih Unggul

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:04 WIB

Potensi Pertanian Desa Sudajaya Girang Jadi Sorotan, Wabup Sukabumi Dorong Petani Garap Peluang Pasar Modern

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:01 WIB

BUMDes Sugih Mukti Desa Cibatu Laksanakan Panen Perdana Jagung Program Ketahanan Pangan

Berita Terbaru